
Setelah berkendara selama dua jam, Zara tiba di sebuah jalanan yang terdapat di perbukitan.
Dia menghentikan mobilnya di dekat jurang lalu dia segera turun dari mobil tersebut!
"Bantu aku untuk mendorong mobil ini agar terjatuh ke dalam jurang ini," ucap Zara pada Samantha.
"Kau yakin? Aku tidak yakin kita bisa melakukan ini," ucap Samantha.
"Jangan banyak bicara atau mereka akan menemukan kita."
Samantha pun tak berucap lagi, dia turun dari motornya lalu berjalan menghampiri Zara yang sedang berdiri dibelakang mobil itu!
Mereka pun mulai mendorong mobil itu hingga mobil itu terjun ke dasar jurang.
Zara segera berjalan menghampiri motornya lalu menaikinya!
"Cepatlah, kita harus pergi dari sini," ucap Zara.
Setelah Samantha naik ke motor Zara, Zara pun langsung mengemudikan motornya dengan kecepatan tinggi!
Selama perjalanan tidak ada obrolan diantara kedua gadis yang sama-sama tidak saling mengenal itu.
Zara tetap fokus berkendara sedangkan Samantha sibuk dengan pikiranmu yang memikirkan semua yang terjadi padanya dan juga tentang siapa wanita yang menolongnya itu.
"Ya Tuhan, aku pasrahkan diri ini padamu. Jika wanita ini orang baik maka dia akan menyelamatkan diriku dan jika dia orang jahat aku tidak bisa melawan wanita ini karena aku tahu tenagaku tidak mampu untuk menandingi wanita ini," ucap Samantha didalam hatinya.
"Entah kemana wanita ini akan membawaku? Ya Tuhan sebenarnya aku takut aku takut menghadapi kematianku yang datang terlalu cepat ini, aku belum siap untuk itu," sambung Samantha.
__ADS_1
Samantha terus berbicara didalam hatinya, tanpa dia sadari ternyata Zara sudah menghentikan laju motornya!
*******
"Siapa yang menjaga gadis yang kau bawa itu?" tanya Exel pada Wilona.
"Ada, aku menugaskan satu bodyguard kita untuk menjaga gadis itu," sahut Wilona.
"Baguslah."
"Halo Tuan Hans, apa kabar?" tanya Exel pada pengunjungnya.
"Tuan Exel, aku datang untuk ...."
"Ya kami tahu Tuan, silahkan ikuti aku dan pilih sendiri yang mana yang kau inginkan," ucap Wilona.
Hanya butuh waktu beberapa detik-detik saja, Wilona sudah sampai di ruangan khusus para gadis yang dipekerjakan di sana.
"Silahkan Tuan, Anda ingin yang mana?"
Di ruangan itu hanya ada tiga orang wanita saja sedangkan yang lainnya sudah bersama tamu mereka masing-masing.
"Dimana Medina?" tanya Hans.
Laki-laki itu memang sudah menjadi pelanggan tempat hiburan malam itu, dia sudah mengenal siapa saja nama-nama gadis di sana dan sudah hampir semua pernah dia ajak bermain-main.
*******
__ADS_1
"Ini rumahku, masuklah! Jangan banyak bicara dan katakan pada kakakku kalau kau adalah temanku dan kau adalah seorang Dokter," ucap Zara pada Samantha.
"Baiklah."
"Oh ya satu lagi. Jangan pernah bicara tentang apa yang terjadi padamu dan yang terjadi tadi di rumah itu. Jangan sampai kakakku tahu tentang mereka dan tenang aku yang sudah menghabisi orang itu."
"Aku tidak akan bisa apa pun pada siapapun. Aku janji."
"Zara, akhirnya kamu pulang juga," ucap Wili.
Wili berjalan menghampiri Zara dan langsung memeluk gadis itu!
"Kenapa kamu pulang sampai selarut ini?"
"Maaf kak, aku keasyikan ngobrol jadi lupa waktu. Oh ya ini ada temanku, dia mau menginap di sini. Boleh kan?"
"Tentu saja. Ayo masuk dan langsung beristirahatlah!"
Bersambung
Rekomendasi novel yang sangat bagus untuk kalian baca.
Judul: Kepingin Hati Di Langit Qatar
Karya: Chika Ssi
__ADS_1