Dosen Everest, I Love You

Dosen Everest, I Love You
diskusi


__ADS_3

"pak Andre ngak masuk guyss" teriak Tiara heboh


"itu bapak nian ngak si ngajar" ucap Raka emosi


"emang ngak ada akhlak itu bapak. masa ngak masuk ngak ngasih tau kita" ucap Jihan


"sudah, mungkin bapak ada keperluan mendadak" ucap Salsa


"siapa yang gantiin bapak andere" tanya Salsa kepada Tiara


"engak tau" jawab Tiara


"gue hilangin tu kepala, lama-lama" ucap Jihan emosi


"udah, kita tunggu aja" lerai Salsa


"kok belum pada pulang guys" tanya Tiara heran


"kenapa pulang" tanya Fiza


"bapakan tidak masuk, jadi kita ngak ada perkulihan hari ini" jawab Tiara


"itu anak emang ngak punya otak" ucap Raka tertuju pada Tiara tapi tak bisa Tiara dengar


" tunggu aja, entar ada dosen yang gantiin" ucap Salsa


"siapa" tanya Tiara


"tunggu aja, bisa dengar ngak sih. tunggu aja, masih nanya lagi" jawab Jihan emosi


"terserah kalian, saya mau pulang" ucap Tiara


"terserah loe" jawab Fiza


"sal, pak Ardian kita ngak ada tugaskan" tanya Monika, teman kelas Salsa dan anak internasional juga


"ada" jawab Salsa


"apa sal" tanya Monika


"disuruh cari jurnal dan direview" jawab Salsa


"oke. terimakasih sal" ucap Monika


"iya, sama-sama" jawab Salsa


"sal" panggil Andi


"apaan" tanyaa Salsa


"jurnalnya harus yang dari luar sal" tanya Andi


"iya" jawab Salsa


"gimana kalo ngak dapat sal" tanya Andi

__ADS_1


"ngak usah malas, di google bertaburan kayak bintang jurnal dari luar negeri, ngak usah dramaan" jawab Salsa


"loe ngak bisa ngelobi bapak untuk jurnal dalam negeri aja sal" tanya Andi


"malas ndii, bisa-bisa gue di ceramahin sami budek" jawab Salsa


"emang kenapa" tanya Salsa


"pacar gue, bahas asingnya minus" jawab Andi


"hubungannya" tanya Salsa


"jadi dia rada susah ngerjain gue, kalo bahasa asing" jawab Andi


"emang ya loe ngak ada ahlaknya. dan tu anak mau-mau aja loe suruh-suruh" ucap Salsa


"namanya juga cinta sal" jawab Andi


"terserah loe" ucap Salsa


"kirim ke email bapak, atau kirim ke loe sal tugas pak Ardian" tanya Boby


"kebapak langsung aja Bob" jawab Salsa


"kapan terakhir kali ngumpul sab" tanya Lisa


"pas Matakuliah bapak" jawab Salsa


"ahhh, masih lama. masih bisa santai" ucap Lisa


"the power of kepepet" lanjut Boby


" iya lah, gue mendadak pinter kalo udah H-1 dan jurus the power of kepepet berfungsi dengan benar" jawab Liza


tak di pungkiri begitulah mahasiswa jika besok mau di kumpulkan malamnya baru di kerjakan walaupun sudah satu Minggu di berikan tapi tak juga di kerjakan, rela begadang satu malam demi menyelesaikan tugasnya di banding harus nyicil mengerjakannya setiap malam. dan otak seakan-akan tidak ada isinya dan kesumbat diseluruh bagian kalau mengerjakan tugas tak H-1


"eehhh guys, pak Andre masuk" ucap Lia terengah-engah


"bapak masuk" tanya Jihan kaget


"iya bapak masuk" jawab Lia sambil menganggukan kepalanya


"katanya bapak ngak masuk" tanya Fiza


"itu bapak lagi on the way kesini" Jawab Lia


"emang itu anak ngak bisa di percaya" gerutuk Jihan kesal kepada Tiara


"udah-udah, ayok duduk ketempat masing-masing nanti bapak keburu masuk" Tenga Aulia


"guys, kok bapak masuk" tanya Tiara dengan nafas yang terengah-engah akibat berlari


tak ada yang menjawabnya, semua orang sibuk kembali ketempat duduknya seakan-akan Tiara ngak ada, wajar saja Tiara selalu begitu memberi informasi tanpa melihat kevalidannya dulu


kevalidan informasi sangat dibutuhkan untuk bisa mempertanggung jawabkan informasi, maklum anak hukum, salah dikit kita bisa duduk di kursi pengadilan sebagai terdakwa

