Doa Mengubah Segalanya

Doa Mengubah Segalanya
episode 24


__ADS_3

kebetulan Yadi sedang bekerja di daerah Jakarta.


Yadi


Asalamualaikum Nis, aku gak betah kerja disini besok aku pulang kabur dari rumah sini,


aku


Waalaikumussalam, hemms knapa gak betah


Yadi


tadinya infonya kerja jadi satpam tapi ternyata jadi pembantu dirumah, ya aku gak betahlah


aku


oh ya udah, aku mau cerita sesuatu tapi janji ya jangan bilang siapa-siapa, aku ingin bertemu dengan bapak kandungku di Bandung dan tinggal sementara dengannya, menurut kamu gimana


Yadi


kenapa tiba-tiba bukannya kamu gak suka sama bapak kandung mu itu,apa ada masalah dirumah?, kamu berantem lagi sama ibu atau ayah tirimu?


aku

__ADS_1


kamu emang paling mengerti aku, tapi masalahnya biar aku saja yang tau maaf aku gak bisa cerita masalah nya


Yadi


apapun keputusan kamu aku selalu mendukung mu tapi coba pikirkan dulu dengan baik-baik dan dengan kepala dingin, kasian ibu kamu kalau kamu pergi tanpa izin, ingat juga adik-adik mu, berpikirlah dengan jernih Nis jangan sampai kamu menyesal nantinya


aku


aku tau, tapi aku terus ketakutan berada disini aku terus trauma dan yang parah lagi aku lebih suka mengunci diriku dikamar karena rasa takut, karena diam ku juga membuat ibu sering marah-marah padaku, membuatku semakin depresi


Yadi


ketakutan? trauma? kenapa apa yang terjadi yang tidak aku ketahui Nis sampai-sampai kamu seperti ini


aku


Yadi


ya sudah aku tidak akan memaksa, aku besok pulang kalau emang kamu mau kabur besok aku tungguin diterminal, aku tidak tenang membiarkan mu pergi sendirian, tapi ingat kata-kata aku Nis pikirkan dlu baik-baik ya, meskipun begitu aku selalu mendukung mu.


aku


makasih Yadi, masih ada waktu aku akan memikirkan nya baik-baik dan mempertimbangkan semuanya, aku tutup dlu telponnya ya *

__ADS_1


Yadi


iya kamu jangan terlalu banyak berpikir ya jangan lupa makan dan berdoa, mudah-mudahan Allah permudah apa pun yang kamu mau, dah ya asalamualaikum


aku


Iya makasih ya Waalaikumussalam


telpon pun mati, ada rasa senang dengan perhatiannya Yadi yang seperti itu terhadap ku, selama proses pacaran dengan dia memang dia yang paling mengerti dan menyayangi ku, pernah aku jatuh dari motor sampai lututku sakit keduanya, dia yang mengantar ku berobat dengan menggendong ku turun dari motornya, baru dia orang yang begitu perhatian kepadaku.


magrib pun tiba ibu dan adik ku kekamar mandi untuk wudhu sementara aku masih dikamar merasa ketakutan.


tok tok tok


suara ketukan pintu dari luar yang kebetulan emang terkunci.


betapa kagetnya ketika membuka adalah ayah tiriku.


awas saja berani bicara masalah kemarin-kemarin aku akan lebih nekat dari itu gertakan ayah tiri ku sambil berlalu pergi


aku terduduk tak sanggup menyangga badan yang lemas dan bergetar itu, dan itulah yang membuat ku nekat pula untuk kabur dari rumah, yang tadinya aku urungkan karena memandang seorang ibu dan adik-adik ku.


jangan lupa like dan komennya ya 👍👍👍💖

__ADS_1


__ADS_2