
tak terasa aku pun tertidur dunia karena capek menangis.
Nis bangun ayo sudah sampai Bandung nih
ucap Yadi
aku mengucek mataku yang bengkak itu.
jangan dikucek Nis nanti nambah sakit, kita kompres nanti setelah turun
ucap Yadi
kita pun turun di terminal bis itu, dia langsung pergi membeli es batu dan minuman.
yadi
sudah cukup ya jangan nangis lagi, hatiku sakit melihatnya
aku
hhmmm aku cengeng banget ya
Yadi
aku gak tau masalah mu Nis, cengeng atau engga itu cara kamu menghadapi masalah nya, namun ingatlah kata-kata ku ini,
menangis tidak menyelesaikan masalah, namun jika dengan menangis membuat hatimu lebih tenang maka menangis lah.
aku
makasih banyak ya
dia tersenyum indah membuatku sedikit tenang,
__ADS_1
yadi
kita kemana lagi nih, coba hubungi bapak kamu dulu
aku
Gak usah aku tau kita naik bis satukali lagi, ngomong-ngomong ada ongkosnya gak nih aku cuma bawa 50ribu nih cukup gak
Yadi
ya ampun Nisa aku juga cuma punya buat bayar bis tadi doang gimana dong
aku
ayo tanya dulu berapa ongkosnya
kami pergi lagi ke Bis yang akan kami tumpangi dan menanyakan ongkosnya, dan sisa uang itu pas buat naik bis itu.
waktu ashar kami sampai lagi di terminal dan menghubungi bapak ku untuk tujuan selanjutnya, dia menyuruh kami 2* naik angkot sementara uang sudah habis, baterai ponsel ku hampir mati pula.
akhirnya bapak memutuskan Untuk menjemput kami di terminal itu.
cuaca pun sangat tidak mendukung waktu itu gerimis diam diemperan toko sama Yadi itu sesuatu yang selalu aku ingat sampai sekarang.
Yadi
aku baru kali ini pacaran sampai sebegini nya aku tipe orang yang cuek, tapi sama kamu malah rela duduk diemperan toko begini
aku
hahaha iya maaf ya gara-gara aku begini dah jadinya
Yadi
__ADS_1
buat kamu apa sih yang engga, bagus juga ada kenangan yang bisa dikenang nanti
aku
Haha bisa aja kamu
kami pun terdiam cukup lama sampai waktu isya, bapak belum juga datang kami sudah menggigil karena hujan semakin deras.
kami mulai khawatir dan kelaparan dijalan dari siang kami hanya minum saja.
aku
Yadi gimana kalau bapak ku gak jadi jemput lalu kita tinggal dimana dong, masa tidur disini, maaf ya yad, gara-gara aku kamu..*
Yadi
sassttttt, berpikir yang baik-baik Ok
jam 8 bapak belum juga datang...
tepat jam 9 bapak baru datang menjemput kami, wajah yang sudah lama tidak bertemu, dia memeluk ku dan mencium keningku,
maaf ya lama, macetnya parah ucap bapak
kami pun salaman bergantian dan berkenalan dengan Yadi.
ayo naik kita pulang udah malam lapar juga kan ucap ayah
kami pun naik motor jadul duduk berhimpitan, perjalanan hampir 2 Jam pas sampai rumah tepat jam sebelas kurang disambut oleh adikku sebapak yng bernama Rahma.
__ADS_1