
"Lo gak buat dosa kan sampe sampe masuk BP" Lian mencipit kan matanya menatap Liona curiga
Setahunya saat di Surabaya Liona terkenal karena kepintaran dan kedisplinan nya.
"Kepalamu, gw masih baik karena dari dulu gw memang baik. Tadi gw disuruh ke BP untuk menemui guru ada urusan" jelas Liona
"Oh" ucap Lian ber oh riah
Setelah melewati sesi berbincang-bincang mereka pun pergi ke ruang BP sambil sedikit tawa dan canda.
Mereka pun sampai didepan ruang BP
"Lo ke ruang pak IBS, itu ruangannya" Liona menunjuk pintu berwarna coklat tertera nama pak IBS.
"Ya Udah gw ke meja guru dulu"
"Gw masuk dulu"
Liam pun masuk keruang pak IBS
'Tol tok tok' pintu diketuk oleh Lian
Dan suara seseorang dari dalam memperbolehkan Lian masuk kedalam.
"Kepalamu, gw masih baik karena dari dulu gw memang baik. Tadi gw disuruh ke BP untuk menemui guru" jelas Liona
"Oh" ucap Lian ber oh riah
__ADS_1
Setelah melewati sesi berbincang-bincang mereka pun pergi ke ruang BP sambil sedikit tawa dan canda.
Mereka pun sampai didepan ruang BP
"Lo ke ruang pak IBS, itu ruangannya" Liona menunjuk pintu berwarna coklat tertera nama pak IBS.
"Ya Udah gw ke meja guru dulu"
"Gw masuk dulu"
Liam pun masuk keruang pak IBS
'Tol tok tok' pintu diketuk oleh Lian
Dan suara seseorang dari dalam memperbolehkan Lian masuk kedalam.
"Benar pak"
"Oke to the point aja setelah saya periksa data dan nilai raport kamu, sangat memuaskan" puji pak IBS
"Terimakasih pak atas pujiannya, ngomong-ngomong saya masuk kelas 12 apa pak?" tanya Lian dengan sopan
"Setelah pertimbangan oleh guru guru dan kepsek kamu masuk ke kelas 12 IPA 1" jelas pak IBS
"Baik pak, apa masih ada hal yang penting?" tanya Lian
"Tidak ada kamu sudah boleh keluar, oh kelas kamu terletak di lantai dua"
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu saya permisi pak" ucap Lian dia pun melangkah pergi keluar
Saat diluar dia tersadar kalo dia belum tahu dimana kelasnya apalagi di lantai dua katanya. "Bahkan disekolah ini terdapat 3 bangunan yang berlantai 3, gimana gw bisa menemukannya" mulutnya berkomat kamit tanpa bersuara
"Oi Lo udah sakit ya? tu mulut kok komat-kamit" ucap Liona yang kini berjalan mendekati Lian
"Pala Lo" kesal Lian
"Oi Ian Lo udah siap bicara dengan pak IBS?" tanya Liona "udah"
"Ikut gw, Lo masuk ke kelas mana?" Liona melihat kebingungan di wajah Lian
"Tau aja lo, gw kelas 12 IPA 1, dilantai dua dan gw kagak tau letaknya dimana" jelas Lian
"Kita sekelas dong, kuy barengan" ajak Liona
"kuy lah"
Mereka berjalan menuju lantai dua dimana letak 12 IPA 1 berada "ni ini kelas nya" tunjuk Liona "oke" balas Lian
"Dah kan, kantin yok laper gw sekalian Lo lihat lihat kantinnya mana tau Lo jatuh cinta gitu" ucap Liona sedikit bercanda
"Lo aja yang cinta sama kantin" balas Lian
"kuy lah takut kena busung lapar" tanpa mendengar jawaban dari Lian, liona menarik tangan nya.
"Hei hei santai" Lian menyamakan langkahnya dengan Liona san mengandeng tangan Liona
__ADS_1