Dimulai Dari Truth Or Dare

Dimulai Dari Truth Or Dare
Berangkat bareng sepupu


__ADS_3

Liona melihat jam didinding, ternyata mereka cukup lama bercerita. "Hayam goreng ngantuk, aku mau tidur" Liona beranjak menuju kasurnya "Lian kalo udah ngantuk tidur di kamar sebelah ya" malam Lian" tanpa menunggu lama Liona terlelap dan langsung disambut mimpinya


"CK dasar singa imut, kalo bangun seperti singa kelaparan tapi saat terlelap seperti Liona kecil dulu yang sangat imut" gumam Lian dia, mengusap kepala Liona "malam juga mimpi indah sepupuku"


Lian juga merasa ngantuk dia pergi ke kamar sebelah tempat Alex istirahat saat bekerja di restoran Cafe Gold.


...***...


"Yakin nih kita sama?" Tanya Lian


"Ya yakinlah apa yang harus ditakutin sih?"


"Gak papa, yaudah naik gih" Liona meniki motor yang semalam Lian bawa.


"Pegangan awas jatuh"


"Iya iya bawel amat" Liona memeluk perut Lian "jangan terlalu ketat gw gak bisa bernafas


"Ihh banyak amat sih aturannya " kesal Liona.


"Ya serah lu deh, tapi jangan peluk juga kali, nanti orang mengira kalo kita pacaran" ucap Lian


Liona berpikir sejenak "Iya juga ya untung otak dangkal Lo pintar" akhirnya Liona melepaskan pelukannya dan hanya memegang pinggiran jaket Lian saja.


Tidak butuh waktu lama, mereka akhirnya sampai disekolah karena jarak resto dengan sekolah tidak lah jauh.

__ADS_1


Ditempat parkiran


"Lion entah perasaan gw aja ya kalo kita dilihatin sama orang-orang." Lian merasa risih kalo dilihatin


Liona melihat sekelilingnya dan betul semua mata menatap mereka. Dia mendecih melihat tatapan mereka.


"Udah gw bilang ini sekolah bagus, tapi tidak dengan siswanya jadi abaikan saja" jawab Liona


"yah berarti gw juga dong kalo gitu" ucap Lian bingung "iya termasuk Lo, udah deh kita ke kelas"


"Ya udah deh" jawabnya pasrah


Tidak jauh dari tempat Lian dan Liona seseorang menatap Liona dengan tatapan benci "Lagi dan lagi, Lo selalu didepan gw. Jangan salahkan gw kalo gw rebut semua milik Lo dan hancurin hidup Lo" gumamnya dan pergi meninggalkan tempat parkir


Dikelas


"Loh si Hulk dimana kok gak kelihatan" tanya Liona


"Lo lupa apa gimana sih, tu si Hulk ada dibelakang" Yemima menunjuk kearah Kesya yang sedang memainkan handphone nya


Liona cengengesan "Eheheh lupa"


"Lian dimana? tadi gw lihat dia bareng Lo" Yemima melihat kebelakang Liona dan tidak menemukan orang yang dicari.


"Dari mana Lo tahu gw bareng sama Lian?" tanya Liona

__ADS_1


"Yaelah seluruh isi sekolah tahu kalo kalian barengan ke sekolah, seperti orang pacaran"


"Tadi aku lihat juga banyak orang yang menatap kalian" ucap Hana


"Dan tadi juga gw lihat ada yang menatap Lo, seperti tatapan gak suka gitu" ucap Yemima seperti emak-emak yang lagi nongki di warung sambil ngerumpi.


"huh gw sadar kok yang natap pasti iri sama gw. Yang bisa jalan bareng sama siswa baru yang ganteng plus kaya" ucap Liona berbangga diri


"Yee alay lu"


"Tadi gw nanya apa ya sama Lo?" Yemima bingung karena terlalu banyak bicara.


"kamu tanya Lian dimana" ucap Hana


"iya iya bener, untung ada teman baik"


"Hadeh hadeh nanya itu aja perlu pake lupa" Liona menggelengkan kepalanya


"Dia pergi ke ruang olahraga, karena semua anggota basket sedang berkumpul untuk membicarakan pertandingan antar sekolah" jelas Liona panjang lebar. Yemima hanya mengangguk


"Kenapa? Lo suka sama Lian? Habis diantar udah nanya-nanya 'Lian dimana?'


Liona mengedipkan sebelah matanya. Alisnya di naik turun kan serta senyuman yang ditarik kesamping.


"Enggaklah mana mungkin, pokoknya nggak" bantah Yemima

__ADS_1


"Ya elah kalo enggak, ya gak usah marah pake ngegas lagi"


"Iya juga ya kok gw marah, aaah baka lah"


__ADS_2