
"wahh bener ya bu" tanya ku
"Iya Nisa udah mau 14 tahun gak apa-apa pakai aja hp ibu" ucap nya
akhirnya siapa yang meminta no hp ku aku kasih no hp nya ibu.
dua hari kemudian ada sms masuk,
"Asalamualaikum benarkah ini no nya Nisa"
"Waalaikumussalam Iya ini no nya Nisa ini siapa ya tau no hp aku dari mana" tanya ku
"heheh aku Arif salam kenal ya" ucapnya
"Arif mana ya kok tau no hp aku" jawabku lagi
"aku tau dari teman ngaji kamu, aku yang biasa adzan di mushola kamu ngaji" ucap dia
"oh iya salam kenal kak arif" jawab ku
dari situ kami saling dekat saling bertanya masa lalu.
"Nisa boleh pacaran asal jangan sampai main diluar kalau mau main suruh aja dirumah, tidak boleh pacaran diluar juga tidak boleh berlebihan" ucap ibu
"Nisa paham Bu" ucap ku
__ADS_1
karena jarak mushola sama rumah lumayan jauh, jalan yang ditempuh pun lumayan seram karna melewati pohon-pohon besar walau pun jalan raya tapi disitu tidak ada lampu terpasang jadi sangat gelap dan menakutkan alhasil kak arif selalu mengantar kami berempat pulang dengan membawa senter.
Kak Arif tipe orang yang lembut dan baik ia juga pernah masuk pesantren selama 4 tahun.
Aku paham sekarang kenapa teman mengaji semua serentak minta no hp itu, alasannya karena kak arif itu, dia menjanjikan kalau saja ada yang berhasil mendapat no hp nya maka akan dikasih uang.
Dulu aku tidak paham betul kalau pacaran itu dosa karena banyak unsur zina didalamnya, tapi bukankah kak arif itu keluaran pesantren dia pasti tau kalau pacaran itu haram,, ah entahlah..
Waktu pun berlalu aku sama kak arif pun mulai pacaran tapi dibatas wajar dia sering main kerumah ku hanya sekedar ngobrol sama ayah dan keluarga ku.
Ibu dan ayah masih menganggap itu hanya teman biasa saja sebab aku masih kecil.
Semua yang masuk SMP atau pun Mts pasti pernah merasakan apa itu MOS, menurut ku itu ajang gila-gilaan kalau diingat saat ini.
Pakai papan nama dari kertas topi dari kertas gelang dari tali rafia bahkan keliling kampung sangat memalukan 😂.
Walau pun demikian tapi sangat lah seru apa lagi dapat kenalan dan teman banyak.
Ingat betul waktu mos kami terbiasa shalat Dzuhur berjamaah di mesjid sekolah, saat wudhu aku berbarengan sama seorang cowok sama pendek seperti aku namun dia putih, mata nya sipit dan lumayan tampan dia jadi cinta pada pandangan pertamaku.
Dengan tidak sengaja pas sedang wudhu aku membasahi celananya dia menatap tajam ke arahku dia pun membalas menyipratkan air ke bagian tangan ku.
__ADS_1
"Apa-apaan sih nih orang" gerutu ku aku tak sadar telah membasahi celana dia
"Hey gadis gak ada minta maaf kah" ucap orang itu
"Ada yang salah?" Tanya ku dingin
"Hey tak sadarkah tapi saat wudhu membasuh tangan airnya kena celana ku dan celananya sedikit basah dan ketika membasuh muka airnya nyiprat ke tangan ku" gerutunya dengan suara pelan
Kebetulan kami wudhu saat terakhir
"Ah maaf tak sadar juga tak sengaja" ucap ku berlalu
Dia pun masuk mesjid sama seperti ku dan kami shalat berjamaah.
Besoknya begitu lagi tapi beda kasus pas selesai wudhu kami berbarengan masuk pintu masjid akhirnya Telepak tangan dia menyentuh Telepak tangan ku dan akhirnya wudhu nya batal.
"Ah sial, dia lagi" ucapku sambil melihat mukanya
"Hei nona ketemu lagi ya" ucap nya
"Ah iya maaf lagi ya" ucap ku
"Aku juga minta maaf gak lihat" ucap dia
Kami pun wudhu bareng lagi.
__ADS_1