Dreamy Magical

Dreamy Magical
Talk with king


__ADS_3

Shawn kaget atas kedatangan Akiko dan yang lainnya di ruang kerjanya. Sebelumnya Ia hanya berpikir kalau cuma Akiko saja yang ingin bertemu dengannya.


"Aku tidak menyangka bahwa kau akan membawa semua temanmu untuk bertemu denganku." Ucap Shawn yang kaget saat mendapati Akiko dan seluruh anggota Kelas Margery datang menemui dirinya.


"Maaf mengganggu waktu kerja anda." Kata Akiko meminta maaf karena mengganggu waktu kerja Shawn.


"Tidak apa-apa." Balas Shawn memaklumi perbuatan Akiko tersebut. Ia yang sedari tadi berdiri di dekat jendela, kini duduk ke kursi kerjanya


"Jadi Apa yang ingin kau sampaikan padaku, Akiko?." Tanya Shawn to the point.


"Apa yang sebenarnya terjadi antara Tasan, Queen Fina, dan juga perempuan misterius bernama Rella?." Sama dengan halnya Shawn yang tidak ingin berbasa-basi, Akiko memutuskan untuk langsung bertanya mengenai Tasan, Queen Fina, dan Rella.


"Apa yang membuatmu tertarik pada hubungan mereka?." Kini Shawn bertanya kembali pada Akiko alasan mengapa dia begitu tertarik dengan ketiga orang tersebut.


"Sasuke bilang kalau ada seseorang yang ingin dibangkitkan oleh Tasan. Tapi Sasuke tidak mengetahui siapa dia?." Jawab Akiko santai membuat semua kaget dan menoleh kearahnya.


Mereka tidak percaya bagaimana Sasuke yang telah berubah menjadi Tasan bisa memberi tahu Akiko sesuatu yang tidak mereka tahu.


"Sasuke?. Bukankah dia...." Tanya Shawn mewakili rasa penasaran semua orang.


"Saat aku mengalami koma, Jiwaku pergi ke tempat lain dimana Sasuke sedang diborgol dan berdiam diri dibalik jeruji besi layaknya seorang tahanan." Ujar Akiko meluruskan perkataannya tadi.


Shawn yang mendengar hal itu mulai memahami maksud dari ucapan Akiko, Tasan hanya mengambil tubuh Sasuke. Sementara agar Sasuke tidak memberontak, Tasan memenjarakan jiwa Sasuke. Ini karena Sasuke mengetahui bahwa Tasan membangkitkan Seseorang yang merupakan....


'Begitu rupanya. Jadi Dia sudah berbuat sejauh ini.' Batin Shawn marah mengetahui siapa yang menjadi dalang dibalik semua ini.


"King Regent." Panggil Igarashi membuat Shawn kembali dari lamunannya.


"Bisa anda Beritahu kami Apa yang sebenarnya terjadi?." Lanjut Igarashi Meminta penjelasan.


"Baiklah aku akan memberitahukan kalian apa yang kami tahu." Ujar Shawn mulai bercerita pada semuanya.


...****************...


"Dahulu kala Ratu dari Kerajaan Angel bernama Fina, dikenal sebagai seorang ratu yang kuat dan tidak tertandingi. Dia berhasil menyatukan kota-kota di Kerajaan Angel dan memimpin mereka dengan baik.


Tetapi, disetiap kesuksesan akan ada seseorang yang akan merasa iri terhadap kesuksesan tersebut. Dan dia adalah Diabolos, Raja dari Kerajaan Deimos.

__ADS_1


Kerajaan Deimos adalah pesaing berat Kerajaan Angel. Dari segi kekuatan militer, ekonomi, serta pendidikan, Kerajaan Deimos dan Kerajaan Angel adalah saingan abadi." Shawn kini menceritakan awal mula masalah ini berawal.


"Lalu bisa jelaskan pada kami, apa hubungan mereka dengan Rella dan Tasan?." Tanya Kurohana tidak sabar.


"Queen Fina memiliki seorang putri bernama Rella. Namanya kemudian diabadikan menjadi Nama Kota ini. Rella dianggap sebagai wanita paling cantik diseluruh dunia sihir. Kecantikan sangat memikat seluruh pria termasuk, Tasan. Pangeran Kerajaan Deimos dan Putra tunggal Diabolos." Ucap Shawn sambil melanjutkan ceritanya.


"Diabolos memanfaatkan perasaan cinta putranya untuk membuat Rella yang merupakan Putri Queen Fina membalas perasaannya." Sambung Shawn.


"Dengan Kemampuannya, Tasan berhasil membuat Rella jatuh hati padanya."


"Tetapi Queen Fina yang menyadari bahwa Diabolos menggunakan perasaan Tasan pada Rella. Menyuruh Rella untuk berhati-hati dan waspada akan bahaya apabila berada di ruang yang sama dengan Diabolos."


"Lalu apa yang terjadi selanjutnya?." Tanya Kenji mulai penasaran.


"Diabolos yang tahu ia tidak bisa memanfaatkan Rella, membunuh Rella dengan tangannya. Lalu membohongi Tasan dengan mengatakan bahwa Rella berusaha melindungi dia dari Ibunya tetapi Queen Fina membunuh Rella karena Rella telah durhaka padanya." Balas Shawn menjawab pertanyaan Kenji.


"Biar aku tebak, Tasan percaya dengan Diabolos?." Tebak Akiko seperti sudah memahami alur cerita Shawn.


