
Lalu kami pun segera masuk mesjid dan melaksanakan shalat.
Seminggu telah berlalu masa MOS pun berakhir, setiap kelas terdiri dari kelas A,B, dan C aku masuk kelas B.
Besok mulai masuk sekolah belajar seperti biasa, banyak kakak kelas yang cantik mau pun tampan tapi jelas aku suka sama pengurus OSIS dia lumayan tampan menurutku namun sayang dia menyukai teman sekelas ku jadi aku buang jauh-jauh perasaan ingin memiliki itu.
Dan setelah mulai sekolah kami ternyata orang yang beberapa kali bertemu dimasjid itu atau bisa dibilang cinta pada pandangan pertama itu sekelas juga dengan ku dan kini aku tau namanya adalah Herman.
Setelah beberapa hari perkenalan aku memiliki beberapa teman dekat namanya Laela, ranisa, Lilis, Siti, dan Mumun.
Kami saling dekat bahkan menjadi sahabat, aku sering sekali memperhatikan Herman namun sayangnya Herman menyukai ranisa, tapi ranisa menolaknya sebab dia tidak mau pacaran diusianya saat itu.
Kami saling berbagi cerita dan ga ada rahasia diantara kami, sering kali pulang sekolah main kerumah salah satu teman entah itu buat ngeliwet, ngerujak atau cuma makan mie instan.
Masa remaja sangat menyenangkan namun bagiku itu hanya pelarian sebab dirumah aku begitu dikekang ibu, yang mana gak boleh main keluar jauh-jauh kalau mau main temannya aja harus kerumah.
__ADS_1
Apa lagi ayah tiri ku yang teramat cerewet dan sering menyuruh ku ngerjain semua kerjaan rumah sementara ibu membuat anyaman bambu.
Ibu sangat tegas pernah sekali ketahuan main kerumah teman, pas pulang aku ditampar ibu bahkan sampai bilang kalau aku keluar rumah apa lagi malam hari kaki ku dibuntungin sama ibu.
Kenapa ibu bersikap seperti itu,?
Entahlah aku juga tidak paham mungkin aku juga yang nakal atau mungkin ibu terlalu capek dengan kerjaannya.
Ditambah lagi dia sedang hamil anak ke tiga.
Aku juga termasuk playgirls, pacaran sama lima kadang enam orang sekaligus.
Pernah sekali aku pacaran sama tukang mabok baru semalam jadian dia minta foto pulgar dan telanjang, tapi aku gak mau akhirnya siangnya putus gak sampai sehari pacaran.
Pernah juga bikin anak orang berantem demi aku.
__ADS_1
Dan disini pula aku kehilangan keperawanan ku, aku kenal sama kakaknya ishal (kakaknya Mirna) dia lebih tua dariku seumur sama kak arif, dia cowok yang gaul tapi juga baik tidak pelit apa yang aku mau dia berikan sampai dia beliin aku hp yang lagi ngetrend waktu itu blueberry, banyak yang dia kasih kepada ku.
Namun niat dia sesungguhnya adalah mengambil keperawanan ku, dan aku sebagai batu loncatan balas dendam dia karena sakit hati oleh mantannya dan berjanji akan menghancurkan wanita yang dipacarinya dan akulah orang yang tidak beruntung itu.
Kenapa aku bisa tau..
Karena setelah 5 bulan pacaran dan setelah 1 bulan kesucian ku direnggut dia terus terang kepadaku.
Dan jelas jika diingat sekarang itu pemerkosaan menurut ku sebab dia menggunakan trik obat membuat ku hilang kesadaran dalam satu jam dan itu membuatku bersumpah akan menghancurkan laki-laki.
Mungkin itu juga merupakan karma bagiku karena mempermainkan perasaan laki-laki termasuk kak arif.
Aku menjalin hubungan dengan kak arif selama satu tahun lebih dn disitu dia bertahan meskipun aku sering ketahuan selingkuh.
Entah dia yang terlalu bodoh atau pun aku yang tidak menghargai perasaannya itu.
__ADS_1