Dimulai Dari Truth Or Dare

Dimulai Dari Truth Or Dare
Melihat mu membuat jantungku berdebar


__ADS_3

"Gw maafin deh, kalian memang sibuk." ucap pria yang bernama Lucas


"Kita terlalu asik berbicara, gimana kalo kita pesan makanan sepertinya gw udah lapar." ucap Oscar yang memang tidak sempat makan


"Tunggu biar gw panggil pelayannya." Lucas melambaikan tangannya ke udara memanggil pelayan. Pelayan tersebut datang sambil membawa kertas menu dan langsung memberikannya kepada Oscar. "Ini tuan"


Pelayan tersebut adalah Liona karena sekarang adalah tugasnya untuk menjadi pelayan


Tanpa sadar ia melihat bahwa tamu yang dihadapannya saat ini seperti ia kenal. "Astaga bukankah mereka satu kelasku, mengapa harus bertemu dengan nya." batin Liona


Liona hanya menunduk menunggu pesanan mereka. Bukan takut tapi Liona gugup mengingat satu tantang tadi


Tanpa disadari Leonor juga menatap liona "Mengapa dia berada disini ?" batin Leonor


Ketika sudah dapat kertas pesanan yang sudah dipilih ia langsung pergi kearah dapur


••••••••


"Woi leon, mata lo, kenapa lo menatap perempuan itu??" tanya Lucas kepada Leon yang memang dari tadi dia terus menatap Liona. Bukan menjawab Leon malah memainkan handphone miliknya


"Ck dasar teman laknat, teman bertanya malah di abaikan" ucap Lucas dengan kesal


•••••••••

__ADS_1


Sedangkan di dapur liona tampak sedang menggerutui dirinya "Kenapa jantung gw berdebar gini ya, apa gw lagi sakit?" ia memegang dadanya "huh mungkin gw perlu cuti sementara"


Setelah mengantarkan pesanan, Liona meminta ijin kepada bos nya untuk pulang dengan alasan kecapean


"Lo boleh pulang Lion, hati hati dijalan dan jika lo udah sampai di rumah bilang sama Daddy dan mommy kalau kakak agak telat pulang, jadi gak usah menungguku"


"Oke kak nanti ku kabari" ucap liona


Bos cafe itu adalah kakak laki-laki Liona yang bernama Alex, jarak antar mereka hanya 1 tahun banyak orang mengatakan kalau mereka adalah saudara kembar karena wajah mereka kelihatan sama dan tubuh mereka juga tinggi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


#morning class


"Woi gimana ni tentang tantangan lo tanya Kesya sedikit berteriak kepada Liona


"Yemima mana kes??" tanya Kesya sambil melihat kemeja Yemima


"Entahlah kayaknya bentar lagi dia datang sama Hana" ucap Kesya dengan muka yakinnya


dan


"Nah itu dia, panjang umur" tunjuk Kesya kearah pintu dan benar Yemima dan Hana sudah datang

__ADS_1


Merasa dilihatin Yemima dengan pedenya berkata "Apa kalian lihat-lihat, gw tahu kalo gw ini cantik"


"Iyuh kepala lo cantik, pedenya sijamal ini" ucap Kesya "ah terserah kau lah"


"Yem nanti pulsek ke rumah gw ya" ajak liona namun


"Apa ini, apa kita tidak salah dengar Han, dia hanya mengajak Yemima sedangkan kita tidak, kami juga maulah iya kan Han"ucap Kesya menatap Hana


"sorry tapi kalian gak diajak"kata Yemima yang ingin memanasi temannya itu


"Sudah-sudah kalian boleh ikut, mengingat kalo dari kelas 10 gw gak pernah mengajak kalian ke rumah gw" ucap Liona menyudahi pertengkaran kecil ini


"Yee makasih Lion kaulah sahabat baikku" ia berkata pada liona tapi matanya mengarah kepada Yemima, seperti sedang mengejek


"Tapi dengan syarat, jika sampe rumah gw tu mulut ditutup, jangan bilang-bilang sama orang lain" ucap Liona


•••••••


Pulsek pun tiba


"Apakah benar ini jalan ke rumah lo?"


"Hm, kenapa?" tanya liona balik

__ADS_1


"tidak, gw hanya memastikan saja, agar gw ingat jalan rumah lo" ucap Yemima basa basi


"Mengapa begitu aneh, bukankah jalan ini tempat rumah yang besar besar dan mewah" ucap Yemima bertanya-tanya walau dalam hati


__ADS_2