
Ribuan tahun lalu di dunia lain terdapat tiga penguasa, yaitu manusia, iblis, dan manusia setengah binatang. Namun tiba-tiba Maou berencana mengasai dunia untuk dirinya sendiri, dan memulai peperangan.
"Aku mulai bosan, dengan yang namanya perdamaian" Ucap Maou sambl duduk di singgasananya.
"Yang mulia, apa sebarnya tujuan Anda? mengumpulkan kami para komandan iblis, satu sampai empat!" jawab komandan 1.
"Aku ingin mengusai dunia ini. maka dari itu, aku akan memerintahkan kalian untuk menyerang kerajaan manusia dan manusia binatang."
"Ahirnya kita bisa melihat pemandangan merah yang indah" jawab komandan 2.
"Kami siap menyerang kapanpun, yang mulia" jawab komandan 3.
"Tentu saja, yang mulia" jawab komandan 1.
"Baik, sekarang serang kerajaan-kerajaan manusia dan manusia binatang. Komandan 1, dan 2 serang kerajaan manusia. Komandan 2, dan 3 serang kerajaan manusia setengah binatang."
"Baik yang mulia" jawab ke 4 komandan raja iblis, dan langsung membawa pasukannya pergi.
Karena ke 4 komandan raja iblis memiliki kekuatan yang sangat besar, meraka dengan mudah menghancurkan kerajaan-kerajaan yang mereka temui.
"Aku suka dengan pemandangan di kerajaan ini, indah sekali. Semuanya dipenuhi dengan warna merah" ucap komandan iblis 2.
"Benar, ini sangat menyenangkan. Suara teriakan benar-benar terdengar yang indah" jawab komandan iblis 1.
Sementara itu di salah satu kerajaan timur manusia, banyak orang orang yang berkumpul untuk meminta perlindungan kerajaan.
"Yang mulia, kita harus memanggil pahlawan. Jika begini terus dunia ini benar benar akan hancur" ujar penasehat kerajaan dengan panik.
"Baik, kita memang harus memanggil pahlawan. Ketua gereja tolong..." ucap raja.
"Baik, semua siapkan diri kalin. Mulai" jawab ketua gereja.
"Baik" jawab 6 pengikutnya, mereka membuat lingkaran bintang.
Ahirnya muncul pahlawan tombak, kemudian ia berdiri melihat sekitarnya. Raja menjelaskan keadaannya, dan pahlawan tombak mulai perjalanannya seorang diri untuk menaikan lv kekuatan.
Pahlawan panah, dipanggil di kerajaan manusia setengah binatang. Ia juga memulai perjalanannya, untuk meningkatkan kekuatannya.
Pahlawan Pedang, dipanggil di kerajaan barat. Ia juga memulai perjalanannya, untuk menungkatkan lv kekuatannya.
"Yang mulia, saya kembali. Saya ijin melapor" ucap komandan iblis 1.
"Ada apa?" jawab Maou.
"Sepertinya, para manusia dan manusia setengah binatang telah memanggil para pahlawan. Apa yang harus kita lakukan yang mulia?"
"Pahlawan! Kalau begitu cepat cari, dan hancurkan para pahlawan itu. Beritahu komandan 2 dan 3" jawab Maou sambil marah.
"Baik yang mulia."
Setelah pahlawan dipanggil, pasukan Maou berkurang ratusan setiap harinya. Mengetahui itu komandan raja iblis semuanya bergerak, berburu pahlawan.
Enam bulan kemudian, para komandan raja iblis terus mencari para pahlawan. Karena semua pasukannya yang tersebar habis.
"Monster-monster lemah, kalian tidak berguna. Cepat bantu aku menemukan para pahlawan itu, di gunung ini!" komandan iblis 4.
__ADS_1
"Baik" jawab para monster.
Tiba tiba, muncul seseorang membawa tombak di hadapan 100 monster. Ia tiba-tiba mengeluarkan sambaran petir, dan menusuk para monster sampai habis.
"Kekuatan yang hebat, jadi kau salah satu pahlawan yang terpanggil."
"Benar, panggil aku Yu."
"Kau akan aku hancukan, dengan kekuatanku ini" jawab komandan iblis ke 4 sambil mengeluarkan gada.
"Aku akan menghabisimu, iblis" ucap Yu tatapan tajam.
Ia mulai melawan komandan raja iblis 4, menggunkan tombaknya ia bertahan dan menyerang. Dengan kuat, komandan iblis 4 terus menyerang. Pohon-pohon tumbang, batu-batu yang disekitar mereka hancur.
"Dia kuat, bagaimana bisa manusia spertimu bisa menjadi sangat kuat dalam waktu singkat."
"Aku menjadi kuat, karena aku disini mewakili para manusia yang menderita karena serangan kalian."
Dengan cepat, Yu menusuk komandan raja iblis ke 4. Ia memanfaatkan kesempatannya yang ada dengan baik, Ahirnya komandan ke 4 kalah. Kemenagan kesatria tombak.
