Dosen Everest, I Love You

Dosen Everest, I Love You
kosan Fiza


__ADS_3

Salsa dan teman-temannya bersiap untuk menujuh ke perpustakaan pusat


"sal, loe hubungi Raka sama Kenzo dong" ucap Fiza


"siap" jawab Salsa


drt


drrt


drrrt


"sal hape loe bunyi" teriak Jihan


"angkat aja, ngak mungkin mantan loe yang telepon" jawab Salsa


"gue serius Salsa Fahira Aulia" ucap Jihan yang terus berteriak


"selow bro, angkat aja, paling Raka atau Kenzo yang nelpon gue" jawab Salsa


"loe Miss call tadi" tanya Fiza


"enggak tapi tadi ngak di angkat" jawab Salsa


"gue pikir loe Miss call, kalo Miss call gue juga bisa keles" ucap Fiza


"hahaha, selow bro" jawab Salsa


drt


drrt


drrrt


"sal, hape loe bunyi lagi. jangan musingin pala gue" teriak Jihan


"tinggal akan aja, ngak susahkan" jawab Salsa


"malas" jawab Jihan


" ya udah entar gue angkat, biarin aja dulu" ucap Salsa santai


"sal cepetan deh, sakit pala gue dengerin hape loe" jawab Jihan


Salsa berjalan menuju ruang depan dan mangambil hand phone nya


"hallo" ucap Salsa ketika sudah mengangkat telponnya


"...."


"ikut kita ngak" tanya Salsa kepada orang di sembarang telepon


"..."


"**kita mau ke perpustakaan kota"


"..."


"cari buku sama ngumpulin materi untuk tugas pak Ardian"


"..."


"bentar lagi on the way"


"...."


"loe mau ikut ngak"


"..."


"ajak Kenzo"


"..."


"apa"


"..."


"ngapain"


"...."


"yaudah**"


"...."


Salsa meletakan hand phonenya


"kenapa sal" tanya Jihan


"pak Ardian minta nomor gue" jawab Salsa lesuh


"ke siapa" tanya Jihan


"ke Raka" jawab Salsa


"terus Raka kasih" tanya Jihan

__ADS_1


salsa menganggukan kepalanya


"ya udah, kan cuma minta nomor loe aja" ucap Jihan


"tapi masalah itu bapak nyariin gue kata Raka" jawab Salsa


"terus" tanya Jihan


"bapak mau gue nemuin dia dirungannya" jelas Salsa


"ngapai" tanya Jihan penasaran


"bicarain soal jam pak Andre" jawab Salsa lesuh


"emang ngak bisa besok" tanya Jihan


"kata Raka, besok bapak mau pergi keluar kota" jawab Salsa


"ya udah tunggu balik" ucap Jihan


"bapak baliknya Minggu depan" jawab Salsa


"ya udah bagus dong, jadi loe ngak harus presentasi sama bapak Ardian" ucap Jihan


"apanya yang bagus, kelompok gue bisa-bisa ngak ada nilai, kalo pak Andre masuk kelas kita udah kelompok lain yang presentasi bukan kelompok gue lagi" jelas Salsa


"jadi itu bapak maunya apa" tanya Jihan


"gue ngak tau" jawab Salsa


"udah temuin dulu bapaknya" sahut Fiza dari dapur


"terus kita ngak jadi ke perpustakaan kota" tanya Salsa


"bukan kita, loe aja kali" jawab Jihan


"yahh loe pada mah, masa gitu" gerutuk Salsa


"terus kita harus apa, nungguin loe sudah ke ruangan bapak" tanya Jihan


Salsa hanya diam dia tidak tau apa yang harus ia katakan


"udah deh sal, tu perpustakaan kota ngak akan pindah atau lari kalo loe kesana besok" ucap Jihan


"iya sal, ngak akan jalan-jalan tu perpustakaan kota" sambung Fiza


"ya udah deh" jawab Salsa pasrah


"jadi mau loe apa" tanya Jihan


"sepuluh-sepuluh" jawab Jihan


"entar Loe ngak bisa dengerin dengan baik omongan gue" goda salsa


"terserah loe deh sal" jawab Jihan


"iya sal loe mau apa sekarang" sahut Fiza


"bakso, batagor, ice cream-" ucap salsa terpotong


"udah-udah, yang kita tanya loe mau apa sekarang, diantar ke ruangan bapak Ardian atau jalan kaki kesana" tanya Jihan memotong ucapan Salsa


