Doa Mengubah Segalanya

Doa Mengubah Segalanya
episode 26


__ADS_3

sejuk sekali rasanya mata ini setelah dikompres dan akhirnya aku pun tertidur.


subuh bangun seperti biasanya tetapi aku membereskan baju yang akan dibawa, hanya beberapa saja tidak banyak, aku sembunyikan tas ranselku didlam lemari baju.


Dengan resah aku terus memikirkan bagaimana caranya untuk kabur membawa tas ku itu, sampai jam 8 aku telah membereskan semua pekerjaan rumah dan masak, lalu aku mandi dan berganti pakaian untuk siap2 pergi.


kebetulan ibu dan ayah tiriku sibuk nganyam bambu, Rani sekolah adik laki-laki yang ke 2 main bersama temannya.


aku mengambil tali Rafia untuk menurunkan tasku kehalaman belakang lewat jendela, dan berhasil, lalu aku pura-pura kekamar mandi dengan celana jeans dan baju sehari-hari dirumah untuk mengecoh ibu, dan berhasil pula aku kehalaman belakang mengambil tas, serta baju kemeja untuk luaran ku.


aku berjalan pelan-pelan keluar dari pintu belakang, dan sempat bertemu beberapa tetangga ibu disana, pertanyaan semua nya sama," mau kemana bawa tas ransel" aku jawab mau kerja kelompok, padahal waktu itu aku sudah tidak sekolah lagi.


tit tit tit bunyi SMS masuk, yang ternyata dari Yadi


*Nis gimana jadi?"


aku


jadi, aku udah dijalan nunggu angkot


Yadi


Ok aku udah sampai terminal xxx juga nih aku tunggu disini ya


aku

__ADS_1


ok


setelah beberapa saat menunggu angkot datang dibarengi jantung yang terus menerus berdetak kencang karena takut ketahuan ibu, akhirnya angkot datang membuat ku lega.


ada rasa sedih karena berpisah dengan ibu, ada perasaan lega karena jauh dari ayah tiri, sungguh berbagai perasaan hinggap dalam waktu itu.


andai saja dulu orang tua ku tidak bercerai, mungkin aku hidup bahagia Dengan adik kandung seibu dan sebapak, namun sayang takdirku tidak mengijinkan itu terjadi, dan jalan hidupku harus seperti ini.


termenung cukup lama di angkot hingga tak sadar sudah sampai dan disambut senyuman manis dari Yadi.


Yadi


senyum dong sayang inikan pilihan kamu, bagaimana pun harus bahagia Ok sambil mengelus lembut rambutku.


aku


Yadi


coba berpikir dulu sejenak disini,aku beliin minum dulu buat kamu agar sedikit tenang


aku hanya mengangguk dan Yadi pergi membeli minum, aku coba pikirkan kembali atas perbuatan ku ini, teringat lagi bermacam kesenangan ketika bersama ibu namun dibelakang aku teringat perlakukan ayah tiriku kepadaku , juga sekarang ibu miliknya ayah bukan milikku seutuhnya.


sungguh ini suatu dilema yang cukup besar bagiku, di usiaku yang baru 16 tahun mendapatkan ujian yang begitu berat.


aku harus kuat dan tetap pada pendirianku, jangan pernah menengok kebelakang lagi karena terlalu menyakitkan untuk sekedar ditengok pun mampu membanjiri pipiku gerutuku menguatkan hati

__ADS_1


Yadi datang dengan dua botol minuman dingin dan duduk disebelah ku.


Yadi


bagaimana sudah dipikirkan dengan baik, sekarang beritahu aku harus bagaimana sekarang


aku


aku sudah bulat dengan pendirian ku, dan aku gk akan mundur dengan itu, tapi hatiku gelisah akan ada suatu hal yang terjadi nanti tapi entah apa


Yadi


sudahlah berpikirlah untuk sekarang biarkan yang akan datang berjalan sesuai alur nya.


aku memeluk Yadi dengan erat



terima kasih banyak selama ini kau selalu ada untukku dengan segala masalah yang ku hadapi aku akan mengingatnya sampai kapan pun, dan berjanjilah kepada ku untuk setia dan selalu menyayangiku*



Yadi


sudahlah calon istriku gak boleh nangis lagi Ok sudah cukup banyak air mata yang kamu tumpahkan dan jangan lagi, kamu harus bahagia dimana pun kamu berada meski tanpa aku disampingmu, tapi di hatiku selalu ada kamu dan dihatmu cukuplah aku

__ADS_1


pelukan kami pun terlepas setelah datangnya bis yang akan kita naiki.


jangan lupa like nya😂


__ADS_2