
Jihan dan Fiza duduk di depan kelasnya, sambil bercerita
"ehh, tumben kalian cepat datang hari ini" tanya Salsa
"salam woy, salam. kebiasaan" jawab Jihan emosi
"assalamualaikum" ucap Salsa santai
"tumben pagi-pagi udah di kampus" tanya Salsa lagi
"lagi rajin, dan kebetulah Ririn ngak masuk, kan biasanya Ririn yang buat kami selalu telat" jelas Fiza
"syukurlah kalau kalian insaf" jawab Salsa
"apaan sih Sal" tanya Jihan emosi
"udah-udah ngak usah ribut" lerai Fiza
"sal, loe kemaren kemana" tanya Fiza
"gue keluar sebentar" jawab Salsa
"masa keluar sampe lama gitu" tanya Fiza
"iya, loe tau ngak kita nungguin loh 4 jam, didepan kosan loe" ucap Jihan emosi
"santai aja ngomongnya jangan ngegas" ucap Salsa
"gue minta maaf dehh, kemarin gue ketoko buku cari novel" sambung Salsa
"sama siapa sal" tanya Fiza
"emmh, sama, sama, sama teman, ya sama temen" jawab Salsa binggung.
"temen apa teman" goda Fiza
"loe yaa, ngak cerita-cerita sama kita kalo udah ada doi" ucap Jihan
"ehhh, dia bukan pacar gue togee. mana ada gue pacaran sama dia" jawab Salsa
"kok sampe jalan kalo ngak pacaran" tanya Fiza
"emang ngak boleh jalan apa" tanya Salsa
"ehh brokoli mentah, dimana-mana kalau jalan ya pasti punya hubungan" ucap Jihan
" Yee, kami emang punya hubungan, tapi bukan pacaran" jawab salsa santai
"apa" tanya Fiza
"hubungan saudara sebangsa setanah air dan hubungan saudara satu iman" jawab Salsa
"semerdeka loe aja" jawab Jihan
"loe kenapa sih togee?, dari tadi marah-marah Mulu" tanya Salsa kepada Jihan
"gimna ngak marah coba, orang nungguin dia ditengah terik matahari sampe 4 jam eeehh dia asik jalan sana-sini sama saudara setanah airnya" jawab Jihan judes
"hahaha, loe padakan bisa nungguin gue ditempat teduh kenapa harus nunggu di bawah terik matahari" jawab Salsa
"kalian mau jadi turis yaa?, ngak cocok bisa-bisa itu badan ngak bisa dilahat lagi, bukan mempercantik malah memperjelek. hahahaha" sambung Salsa sambil menggoda Jihan dan tertawa lepas
"Beda yaa sama orang yang putih" sindir Fiza
__ADS_1
"iya dong" jawab Salsa
"ehh brokoli mentah. loe bisa ngak sih serius dikit" ucap Jihan kepada Salsa.
"mau di seriusin, emang udah siap. entar gue minta bantuan pacar loe untuk seriusin loe" jawab Salsa sambil menggoda Jihan
"ehhh brokoli mentah, gue lagi serius. ngak usah becanda ngak lucu" ucap Jihan menaikan nada suaranya
"itu kerongkongan ngak akan copot aoaz, elo dari tadi teriak-teriak aja" tanya Salsa kepada Jihan
"capek gue ngomong sama loe" jawab Jihan
"oke-oke maaf, emang loe pada mau ngomongin apa" tanya Salsa
" ada orang yang mau jahatin loe" ucap jihan
"ehh dari kapan loe jadi peramal" tanya Salsa kepada Jihan
"gue serius, loe boleh percaya boleh engak tapi loe harus hati-hati" jawab Jihan
"iya sal, kita khawatir sama loe" sambung Fiza
"udah loe pada tenang aja, gue ngak apa-apa kok" jawab Salsa santai
"eehh brokoli mentah, loe kapan sih mau dengar omongan kita" tanya Jihan kepada Salsa
"ehhh togee, loh kira dari tadi gue ngak dengar loe pada" tanya Salsa
"udah, udah. intinya loe harus hati-hati sal. ada apa-apa langsung kabarin kita" lerai Fiza
" oke, kalian tenang aja. jangan khawatir segitunya. woles aja" jawab Salsa santai
