
Deg!!
Jantung liona berdetak kencang "Rasa apa ini?" batinnya
Hening
Pandangan mata mereka saling bertemu dan cukup lama, niat hati mau nendang si Kesya jadi keenakan ralat jadi lupa.
"Ehm" deheman seseorang yang ditabraknya tadi seperti memberi isyarat tapi Liona belum konek. "Ehem" kali ini deheman nya makin kuat dan saat itulah liona tersadar bahwa ia jatuh dengan menindih tubuh seseorang "sorry" kata itu keluar begitu saja dari mulutnya. Liona pun berdiri dan berlari meninggalkan korban yang tak berdosa itu.
Dia pergi begitu saja tanpa menoleh ke belakangnya.
"Aaaaa, bodohnya diri ini, ck memalukan" liona menggerutui dirinya sendiri sambil berlari menuju kelasnya.
Setelah Liona masuk dan duduk di bangkunya. Kesya yang sudah sedari tadi sampai dikelas akibat lolosnya dia dari tendangan Liona tentunya. Dia melihat ada yang aneh pada teman sebangku nya itu. Ya bukan hanya kawan tom and Jerry tapi juga teman sebangku.
Kesya mencolek pundak Liona "Oi mukak lo kenapa kok merah?" goda Kesya
Dan tiba-tiba saja mata liona menatap tajam kearah Kesya "karena lo!!" jawabnya dengan ketus, ia memalingkan wajahnya ke arah pintu kelasnya
__ADS_1
Dan di arah pintu seseorang yang tak berdosa tadi sudah masuk ia memasang wajah datarnya. Ia berjalan menuju kursi pojok nya. Itu adalah si pria dingin yang ditabrak Lion tadi. Liona menatanya, merasa di lihatin Leon menatap balek mata yang menatap nya.
Deg!!
Hal tersebut membuat pipinya terasa panas mungkin jika dilihat pipinmya pasti sudah merah dan jantung Liona dag dig dug ser
Liona memutuskan pergi ke UKS "Eh Lo mau kemana Lion?"tanya Kesya "Kayaknya gw kecapean karena ngejar Lo" tatapnya kesal
"Bilang sama guru yg masuk kalo gw pergi ke UKS" dia berkata sambil memegang dadanya "Ya udah ati ati awas ketabrak kulkas" goda Kesya, Liona hanya menjawab "Ye"
...----------------...
#UKS
"Eh Lion, tumben kesini, kamu sakit apa?" tanya kakak petugas tersebut yang bernama Alia
"Entahlah kak, kayaknya jantungku bermasalah akhir-akhir ini" ucapnya
"Kamu berbaring disini biar kakak periksa" Alia menunjuk brankar. Setelah memeriksa Liona menggunakan stetoskop "Tidak ada yang bermasalah, sebaiknya kamu istirahat aja, kamu mungkin merasa kecapean" jelas Alia
__ADS_1
"Ah mungkin, tadi aku sedang mengejar anak saiton tadi" ucap Liona sambil mengingat kejadian tak terduga tadi.
...----------------...
#istirahat
"Wewe gas kantin!" suara lantang dari Yemima
"Gas kuen" teriak mereka bertiga
Sesampainya mereka di kantin "We kita di ujung sana aja ya" Hana menunjuk meja pojok kantin "Oghey"
"Mang bakso empat kek biasa" teriak Kesya kepada Abang perkantin "ini neng" ucap mang Dadang sambil meletakkan napan yang berisi empat mangkok bakso "Makasih mang" ucap mereka serempak
Kebiasaan mereka sebelum makan ialah berdoa, setelah berdoa mereka masing masing mengambil perasa biar nikmat.
Yemima mengambil saus, Kesya mengambil sambal, Hana mengambil kecap sedangkan Lion tidak menuangkan apa pun kedalam mangkuk baksonya dia lebih suka memakan tanpa ada campuran perasa selain garam dan gula.
Disela-sela makan mereka Liona memulai cerita "we bantuin gw" pintanya memelas pada teman-temannya
__ADS_1
"Bantu ngapain lion?" tanya Hana dan Yemima serentak
"Bantu sembuhkan debaran jantung yang berlebihan "jawabnya. mendengar jawaban Liona membuat ketiga sahabatnya itu tersedak "Uhukk uhukk"