Dimulai Dari Truth Or Dare

Dimulai Dari Truth Or Dare
Makan di "Cafe Gold"


__ADS_3

Bel pulang pun berbunyi


Para siswa maupun siswi berteriak 'Horeeee' seperti gerombolan narapidana yang berhasil keluar dari penjara siksaan pikiran.


Seperti yang dijanjikan Liona pagi tadi, mereka berempat ditambah Lian pergi ke Cafe Gold. Ya walaupun si Lian yang meminta biar saling mengenal katanya.


"Btw guys, kita pake apa kesana, kagak mungkin kan kita jalan kaki kesana" ucap Yemima


"Iya bener juga, si terik matahari bakal bikin kulit mulus gw jadi kusam" keluh Kesya


"Ya elu mah" Yemima menoyor jidat Kesya karena merasa gemas dan geli mendengar ucapannya itu


"Sakit an*jirt" umpat Kesya mengelus jidatnya yang sudah merah


"Mulut Lo bisa gak dikondisikan" Liona menatap jengkel melihat tingkah temannya ini. "Berani Lo mengumpat lagi, gw jahit mulut pedes Lo itu" ancam Liona tak lupa menunjukkan mata tajamnya.


"Ampun nyah, Hulk gak bakal ucapin lagi" ucapnya berusaha menunjukkan mata kitynya


"Udah udah random banget Lo pada, naik mobil aja, gw bawa kok. Berhubung badan Lo semua kecil kecil pasti muat" ucap Lian meledek


"Wih hebat juga Lo, masih SMA ke sekolah pake mobil" puji Kesya dia lupa akan ledekan Lian yang tanpa sadar mengejek mereka yang berbadan kecil

__ADS_1


"Kuy lah jangan puji anak baru ini nanti kupingnya bakal naik, kalo dirinya melayang takutnya jatuh gak bisa berdiri" ucap Liona seperti orang bijak yang membalas ledekan seseorang


Senyum Lian kini melengkung kebawah.


Liona melangkah pergi mendahului mereka. Melihat itu mereka berempat berjalan cepat mendekati Liona.


Mereka pun sampai di parkiran sekolah.


Lian mengeluarkan kuncinya dan menuju mobil....ternyata itu mobil Lian


"Ngapain melongo, kagak mau naik, nanti kulit Lo, pada kusam semua"


Keempat siswi yang beda tinggi badannya menatap heran kearah Lian.


Sedangkan yang lainnya melongo menatap takjub kepada siswa yang didepannya ini "keren" puji mereka


"Hei hoi hai" panggil Lian berusaha menyadarkan keempat cewek itu


"Oh hah iya, ayo guys" ucap Liona yang telah sadar dari lamunannya


Mereka berlima naik kedalam mobil.... Lian duduk di kursi pengemudi dan yang disampingnya Liona. Sedangkan ketiga cewek bobrok duduk dibelakang masih dengan keadaan diam takjub.

__ADS_1


Mereka pun sampai di tempat tujuan mereka tanpa ada hambatan karena Lian ternyata mengetahui letak Cafe Gold. Gimana gak tau kalo yang punya kakak sepupunya sendiri.


"Kalian duduk aja dulu, gw mau mesan" ucap Liona


Dia pergi kearah dapur. Karena dia juga bekerja di sana jadi dia tidak merasa canggung.


Liona menghampiri koki utama Cafe Gold. Dia memesan hidangan spesial untuk temannya dan juga merayakan kedatangan sepupunya itu.


**


"Lo siapanya Liona? Kok akrab banget" tanya Yemima menatap selidik Lian


Sebenarnya dia baru sadar kalo Lian pindahan dari sekolah lama Liona. Dan anehnya dia minta sebangku sama Liona.


Sejenak Lian diam dalam pikirannya, berpikir jawaban mana yang cucok.


"Lo yang minta Liona jangan salahin gw" batin Lian


"Oh itu, saat kelas 10 di Surabaya gw sama Liona sekelas bahkan sebangku" jelas Lian


Sebuah ide jahil terlintas di benak Lian

__ADS_1


"Dan Lo pasti mikir kenapa gw mau duduk dengannya, itu karena gw suka samanya"


"Lo yang minta liona jangan salahin gw" batinnya lagi


__ADS_2