"terserah loe sal, yang penting kita udah ngingetin loe" jawab Jihan
"ya udah, iya gue bakalan hati-hati. yok kita masuk kelas aja. males gue diluar" ajak Salsa
"muka loe jangan di gituin juga. tambah jelek togee" sambung Salsa kepada Jihan
"gue sebel sama loe, jadi orang kok egois banget" jawab Jihan
"ya udah deh. gue akan dengerin omongan loe. udah yaa" ucap Salsa
"janji yaa, kalo ada apa-apa langsung hubungin kita, ngak usah sembunyiin dari kita" tanya Jihan
"janji" jawab Salsa
Salsa, Fiza dan Jihan duduk di kursi paling depan di kelasnya
"togee" panggil Salsa ke Jihan
"apaan" jawab Jihan
" tu anak kenapa, kok kayak sayuran busuk gitu" tanya salsa kepada Jihan sambil menolehkan kepalanya ke arah Fiza
"biasa, barang emperan pasar (maksudnya pacar Fiza) berulah lagi" jawab Jihan
"emang dia ngapain lagi" tanya Salsa
"selingkuh, ngapain lagi" jawab Jihan
"emang segitu susahnya untuk putus dari barang emperan pasar" tanya Salsa
"namanya juga cinta, barang emperanpun seolah-olah berlian" jawab Jihan
__ADS_1
"lebayy" balas Salsa
"loe ngak percaya" tanya Jihan
"enggak lah" jawab Salsa
"loe lihat Fiza barang emperan pasar kayak gitu, dia perlakukan sama kayak berlian. kalo udah cinta mah ya gitu" jelas Jihan
"kok cinta segitunya ya? ngak habis pikir. loe gitu juga ya togee" tanya Salsa
"enggak lah, kalau dia selingkuh auto cari yang baru" jawab Jihan
"janji yaa, ngak pake galau kayak Fiza" tanya Salsa
"aman" jawab Jihan
"aman yang janji" tanya Salsa
"ngak. kentang, wortel dan keluarga Sop lainnya yang janji" jawab Jihan kesal
"santai broo, just kiding" jawab Salsa
" brokoli mentah" panggil Jihan
"paan" jawab Salsa masih melihat handphonenya
"gue tadi ketemu sama kacang rebus, dia minta salamin ke loe" ucap Jihan
"kacang rebus siapa" tanya Salsa
"itu abang-abang anak fakultas sebelah" jawab Jihan
"oh" balas Salsa
"kok cuma ohh siihh" tanya Jihan
"terus gue harus apa? lompat-lompat, jingkrak-jingkrak. orang modelnya aja kayak kacang rebus" jawab Salsa
(maksudnya kacang rebus itu banyak orang yang suka yaa, jarang banget kan kacang rebus itu orang ngak suka, dominannya orang-orang pada suka sama kacang Rebus, itu lah mengapa Salsa dan teman-temannya menamai cowok ganteng dengan seribu kelebihan dengan kacang rebus karena banyak sekali cewek-cewek yang mengidolakannya)
"emang itu mata harus di bawak ke optik deh kayaknya" ucap Jihan
"jangan rugi, sekalian aja loe operasiin mata gue, biar gue bisa lihat kapan orang-orang dimuka bumi ini mati, kayak film yang lagi gue tonton sekarang" jawab Salsa
"ngehalu terus" ucap Jihan
"pengen banget lihat kapan orang mati, entar kalo loe bisa loe malah nagis" sambung Jihan
"enggak lah, mana mungki gue nagis"jawab Salsa
"lagian yaa gue itu mau lihat kapan loe pada mati, atau mungkin bisa gue percepat kematian loe pada, hahaha" sambung Salsa
" loe emang teman laknat" ucap Jihan
"hahaha, selow broo. mata gue juga belom di operasi, jadi santai aja" jawab Salsa
"susah bener kalo ngomong sama brokoli mentah" sindir Jihan
"hahaha, dari pada sama togee" ejek Salsa
"semerdeka loe" jawab Jihan
"hahahaha" Salsa tertawa lepas melihat kekesalan kawannya
__ADS_1