Doa Mengubah Segalanya

Doa Mengubah Segalanya
episode 31


__ADS_3

aku sering merasa iri dengan keharmonisan keluarga dibelai ibu dan ayah sendiri, namun jalan takdirku seperti ini aku harus menerimanya dengan ikglas.


aku masuk kursus menjahit disuruh bapak, disana aku belajar banyak tentang cara menjahit dengan mesin jahit yang besar, cara mengukur dan memotong kain.


jarak kampung ku sama tempat kursus jahit lumayan jauh aku diantar jemput oleh bapakku, ditempat kursus juga aku kenal beberapa cowok yang menaksirku.


singkat cerita beberapa bulan kemudian Riki datang kerumah berniat tunangan namun aku tolak karena hatiku masih belum bisa setia dengannya, waktu itu nenek dan kakek masih tinggal dibandung dan ibu disukabumi.


aku kangen banget dengan nenek dan kakek, aku minta ijin untuk keempatnya dijemput Paman ku, dan Alhamdulillah bapak mengijinkan.


akhirnya aku dijemput Paman untuk pergi, terlihat muka bapak yang khawatir dan ragu untuk mengijinkan ku namun ia pun tidak enak pada Paman ku yang menjemput.


Aku anak yang paling disayang sama bapak setiap apa-apa selalu dibedakan dengan Rahma, setiap ada kesalahan pasti Rahma yang kena marah bukan aku, aku selalu diajak kemana pun bapak pergi, tapi Rahma tidak, disitulah Rahma mulai menjauhiku.


Rahma selalu mengusirku jika bapak tidak ada, itu yang membuat ku sedih aku selalu berusaha untuk tidak jadi perhatian bapak dengan agak menjauhi nya tetapi tetap saja kasih sayang nya kepadaku tidak berubah, bapak berkata padaku bahwa dia masih mencintai ibu dan masih mengharapkan ibu, tetapi bapak dan ibu tidak mungkin bisa bersama kembali dengan kenyataan yang ada.


kembali ke cerita


akhirnya aku sampai di kampung dimana aku dibesarkan dikampung nenek ku dan bertemu banyak teman SD ku yang aku rindukan,


nenek tidak pernah mengungkit apa pun masalah aku sama ayah tiri.


nenek


Nis nenek sama Kakek udah pensiun dari kerja dan mau pindah tinggal bersama ibu di sukabumi, Nisa mau ikut nenek gak


aku


ah gak nek, kayanya aku mending dibapak deh, aku betah sama bapak

__ADS_1


nenek


pikirkan ibu mu Nis dia sering nangis karena kamu pergi


aku


bagaimana lagi nek, disana aku terus di hantui rasa takut, lagian aku sedang belajar menjahit Nek belum lancar saat pemotongan kain


nenek



ya sudah atuh kalau gitu 2 hari lagi nenek pindahan naik truk 2 mobil dianterin sama semua keluarga dan tetangga nenek dan kakek, sekalian antar kamu pulang ya Nis*



aku


Selama dua hari ini nenek dan kakek sibuk beresin barang yang mau dibawa dan mempersiapkan apapun buat pindahan, aku juga sedikit-sedikit membantu. tidak ada yang tau kalau aku kabur dari rumah mungkin untuk menjaga nama baik, hanya tau aku tinggal sama bapak.


waktu pindahan pun tiba kami berangkat jam setengah tujuh habis shalat Maghrib, karena aku sering mabok perjalanan kalau naik truk jadi aku tidur sepanjang perjalanan.


tidak disangka nenek tidak menurunkan aku dijalan malah membawaku pulang kembali ke sukabumi, dan aku lupa untuk mengabari bapak bahwa aku pulang hari ini.


ditengah perjalanan dan sudah jauh dari rumah bapak aku bangun.


aku


Nek aku mau turun dijalan Deket rumah bapak

__ADS_1


nenek


kamu dibangunin gak bangun sih jadi nenek gak nurunin kamu deh


"perasaan dari tadi gak ada yang bangunin" kata hatiku


aku


yang bener Nek, yah nenek aku gak mau pulang ke ibu aku mau sama bapak aja, Nek turunin aku disini aja nanti bapak jemput


nenek


udah tengah malam gini mana mau bapak mu menjemput jauh pula


aku


Pasti mau Nek turunin aku disini


nenek


udahlah Nis ikut nenek pulang ya, jangan takut lagi kan ada nenek sama Kakek


aku


ah nenek kasian bapak


nenek


sama bapak mu kasian tapi sama ibumu engga gitu

__ADS_1


aku pun terdiam dan rasanya ingin teriak dan mwnangis, dipikiran ku banyak terlintas bagaimana cara mwnghadapi ibi dan ayah tiri ku itu nanti pas turun.


jangan lupa like nya 😉


__ADS_2