
“Selamat datang di kuburanmu, Frans.”
Mockingbird tertawa keras. Ini adalah hal paling mengejutkan yang pernah aku rasakan. Sungguh tidak terduga, ternyata yang mengaku sebagai Frans dan menyuruh Yulia datang adalah pria tua itu.
“Apa ini? Kenapa kau ada di sini?” Frans bertanya.
“Kau masih tidak menyadarinya?” sahut Mockingbird.
__ADS_1
Aku berdiri kaku, ingatanku terbawa ke masa lalu. Semua hal yang telah terjadi kembali di dalam ingatanku. Menjadi urut satu-persatu, memiliki benang merah membentuk rangkaian peristiwa yang seolah tiada akhir. Bagaimana caraku untuk menjelaskannya, semua terlalu banyak teka-teki. Tabir misteri perlahan terungkap, tapi misteri lain kembali menutupi kebenaran.
Pertama, kasus menghilangnya bocah bernama Eno, bersamaan dengan itu, Frans juga diculik dan disekap di sebuah kapal. Kedua, penculikan Ibu Hartanti. Keempat, kematian yang dialami oleh suami Hartanti karena lehernya disembelih. Kelima, pembunuhan yang dilakukan oleh Reyhan, ia membunuh Lisa sang kekasih. Keenam, kasus yang menjerat pemuda bernama Teguh, dia anggota perguruan silat Gagak Putih yang membunuh seorang juragan bernama Rano.
Menghilangnya Eno diketahui dari buku catatan harian milik bocah itu. Dia memiliki kekurangan fisik, kakinya pincang sebelah. Karena itu, ia sering sekali ditindas oleh temannya. Ternyata, sebelum ada laporan menghilangnya Eno. Telah ada laporan tentang kehilangan anak. Yaitu laporan menghilangnya 4 anak dari sekolah Eno. Namun, 4 anak yang dilaporkan hilang, telah kembali lagi ke rumah. Tidak ada yang bisa mengingat kejadiannya. Semua anak tersebut seperti linglung.
Setelah itu, ibunya Eno melaporkan kepada polisi. Sayangnya, setelah dua bulan penyelidikan, tidak ada kejelasan terkait keberadaan Eno. Barulah ia memutuskan untuk menemui Frans. Setelah menceritakan semua masalahnya, Hartanti diculik oleh orang misterius. Hingga sekarang tidak ada jejaknya, sama sekali belum mengetahui keberadaan Hartanti.
__ADS_1
Ketika aku dan Frans berusaha menyelidiki ke rumah Hartanti. Suaminya ditemukan tewas di ranjang pesakitannya. Lehernya menganga, ia mati disembelih. Masalah yang datang silih berganti seolah telah dirancang dengan sangat baik. Sehingga, kami seperti dituntun untuk berjalan di dalamnya. Kasus pembunuhan yang dilakukan Reyhan dan Teguh. Mereka sama-sama melakukan pembunuhan dengan kekerasan.
Reyhan kabur. Hingga sekarang ia diyakini masih sering berkeliaran untuk menjalankan perintah dari Mr. B. Semua kejadian itu ada kaitannya dengan pengirim surat misterius. Penulis surat tersebut menamai dirinya sebagai Mr.B. Teguh yang seorang buronan berhasil dibekuk polisi. Ia dipenjara, tapi menghilang secara misterius dari sel tahanan.
Lalu, muncul lagi sebuah kasus yang berhubungan dengan surat dari Mr. B. Yaitu kasus yang dialami seorang wanita bernama Yulia. Wanita itu mengaku sering diganggu sebuah bayangan misterius ketika tidur. Penyelidikan terus dilakukan, Frans menerima tantangan untuk menuju ke hutan.
Nasib kurang baik kembali dialami Frans. Ia tertembak di bagian betis hingga memaksanya untuk beristirahat total selama 3 bulan. Padahal, Mr. B hanya memberi Frans waktu 6 bulan untuk mengusut identitasnya. Tinggal 3 bulan waktu tersisa, justru diselingi dengan berbagai kejadian rumit lainnya. Semua seakan tidak memiliki akhir, rasanya kepalaku semakin berat dan ingin pecah.
__ADS_1