Doa Mengubah Segalanya

Doa Mengubah Segalanya
episode 14


__ADS_3

Sahabatku masih sama seperti dulu saling berbagi cerita, menyemangati satu sama lain atau menghiburnya kalau ada yang sedih dan paling seru adalah ketika kami punya mantan yang super nyebelin maka sahabat pun Saling membantu untuk memarahi si mantan.



#flash back satu bulan sebelum putus sama kak isak#


Ingat waktu itu sebelum putus dengan kak Isak sebulan hubungan kami digantung tidak ada kabar sama sekali karena ia bekerja di kota dan lagi-lagi aku wanita bodoh menunggu kabar dari dia, karena waktu itu jelas aku menyayanginya.



Aku terlihat murung beberapa hari teman-teman berusaha untuk menghibur ku namun kebahagiaan itu hanya sesaat.



Akhirnya aku cerita semuanya pada sahabat ku tapi aku menutupi soal kesucian ku yang telah direnggut.



Mumun inisiatif mengambil no hp kak isak dan menelponnya.


Suara nya pun di loudspeker.


Dan langsung di jawab



Percakapan Mumun dan kak Isak



Mumun


"Halo"



Isak


"Iya halo ini siapa"



Mumun


"Ah aku Sri, ini kak isak kan"



Isak


"Iya benar tau nama dan no hp aku dari siapa"



Mumun


"Jelas aja aku kenal aku sudah lama mengincar mu dan meminta no hp mu tapi susah, tapi sekarang aku dapat dari seseorang"



Isak


"Dari siapa"?



Mumun


"Ah tidak penting setelah beberapa hari aku mengumpulkan keberanian untuk menghubungi kakak dulu, akhirnya aku berani sekarang"



Isak

__ADS_1


"Oh begitu ya"



Mumun


"Iya sebelumnya ada yang marah gak nih, aku telpon kakak ntar pacarnya marah lagi"



Isak


"Hmm, pacar dimana I'm single"



Mumun


"Serius"



Isak


"Jelas saja serius"



Mumun


"Boleh dong aku Deket sama kakak"



Isak


"Tentu saja boleh siapa yang mau marah aku gak punya pacar"




Mumun


"Hmms bagaimana dengan Nisa"



Isak


"Nisa mana"



Mumun


"Ya tentu Khairunnisa temannya adik mu itu"



Isak


"Kamu tau dari mana tentang dia"



Mumun


"Tentu tau,aku sekampung sama dia"



Isak

__ADS_1


"Ah dia cuma loncatan aku doang lagian udah putus seminggu yang lalu"



"Apa, bahkan dia tidak menghubungiku Tlp ku selalu di tolak dan sms ku tak pernah dibalas, tapi hubungan ini sudah berakhir" gerutuku dalam hati



Mumun


"Bajingan sialan, Lo berani-beraninya mempermainkan perasaan sahabat gue, apa Lo gak sadar sudah beberapa hari ini dia mencoba menghubungi lo tapi Lo seenak jidat anggap dia sebagai loncatan doang, Lo manusia bukan si apa hati Lo itu udah mati jadi Lo gak punya hati lagi, emang dia cewek bodoh yang mencintai dan menyayangi orang hina seperti lo, ingat ya karma berlaku bos Lo akan ngerasain gimana rasanya ditinggal pas lagi sayang-sayangnya"



Isak


"Terserah"



Telpon pun mati



Tak bisa ditahan lagi air mata ini terus berjatuhan



"Kamu tau gak muka kucing kalau lagi bab, dan bab nga itu keras" ucap Euis



"Emang gimana" tanya laela



"Tuh kaya muka Nisa"


Ucap Euis



Semua serentak tertawa termasuk aku



"Nah gitu dong kan cantik kalau senyum" ucap Euis



"Kalian emang paling bisa bikin aku tertawa" ucap ku



"Lelaki itu banyak say, yang mencintai kamu bukan cuma dia yang sayang kamu bukan cuma dia, kita disini selalu saling menyayangi, kamu jangan takut atau pun sedih sendiri berbagi lah sama kita ya " ucap ranisa



Akhirnya kami pun saling berpelukan kaya Teletubbies



#flashback berakhir#



Sms masuk dari kak Isak


"Gimana sudah dipikirkan mau gak balikan lagi sama aku"



"Iya boleh deh ini kesempatan terakhir ya" balas ku

__ADS_1



Rasa sayang atau cintaku sudah berakhir yang ada hanya rasa benci dan rasa balas dendam ingin membuatnya merasakan bagaimana sakit hati yang aku rasakan dulu.


__ADS_2