Dimulai Dari Truth Or Dare

Dimulai Dari Truth Or Dare
Akting Lian


__ADS_3

"Oi" panggil Liona "Woiii Lian Andre"


Karena tidak didengar juga


'ctak!' Liona menyentil jidat Lian dengan kuat. "Astaga" pekik Lian terkejut


"Si Asep malah melamun"


"Pala Lo Asep, emak gw motong gorila untuk bikin nama gw" ucap Lian sambil mengusap jidat yang terasa nikmat sakitnya


"Gw mau ke kelas, entar lagi masuk" ucap Liona tanpa mempedulikan ocehan Lian


"Dasar Lo" Lian pergi mendahului Liona


"Hei tunggu in" Liona mengejar Lian yang melangkah makin jauh


Tepat ketika mereka sampai di kelas dengan bel berbunyi. "Lo duduk aja di kursi gw itu" Liona menunjuk kursinya


"Gak usah gw nunggu aja diluar"


"Li itu siapa? Kok gak pernah lihat" tanya Yemima penasaran


"Oh ini siswa baru plus kenalan baru" jawab Liona santai membuat pikiran Yemima bercabang.


"Jadi Lo nung-" belum siap berbicara guru pun datang


"Selamat siang anak-anak" sapa buk Desi


"Siang buk" sapa siswa

__ADS_1


"Sebelumnya ibu mau bilang kalo kita kedatangan teman baru hari ini. Silahkan kamu kedepan" ucap buk Desi


Lian berjalan ke depan dan memperkenalkan dirinya dengan suara yang tegas


"Siang teman teman perkenalkan nama saya Lian Andre, pindahan dari SMA Tri Sakti Surabaya, itu saja terimakasih" perkenalan yang singkat padat dan jelas


"Apakah ada yang kalian tanyakan kepada Lian?" Tanya buk Desi


Salah satu siswi mengangkat tangan nya dan bertanya "Apakah kamu sudah punya pacar?"


Lian berpikir sejenak "Soal itu ehm masih dalam proses" Lian menatap Liona dan mengedipkan sebelah matanya


"Apaan sih" pikir Liona


"Tidak ada lagi yang bertanya?....


Karena tidak ada lagi yang bertanya jadi kamu boleh duduk" ucap buk Desi


"Kamu duduk saja di bangku kosong belakang" buk Desi menunjuk kursi kosong disamping tempat duduk Febby.


"kok rada serem ya denger kata 'bangku kosong" Lian bergidik ngeri


"Buk apa boleh saya duduk dengan Liona?" Tanya Lian


"Tapi dia kan punya teman sebangku"


"Ya pindahkan aja buk kebelakang, kan gampang" ucap Lian santai


Kesya yang mendengar samar samar mendengus kesal "emang gw barang apa"

__ADS_1


"Terserah kamu aja" jawab buk Desi


Lian berjalan menghampiri meja Liona. Dia menatap Liona dan Kesya secara bergantian. Saat menatap Kesya, Lian membuka suara "Lo pindah ke bangku sono, gw mau duduk dengannya" Lian menatap dingin


"Emang Lo siapanya gw? Ngatur banget" ucap Kesya kesal


"Psst" bisik Liona "Biarin aja toh dari dulu kita sebangku terus, malas juga gw liat muka judes Lo itu" bisik Liona meledek Kesya


"Iiihh lo juga sama, ck menyebalkan" akhirnya dengan kekesalan Kesya menyusun semua bukunya dan pergi ke meja Febby. Mulutnya berkomat kamit seperti Mbah dukun yang lagi baca mantra. Dia duduk sambil memasang wajah super judesnya


Setelah Kesya pergi Lian pun duduk dengan Liona


"Gimana akting gw bagus gak?" Bisik Lian


"Bagus sih tapi aneh" jawab Liona


Dari arah sudut ruangan kelas sepasang mata menatap kesal ke arah mereka berdua


"Gw kenapa ya, kok kesal banget lihat mereka berdua" pikirnya


"Lo kenapa kok muka masam amat sih"


"Berisik" ucapnya dengan dingin


Oscar tidak lagi bertanya karena temanya ini sedang dalam mode bad mood


"Menyebalkan" gumam Leon


"Oke anak anak karena Lian sudah perkenalan, kita sudah boleh memulai pelajaran kita" ucap buk Desi dari depan

__ADS_1


"Oh hampir lupa Lian, dikelas ini saya guru kimia sedangkan di kelas 10 saya guru fisika" jelas buk Desi


"Wau keren buk" puji Lian


__ADS_2