Final Fantasi

Final Fantasi
Ch. 7 - Serangan Serigala Di Bulan Purnama


__ADS_3

"Jadi itu, penginapan pahlawan. Tunggu saja aku akan menghancurkanmu, pahlawan baru itu"


"Tuan, bagaimana kalau kita habisi mereka sekarang?"


"Tunggu sampai tengah malam, ini akan menjadi malam terakhir untuknya"


Setelah beberapa lama aku tertidur dengan pulas, saat enak enaknya tidur tiba tiba saat tengah malam.


"Auuuu" terdengar suara anjing


Hingga ahirnya terdengar teriakan orang orang minta tolong, ahirnya aku keluar. Tanpa disangka, disana juga ada Yulise yang sedang melihat orang orang yang berlari.


"Apa yang terjadi disini, Yulise?"


"Saya juga masih mencari tau, sepertinya disini ada serangan hewan buas"


"Kalian berdua larilah, disini ada bahaya" ucap penjaga peminapan sambil berlari


"Bahaya, apa jangan-jangan ada serangan nue?" ucapku sambil memperkirakan


"Saya rasa bukan, mungkin itu serangan seekor anjing" ucap Yulise dengan sangat yakin


"Anjing, bercadamu lucu sekali Yulise. Tidak mungkin seekor anjing"


"Saya tidak bercanda tuan Sorata, anda juga pasti mendengar suara anjing sebelum anda keluar kan?"


"Benar juga, itu juga pasti bisa" mulai percaya apa yang dikatakan Yulise


"Minggir, kita tidak bisa menghindarinya" ucap 2 orang yang tidak dikenal sambil menabrakku


"Tuan Sorata, apa anda baik baik saja?" ucap Yulise dengan sangat khawatir


"Yah, jangan khawatir. Kalian berdua kenapa berlari terburu buru?"


"Sebebarnya, ada dua anjing besar yang menyerang desa ini" ucap orang itu dengan terburu-buru


"Betul, kalian berdua cepatlah lari! Selamatkan diri kalian"


"Seberbahaya itukah, kedua anjing itu?"


"Benar, kami yakin kedua anjing itu anak buah raja iblis"


"Raja iblis!"


"Kalau begitu, kami berdua pergi duluan. Kalian juga cepatlah bergegas, sebelum kalian menjadi mangsanya"


"Ini membuatku penasaran, ayo kita kesana Yulise? Kalian pergi saja duluan"


"Baik" ucap Kedua orang itu sambil berlari


"Tuan Sorata, Anda serius mau menghadapi kedua anjing itu?"


"Tentu saja, dengan mengalahkannya. Lv kekuatanku akan naik"


"Kalau begitu berhati hatilah, saya akan kembali ke dalam penginapan"


"Ya, tidurlah dengan nyenyak"


Aku pun berlari kearah yang banyak suara orang orang meminta tolong, setibanya disana. Ternyata benar anjing itu sangat besar. Ia sedang menahan 20 orang, dan ia langsung mengetahui keberadaanku.


"Sepertinya kau sudah datang, pahlawan. Bersiaplah menjadi santapanku" ucap monster anjing


"Sebaiknya kau lepaskan orang-orang itu, atau aku akan menebasmu"

__ADS_1


"Boleh saja. Tapi sebelum itu kau harus mengalahkan bawahanku dulu?"


"Kalian dengar, Tuan pahlawan akan menyelamatkan kita" ucap kepala desa


"Tuan pahlawan, cepat kalahkan dia?"


"Tolong selamatkan aku?"


"Kalian orang orang bodoh, diam saja" ucap anjing itu mulai kesal


"Kalian yang sedang ditahan tenang saja, aku akan segera menyelamatkan kalian" ucap Sorata dengan percaya diri


Kemudian anjing bekepala 3 itu menggonggong, dan muncullah anak buahnya monster serigala.


"Tuan memanggilku?"


"Ya, cepat bunuh pahlawan itu?"


"Baik tuan, aku akan segera melenyapkannya" ucap serigala itu


"Wah, ini kejadian langka. Kenapa serigala tunduk pada anjing?"


"Diam kau. Aku akan segera melawanmu?"


"Serang aku kapan saja"


Serigala itu mulai menyerangku, tanpa aku sangka gerakannya cepat. Dengan cepat ia mencoba mencakarku, namun aku berhasil menghindarinya.


"Tidak aku sangka kau bisa menghindari cakaranku?"