__ADS_1


bercerita tentang pertanggung jawaban rasanya sangat pantas untuk di bicarakan apalagi kelas internasional, mereka sangat tidak suka dengan dosen yang tidak masuk kekelasnya, selain rugi uang kuliah tunggal dia juga rugi pada hari itu dengan tidak mendapatkan ilmu dan buang-buang waktu, apa lagi perempuan buang-buang make up tanpa imbalan ilmu ihhh sungguh kesalnya.


dan dosen selalu mengusahakan untuk tetap masuk di kelas internasional kecuali keadaan mendesak, jikapun harus dosen yang bersangkutan akan meminta dosen lain untuk mengantikan kelasnya pada hari itu, agar tak menjadi amukan mahasiswanya di keesokan hari


"assalamualaikum" ucap pak andre sambil membuka pintu


"wa'alaikum salam pak" jawab mahsiswa serentak


"maaf saya telat, ada urusan sebentar di prodi" ucap pak Andre setelah duduk di kursi dosen


"baiklah, kita telah merugi hari ini dengan membuang waktu sepuluh menit akibat keterlambatan saya" ucap pak Andre


"baiklah tidak usah mengulur waktu, silahkan tim penyaji memaparkan materi, moderator dari kelompok selanjutnya dan peserta diskusi harap dapat mengikuti diskusi ini dengan baik" sambung Andre sambil melihat keseluruh mahasiswanya


"baik pak" jawab komting kelas internasional


"baiklah teman-teman, hari ini yang presentasi ialah kelompok lima dengan judul hukum harta warisan dari perspektif agama dan kenegaraan" ucap komting menjelaskan


"moderator yang akan memandu diskusi hari ini ialah Dery, kepada saudara Dery silahkan dimulai" lanjut komting


"baiklah teman-teman, saya selaku moderator diskusi hari ini mengucapkan terimah kasih kepada bapak Andre yang sudah memberi kesempatan kepada saya dan untuk peserta diskusi saya harap kita bisa berkerja sama" ucapan pembuka Dery


"baiklah diskusi kita hari ini akan membahas hukum harta warisan dalam perspektif agama dan kenegaraan, baiklah kepada penyaji silahakan memaparkan materi, kepada peserta diskusi harap mendengarkan, jika ada yang ingin ditanyakan nanti akan ada sesi tanya jawab, tidak ada yang boleh memberhentikan atau mengintruksi selagi penyaji membacakan materi" jelas Dery membuka diskusi


diskusi berjalan dengan baik, perdebatan selalu menghiasi diskusi hari ini, tak ada yang merasa terusik dengan perdebatan ini, ini pembelajar untuk melati skill berdiskusi, tak ada permusuhan walaupun berbeda pendapat antar penghuni kelas internasional


"baiklah diskusi kita pada hari ini saya akhiri, dan akan saya kebalikan kepada bapak Andre untuk mengambil alih" ucapan penutup diskusi dari Dery


"oke, terimah kasih kerjasamanya. diskusi hari ini berjalan dengan lancar. tidak usah malu apa lagi takut untuk mengeluarkan pendapat" ucap Andre memberikan penilaian


"untuk Minggu depan saya tidak bisa masuk, dan akan di gantikan oleh pak Ardian, Minggu depan kelompok enam, siapa yang menjadi ketua kelompok" tanya Andre kepada mahasiswa


"Salsa pak" jawab Dery


"Salsa, Minggu depan silahakan hubungi pak Ardian, dan kalian diskusi akan di awasi oleh beliau. beliau dosen yang banyak sekali ilmu, jangan sia-siakan jika beliau memberi nasehat jangan mudah tersinggung itu untuk masa depan kalian, baiklah perkulihan hari ini kita akhir" tutup pak Andre sambil berjalan keluar kelas


"sal, gimana. pak Ardian yang akan ngawasi kita Minggu depan, aku rada takut sama bapak itu sal" ucap Fira teman sekelompok Salsa meluapkan ketakutannya


"kita cari aja bahan yang bagus dan kita pelajari benar-benar" jawab Salsa


"sal, loe yakin kita bisa" tanya Dery


" kita usahin dulu, ngak usah buru-buru pesimis" jawab Salsa


teman-teman kelas Salsa perlahan meninggalkan kelas menujuh ketempat tujuannya, ada yang kekantin, balik ke kosan, jalan-jalan, rapat dan menemui pacarnya


"sal mau makan apa" tanya Fiza


"terserah" jawab Salsa


"ehh sal, kata terserah ngak mau pindah kontrak dari loe, kok di perpanjang terus, sesekali bikin kontrak sama kata lain dong masa terserah Mulu" ucap Nina kesal dengan jawab Salsa, Salsa selalu jawab terserah jika ditanya soal makanan.


"loe ngak kreatif sal, masa terserah Mulu" ucap Jihan


"hahah" salsa tertawa mendengar jawab dari dari Jihan

__ADS_1


"jadi gue harus ganti kata terserah ni, biar dibilang kereatif" tanya Salsa dengan sedikit menggoda Jihan


__ADS_2