
kebetulan Yadi sedang bekerja di daerah Jakarta.
Yadi
Asalamualaikum Nis, aku gak betah kerja disini besok aku pulang kabur dari rumah sini,
aku
Waalaikumussalam, hemms knapa gak betah
Yadi
tadinya infonya kerja jadi satpam tapi ternyata jadi pembantu dirumah, ya aku gak betahlah
aku
oh ya udah, aku mau cerita sesuatu tapi janji ya jangan bilang siapa-siapa, aku ingin bertemu dengan bapak kandungku di Bandung dan tinggal sementara dengannya, menurut kamu gimana
Yadi
kenapa tiba-tiba bukannya kamu gak suka sama bapak kandung mu itu,apa ada masalah dirumah?, kamu berantem lagi sama ibu atau ayah tirimu?
aku
__ADS_1
kamu emang paling mengerti aku, tapi masalahnya biar aku saja yang tau maaf aku gak bisa cerita masalah nya
Yadi
apapun keputusan kamu aku selalu mendukung mu tapi coba pikirkan dulu dengan baik-baik dan dengan kepala dingin, kasian ibu kamu kalau kamu pergi tanpa izin, ingat juga adik-adik mu, berpikirlah dengan jernih Nis jangan sampai kamu menyesal nantinya
aku
aku tau, tapi aku terus ketakutan berada disini aku terus trauma dan yang parah lagi aku lebih suka mengunci diriku dikamar karena rasa takut, karena diam ku juga membuat ibu sering marah-marah padaku, membuatku semakin depresi
Yadi
ketakutan? trauma? kenapa apa yang terjadi yang tidak aku ketahui Nis sampai-sampai kamu seperti ini
aku
Yadi
ya sudah aku tidak akan memaksa, aku besok pulang kalau emang kamu mau kabur besok aku tungguin diterminal, aku tidak tenang membiarkan mu pergi sendirian, tapi ingat kata-kata aku Nis pikirkan dlu baik-baik ya, meskipun begitu aku selalu mendukung mu.
aku
makasih Yadi, masih ada waktu aku akan memikirkan nya baik-baik dan mempertimbangkan semuanya, aku tutup dlu telponnya ya *
__ADS_1
Yadi
iya kamu jangan terlalu banyak berpikir ya jangan lupa makan dan berdoa, mudah-mudahan Allah permudah apa pun yang kamu mau, dah ya asalamualaikum
aku
Iya makasih ya Waalaikumussalam
telpon pun mati, ada rasa senang dengan perhatiannya Yadi yang seperti itu terhadap ku, selama proses pacaran dengan dia memang dia yang paling mengerti dan menyayangi ku, pernah aku jatuh dari motor sampai lututku sakit keduanya, dia yang mengantar ku berobat dengan menggendong ku turun dari motornya, baru dia orang yang begitu perhatian kepadaku.
magrib pun tiba ibu dan adik ku kekamar mandi untuk wudhu sementara aku masih dikamar merasa ketakutan.
tok tok tok
suara ketukan pintu dari luar yang kebetulan emang terkunci.
betapa kagetnya ketika membuka adalah ayah tiriku.
awas saja berani bicara masalah kemarin-kemarin aku akan lebih nekat dari itu gertakan ayah tiri ku sambil berlalu pergi
aku terduduk tak sanggup menyangga badan yang lemas dan bergetar itu, dan itulah yang membuat ku nekat pula untuk kabur dari rumah, yang tadinya aku urungkan karena memandang seorang ibu dan adik-adik ku.
jangan lupa like dan komennya ya 👍👍👍💖
__ADS_1