
💞💞💞
🤗🤗🤗
Soal telah Ardian sebutkan dan mahasiswa sekarang sedang sibuk mengerjakannya, tanpa disengaja pandangan Ardian jatuh tepat ketika melihat Salsa.
Salsa yang sedang sibuk mengerjakan soal tak menyadari kalau ada orang yang sedang meperhatikannya.
Ardian masih memperhatikan Salsa
“cantik" ucap Ardian dalam hati
Melihat pergerakan Salsa Ardian langsung mengalihkan pandangannya dia takut nanti Salsa risih atau terganggu dengannya
10 menit telah berlalu semua jawaban mahasiswa sudah ditangan Ardian, Ardian kini sedang fokus mengkoreksi jawaban mahsiswa, tak butuh waktu lama Ardian sudah selesai mengkoreksi semuanya
"komting, ini tolong bagikan" ucap ardian sambil menyodorkan kertas kuis
Komting kelas-pun mengambil kertas kuis tersebut dan memberikan kepada Tiara
"lah kok ngasih ke aku, kan kamu yang di suruh bapak bagikan" protes Tiara
"kamu itu PJ (penanggung jawab) bapak, jadi kau harus menyalin nilai kuis kelas perorang dan memberikannya ke bapak nanti" jelas komting kelas
"kau ini sebenarnya tau tidak sih, tugas PJ (penanggung jawab) itu" tanya komting kelas dengan raut amarah yang bisa dilihat oleh semua orang.
Tiara hanya diam, sebenarnya Tiara tidak tahu apa-apa tentang tugas pj (penanggung jawab) itu
Tiara tak menjawab dia hanya diam
Ardian yang melihatnya-pun hanya bisa menggelengkan kepala tak disangka bahwa anak yang minggu lalu dengan beraninya menggangkat tangan ternyata tak tau tugas pj (penanggung jawab) yang akan diembannya
"sudah pak, ganti saja".
"iya pak ganti saja"
“iya pak, ganti saja".
"kenapa sok-sokan mau jadi pj (penanggung jawab) kalo ngak ngerti tugasnya"
Begitulah celoteh anak-anak yang lain
__ADS_1
Mendengar semua protes dari mahsiswanya maka Ardian mengambil kesimpulan
“baik jika itu yang kalian mau, menurut kalian siapa yang bisa" tanya Ardian
“begini saja pak, yang udah hafal tugas seorang pj (penanggung jawab) dan sudah terbiasa jadi pj (penaggung jawab) itu Salsa pak"
"iya pak"
"Salsa aja pak"
"iya pak, Salsa saja"
Begitulah Argumen dari teman-teman Salsa
“bagaimana Salsa" tanya Ardian kepada Salsa
"eh-eh gimana ya pak, tapi saya rasa lebih baik yang lain saja pak" jawab Salsa
"engak sal, loe aja"
"iya sal loe aja"
"ayolah sal loe aja"
Protes teman-teman Salsa kepada Salsa
"menurut kesepakatan kami sekelas yang jadi pj (penanggung jawab) mata kuliah bapak ialah Salsa pak" ucap komting kepada Ardian
“bagaimana Salsa" tanya Ardian lagi
"iya pak" jawab Salsa pasrah
“baiklah kalau begitu pj (penanggung jawab) saya di kelas ini Salsa" jelas Ardian
"Salsa habis ini langsung keruangan saya" sambung Ardian
“baik pak" jawab Salsa
tak lama kemudia Salsa keluar kelas dan berjalan menujuh keruangan Ardian
Salsa mengetuk pintu ruangan Ardian
__ADS_1
tok
tok
tok
"masuk" ucapa Ardian
"apakah kamu masih ada kelas" tanya Ardian
"sudah ngak ada pak" jawab Salsa
"tolong masukan nilai kuis temanmu dan namanya di labtop saya" perintah Ardian
"baik pak" jawab Salsa
"kamu tunggu disini, saya mau keluar sebentar, jangan pergi sebelum saya kembali" kata Ardian
"iya pak" jawab Salsa
Salsa mengerjakan perintah Ardian, dia menuliskan nama teman-teman sekelasnya, memasukan nilai kuis dan sekarang Salsa hanya duduk santai dengan memaikan ponsel pintarnya sambil menunggu kedatangan Ardian
Ardian tak kunjung datang, perut Salsa sudah begitu lapar, dari tadi perut Sabri mengeluarkan suara-suara yang tak jelas ....
lapar semakin mengerogoti Salsa, hingga pintu ruangan dibuka ...
cklek ....
Ardian masuk kedalam ruangan
"pak, apakah bapak tidak tau kalau saya-" ucapan Salsa terpotong
💞💞💞
🤗🤗🤗
happy reading ya ...
jangan lupa like, vote dan komen yaa ...
autor mau tanya, ada ngak sih yang nunggu cerita ini ....
__ADS_1