"diantar dong, terus dijemput" jawab Salsa


"jailangkung" jawab Fiza


"ehh jangan salah, jailangkung itu pulang ngak diantar datang ngak di jemput" ucap Salsa


"terserah loe sal" jawab Fiza


Salsa sekarang duduk diambang pintu kosan Fiza


"sal, kalo kata orang desa, pamali duduk diambang pintu sal" ucap Fiza


"gue ngak lagi hamil" jawab Salsa masih sibuk dengan hand phonennya


"walaupun itu, tetap pamali" ucap Fiza


"emang kenapa za" tanya Jihan


"sudah jodoh" jawab fiza


"alah, Salsa ngak peduli jodoh, orang dia ngak akan nikah" jawab Jihan sembarangan


"hus, ngak baik Han, ngomong gitu" tegur Fiza


"coba aja tanya sama Salsa" ucap Jihan


"loe ngak mau nikah sal" tanya Fiza


"mau lah, tapi kalo duduk disini buat jodoh gue susah ngak apa-apa, yang penting entar pas ketemu gue kaya" jawab Salsa seenaknya


"yaa, ya ya ya. gue setujuh itu sal, timbel otak loh digunaiin brokoli mentah" ucap Jihan sambil mengacungkan jempolnya kehadapan Salsa sambil tersenyum bahagia


"terserah loe" jawab Fiza sewot


"beda yang ngak mau nikah sama orang kaya sal" ucap Jihan menyindir Fiza kepada Salsa

__ADS_1


"iya han, beda banget" goda Salsa


"hahahaha, cinta mah emang gitu ngak punya mata apa lagi otak" sindir Jihan


"iya, tangan lambung sama usuh dua belas jari juga ngak punya" jawab Salsa


"cinta itu Uma punya hati" sambung Salsa


"udah dibagi-bagi pula" lanjut Jihan


"apasih kalian" gerutuk Fiza dengan emosi


"kita lagi deskripsikan cinta za, Lo mau ikut" aja Salsa


"dia mah lebih ahli sal" jawab Jihan


"oh iya gue lupa" balas Salsa sambil menepuk jidatnya


"apasih kalian, ngak penting amat" jawab Fiza ketus


"seenggak pentingnya cinta tentap ngak bisa dilepas" sindir Jihan


"udah-udah, sal Loekan mau ruangan pak Ardian" ucap Fiza mengalihkan pembicaraan


"tu dak diingitin, dia ngalihin pembicaraan" sindir Jihan


"oh iya gue lupa, nanti kerungan bapak agak sorean, bapak sekarang masih diluar" jawab Salsa


"tau dari mana" tanya Fiza.


"gue udah kasi bodyguard untuk nanyain sama bapak" jawab Salsa sembarangan


"ya, ya ya. hahahaha" jawab Jihan


"ya gue chatlah za" ucap Salsa menjawab pertanyaan dari Fiza


"loe ada nomornya" tanya Fiza


"bapak chat gue" jawab salsa


"kalian udah chat-chatan, masih ngak ngaku kalo kalian punya hubungan" tuduh Fiza


"bapak dapat nomor gue dari Raka" jawab Salsa


"ngapain bapak mintak nomor loe" tanya Fiza kepo


"loe berharap bapak minta nomor loe" tebak Jihan


"kan bisa aja" jawab Fiza


"bapak juga milih-milih kali minta nomor cewek, otak kayak loe ngak level buat bapak" cerca Jihan.


"punya jawab kok ngak ada baik -baiknya" ucap Fiza..


"udah-udah, ngapain ribut" lerai Salsa


"kalian jadikan ke perpustakaan kota" tanya Salsa


"jadi dong" jawab Fiza


"ya udah siap-siap" perintah Salsa


"loe mau kemana sal" tanya Fiza


"mau ngelilingi kampus, pake daster" jawab Salsa


"hahaha" tawa Jihan pecah


"gue nanya serius Salsa Fahira Aulia" ucap Fiza


"hahaha, selow bro, gue mau kedepan, mau cari WiFi bagus" jawab Salsa


"makanya kuota diisi, jangan ngandelin WiFi doang" sahut Jihan


"selagi ada manfaatin" jawab Salsa


"ketimbang Wifi-nya ngak dipake lebih baik aku dong, yang manfaatin, biar ibu kos Fiza ngak sia-sia bayar WiFi" sambung Salsa


"terserah" jawab Jihan


salsapun pergi ke pintu gerbang kosan, untuk mendapat WiFi yang bagus sinyalnya.


sedangkan Fiza dan Jihan bersiap-siap


.


.


.


.


.


jangan lupa vote, commen and like guys


🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2