Setelah 35 hari berlalu, ahirnya ketiga pahlawan bertemu. Mereka bersama-sama pergi untuk menyerang kerajaan Maou.
"Yang mulia, para pahlawan sudah datang kemari" ucap komanda iblis 1.
"Kalai begitu, mari kita sambut kedatangan mereka dengan meriah. Ayo komandan 1, 2, dan 3."
Maou dan komadannya keluar dari istana, dihapan mereka ada 3 pahlawan. Mereka sudah siap menyerang Maou.
"Aku sudah lelah mencari kalian, ahirnya kalian datang juga mengantarkan nyawa kalian" ucap Maou.
"Kami disini, mewakili manusia dan manusia setengah binatang untuk mengalahkanmu. Agar dunia ini terbebas dirimu" jawab pahlawan.
"Teman-teman serang."
Tiba-tiba langit menjadi gelap, dan pertemburan mereka dimulai disetai petir. Ahirnya pertarungan hidup dan mati dimulai,
3 pahlawan berkerja sama. Mereka mulai bertarung, tebasan dengan tebasan, pukulan dengan pukulan, sihir dengan sihir.
"Tiga manusia itu ternyata sangat kuat, mereka bisa mengimbangi 3 komandanku" ucap Maou sambil berdiri menonton.
"Mereka kuat juga."
"Benar manusia seperti mereka bisa mengimbangi kita."
Pertarungan mereka sangat dasyat, mengguncangkan tanah, dan angin berhembus terus-menerus dengan kencang.
"Sekarang saatnya!" ucap pahlawan panah.
Mereka menggabungkan kekuatan mereka, yaitu angin, api dan petir. Sehingga membuat badai petir api yang menghancurkan istana Moau, dan bisa mengahkan komandan raja iblis 2 dan 3 secara bersamaan.
.................
Ahirnya para pahlawan berhasil mengalahkannya, dengan bayaran yang sangat mahal yaitu nyawa mereka bertiga.
Seribu tahun berlalu, Maou baru muncul kembali. Dengan 4 komandan raja iblis baru yang sangat kuat, ia merencakan...
__ADS_1
Dia yang terpilih
Namaku Sorata Umaki, kelas 3 sma. Aku tidak mempunyai kemampuan khusus, aku hanya orang biasa-biasa saja.
Hari ini, aku masuk sekolah seperti biasa. Namun yang membuatku tidak mau masuk adalah teman-teman sekelasku yang tidak menyukaiku.
"kring-kring" bel masuk.
Aku masuk kelas, dan kemudian duduk.
"Lihat dia! Dia duduk dengan santainya, Seolah dia diterima disini."
"Padahal dia orang yang tidak berbakat, kenapa sekolah masih mengijinkan dia belajar disini."
"Apa kalian mengejekku?"
"Benar kami mengejekmu, apa masalahmu hah?" ucap salah satu perempuan itu.
"Apa? Kalian ini" ucapku dengan marah.
"Kau mau menamparku? Tampar saja!"
"Maaf, aku tidak mau menyentuh orang yang bau seertimu."
"Bau kau bilang? Beraninya kau mengejekku."
"Itu karena, kau sendiri yang memulainya."
Perempuan itu berlari menuju ruang guru, dia kemudian melaporkanku. Salah satu guru datang menghampiriku, dengan mukanya yang merah.
"Sorata, cepat meminta maaf!" ucap guru.
"Maaf?" jawabku dengan malas.
"Lihat bu, ibu lihat sendirikan?"
"Sorata cepat meminta maaf, atau nanti kamu ibu hukum?"
"Maaf bu, saya kebelet" jawabku sambil berlari dengan cepat.
Seperti yang kalian tau, mereka tidak menyukaiku. Tapi aku terus berusaha bertahan, dan terus menahan emosiku.
Hingga suatu hari aku main ke perpustakaan, dan melihat sebuah buku tua dilantai. Aku mengambil buku tua yang berdebu itu, dan berjalan ke arah penjaga perpustakaan.
"Buku apa ini! Hey kau penjaga perpustakaan, ini buku apa?" ucapku sambil meletakan buku itu di meja.
"Saya tidak tau, kak sorata. Baru pertama kli saya melihat buku ini."
"Tidak mungkin, padahal kau bertugas menjaga buku-buku perpustakaan."
"Saya benar-benar tidak tau, lebih baik kakak coba baca dulu. Saya permisi kak,"
"Ya, terimakasih."
Aku kemudian membaca buku itu, ternyata terdapat tida pahlawan legendaris yaitu pengguna panah, tombak dan pedang.
__ADS_1
"Ini sepertinya..."
Tiba-tiba buku itu mengeluarkan cahaya, ia menarik tangganku dengan cahaya yang berwarna biru sampai-sampai aku masuk kedalamnya.