"Asal kau tau saja, aku berusaha sekuat tenaga untuk mengimbangi kecepatanmu"


"Boleh juga kau manu sia"


"Baik tuan, aku akan mulai serius melawannya"


"Bagaimana pun juga, seekor serigala yang tunduk pada seekor anjing tidak akan bisa mengalahkanku"


"Tapi dia bukan anjing sembarangan, dia anjing peliharaan tuan Lucifer sekaligus komandan raja iblis ke 4"


"Oh jadi begitu, dia tangan kanan komandan raja iblis ke 4. Kebetulan kalau aku mengalahkannya, berarti aku bisa mengalahkan komandan raja iblis ke 4"


"Bicaramu lucu sekali, ucapkan itu sesudah kau mengalahkanku"


Serigala itu melihat bulan, seketika tubuhnya menjadi besar. Taringnya dan kuku nya juga semakin panjang, tubuhnya menjadi lebih besar hampir menyamai anjing yang memerintahkannya.


"Hey kau curang sekali, perubahan seperti itu melanggar peraturan?"


"Aku adalah peliharaan komandan iblis ke 2, Licifer"


"Aku mengerti sekarang, kenapa kau kuat. Itu karena kau serigala iblis"


"Tentu saja"


Ia kemudian menyerangku lagi dengan gigitan dan cakarannya, sungguh tidak bisa dipercaya kecepatan dan kekuatannya meninggkat dengan pesat.


Aku terus menghindari semua serangannya, namun ahirnya aku terkena cakarannya dan ahirnya aku terlempar menhantamnpohon.


"Ada apa tuan pahlawan lemah? Apa hanya segitu kemampuanmu?"


"Ternyata kau memang kuat, terpaksa aku harus bertarung dengan serius untuk mengalahkanmu"


"Bertarung dengan serius untuk menglahkanku, bercandamu lucu sekali. Dimalam bulan purnama ini, aku tidak terkalahkan"

__ADS_1


Melihat itu para warga mulai ketakutan, mereka mulai meragukanku. Seolah aku tidak tidak bisa mengalahkan peliharaan komandan raja iblis Lucifer.


"Bagimana ini, kelihatannya pahlawan kesulitan mengalahkan monster itu"


"Tenang saja tapi dia belum kalah"


"Mari kita percayakan semuanya, pada tuan pahlawan"


"Ya, kita hanya bisa berharap padanya"


"Tuan pahlawan berjuanglah"


"Jangan menyerah, kau pasti bisa melawannya?" ucap para warga


"Kalian semua diamlah, atau aku akan memakan kalian dengan cepat"


Para orang orang itu kemudian diam seketika, karena takut ancaman dari monster anjing. Mendengar suara itu aku kembali bersemangat, dengan cepat aku mulai menyerang.


"Sepertinya kau kembali bersemangat, tapi dengan semangat kau tidak akan bisa mengalahkanku"


"Apa begitu maksudmu? Kalau begitu, akan aku tunjukan padamu sesuatu yang manarik serigala bodoh"


"Apa, beraninya kau meledekku. Aku akan segera menghabisimu"


Dengan cepat aku akan mencoba skill baruku, yaitu tebasan api dengan damage 1500. Saat serigala itu mencoba menggigitku, aku langsung menghindar kemudian menebas ekornya hingga terbakar habis.


"Bagaimana rasanya terbakar?"


"Apa maksudmu?


"Lihat ekormu, dan kau akan mengerti"


"Ekorku, memangnya kenapa? Panas ekorku terbakar, bahkan kau sudah menebas ekorku. Sejak kapan?" ucap serigala baru sadar


"Kau bahkan tidak menyadarinya, tentu saja barusan aku menebasnya"


"Tidak bisa aku maafkan"


"Aku juga tidak akan meminta maaf pada seekor serigala, malahan kau harusnya berterimakasih padaku. Ekormu cocok untukmu, seperti seekor panda"


"Panda katamu, aku akan segera menghabisimu" ucap serigala sambil marah


Dengan cepat ia menyerang, ia mencoba langsung menggigitku. Tapi aku mehindarinya dengan menendang kepalanya, ahirnya dia terjatuh. Kemudian aku langsung menebas kepalanya, ahirnya ia kalah.


"Kau hebat juga bisa mengalahkan bawahanku, tapi kau tidak bisa mengalahkanku dengan kemampuanmu yang sekarang"


"Benarkah? Tapi kau tidak akan tau sebelum aku mencobanya"


"Aku sudah tau, karena aku bisa melihat lv kekutanmu"


"Jadi kau tau? Kau benar benar anjing licik"


"Licik, tentu saja tidak. Kau itu masih lemah, jadi wajar saja kau tidak bisa melihat lv kekuatanku. Dari pada itu, aku akan segera menghabisimu"


Dengan gerakan cepat ia mencoba menerkamku, aku bahkan tidak bisa bergerak merasakan kekuatan yang sangat besar melebihi kekuatan serigala itu.


<<\>\>


 


Jangan lupa like, follow dan coment 😇


Terimakasih Sudah membaca 😉

__ADS_1


__ADS_2