"Benar. Tasan yang dibutakan cintanya oleh Rella percaya begitu saja dengan ucapan sang Ayah. Hingga Akhirnya, Tasan mendeklarasikan perang pada Kerajaan Angel. Namun dalam peperangan tersebut. Kerajaan Deimos kalah. Diabolos dikurung disuatu tempat yang jauh. Dan Untuk Tasan..." Shawn membenarkan tebakan Akiko sebelum Ia mengambil nafas untuk melanjutkan ceritanya.


"Ada apa dengan dia?." Tanya Sakuraba.


"Tetapi, 14 tahun yang lalu, seseorang berhasil menemukan tubuh Tasan dan berhasil membuka segel kotak dimana jiwanya berada." Sambungnya menjelaskan bahwa peperangan masih belum selesai sampai disitu saja.


"Sebuah keberuntungan bahwa Queen sebelumnya, berhasil mengalahkan Tasan dan menyegel tubuhnya sekali lagi." Kata Shawn sambil mengingat Queen sebelumnya berhasil menyelamatkan Kerajaan dari serangan Tasan


"Tetapi, Jiwa Tasan berhasil melarikan diri entah kemana. Dan Aku tidak menyangka kalau Sasuke memiliki Jiwa Tasan bersamanya." Ujar Shawn yang sedikit menyesali ia telah ceroboh tidak menyadari bahwa Sasuke memiliki jiwa Tasan dalam dirinya.


Setelah itu, semua hanya terdiam membayangkan apa yang terjadi pada waktu itu.


"Aku tidak menyangka, Seseorang bisa berbuat seperti itu karena cinta." Komentar Danny tersebut berhasil memecah keheningan. Semua teman-temannya menoleh kearahnya.


"Apa?." Tanya Danny tidak menyadari apa yang salah dari komentarnya tadi.


Akiko menghela nafas sebelum mengarahkan pandangannya kearah Shawn.


"Aku ingin tahu satu hal." Ujar Akiko berusaha untuk mencari tahu sesuatu yang tidak ia pahami.

__ADS_1


"Tanyakanlah." Kata Shawn memberi izin.


"Apa tujuan Tasan menghancurkan Kerajaan Angel kalau Queen Fina meninggal. Apakah dia ingin menghancurkan Kerajaan Angel sebagai tanda bahwa apa yang dilakukan oleh Queen Fina dimasa lalu, kita harus ikut kena getahnya?." Jika pertanyaannya mendapatkan jawaban iya, Sudah bisa dipastikan bahwa Tasan berusaha membawa semua orang di Kerajaan Angel mendapat getah dari apa yang dilakukan Queen Fina.


"Aku rasa mungkin itulah yang diinginkan Tasan." Meskipun tidak menyukainya, Shawn tidak bisa menyembunyikan pada semua orang kalau mungkin itulah tujuan Tasan.


"Nyawa dibayar dengan nyawa." Lanjutnya.


"Lalu apakah anda tahu dimana tubuh Tasan atau Diabolos disegel?." Kini Hanada bertanya keberadaan tubuh Tasan dan Diabolos disegel.


"Tubuh mereka disegel disebuah tempat yang jauh. Tetapi, kalau kita gegabah untuk mencari tubuh mereka sekarang, ada kemungkinan kita akan mati sebelum mencari tubuh mereka." Sejujurnya, Shawn sendiri tidak mengetahui letak pasti dari tubuh kedua orang tersebut. Tetapi, jika anak-anak ini gegabah mencari keberadaan tubuh Diabolos dan Tasan, yang ada hanyalah kematian yang menunggu mereka.


'Bagaimana ini?. Kalau tubuh mereka tidak ditemukan, ada kemungkinan Tasan dan orang-orang bawahannya akan segera mendapatkan mereka.' Batin Akiko semakin cemas dengan kondisi Sasuke saat ini.


"Ada satu hal yang sedikit mengganjal dipikiranku." Setelah lama berdiam diri, Mimori kini mulai menanyakan sesuatu.


"Apa itu?." Tanya Shawn memandang Mimori.


"Mengapa Tasan memilih Sasuke sebagai wadahnya?." Tanya Mimori


"Kalau masalah itu aku..."


"Aku tahu itu." Sebelum menyelesaikan kalimatnya, Nina telah memotong kata-kata Shawn terlebih dahulu.


"Apa maksudmu, Nina?." Tanya Shawn tidak memahami apa yang dimaksud oleh Nina.


"Kota Vesper merupakan kota yang sering berbuat kekacauan. Selain Nona Asahina banyak orang-orang tidak percaya dengan mereka." Kata Nina menjawab pertanyaan Mimori


"Sudah lama mereka menginginkan untuk bisa keluar dari Kota Angel karena mereka tidak pernah sejalan." Lanjut Nina dengan nada serius.


"Ditambah lagi, Walikota Vesper, masih memiliki hubungan darah dengan Diabolos. Memungkinkan bahwa Walikota memang sengaja memberikan cucunya pada sang Ayah untuk menghancurkan Kerajaan Angel dari dalam." Sambung seseorang yang tak dikenal yang tiba-tiba saja muncul.


"Siapa itu?." Tanya Nina kearah sumber suara.


"Lama tidak berjumpa, King Regent." Kata perempuan tersebut memberi salam.


"Kau...."

__ADS_1


TBC


__ADS_2