Flash Marriage : My Nerd Husband

Flash Marriage : My Nerd Husband
Eps. 1. Kencan Buta Terakhir


__ADS_3

Musim dingin kali ini, aku benar – benar sudah mencapai batas kewarasanku. Ahh, pikiranku melayang kemana - mana, aku berjalan menuju tempat pertemuan untuk bertemu seseorang. Yah, sebenarnya hanya seseorang yang kutemui untuk kencan buta, dan aku ingin secepatnya mengakhiri masa – masa ini. Ibuku sangat bersungguh – sungguh mencarikanku pasangan dan jika aku menolak sekali saja, dia akan datang kepadaku sambil berlinang air mata. Orang itu memang sangat keras kepala, dia selalu saja menyinggung umurku untuk ini dan membanding – bandingkannya dengan teman – temanku. Huft... Yah, bagaimanapun aku sangat menyayangi orang tua itu.


Hampir lupa, namaku Qi Mingxia, memang disayangkan diumur hampir 27 tahun aku masih belum menikah, tapi tentu aku menikmatinya, sampai ibuku mengidam seorang menantu. Begini – begini aku adalah wanita karir dengan gaji lumayan, dan wajahku.. Menurutku cantik, yah walaupun tidak secantik model. Hari ini adalah kencan buta ke dua puluhku, aku tidak berharap apa – apa kali ini, intinya kali ini harus jadi! Tidak ada kriteria apa pun yang kuinginkan, yang penting ibu yang setiap hari merengek minta menantu itu diam. Orang tua itu memang tidak mengerti perasaanku, namun dia adalah orang yang membesarkanku sampai sekarang tanpa seorang suami disampingnya, bagaimana aku bisa tidak menurutinya!


Sampai di restoran yang kami pilih, aku masuk dan mencari seseorang dengan wajah sama seperti foto profilnya. Aku memilihnya karena di keterangan akun miliknya juga tidak tertera kriteria seorang wanita yang diinginkannya dan hanya menginginkan pernikahan, mungkin dia juga salah satu korban paksaan. Oh, sepertinya itu dia, duduk di kursi dekat jendela. Segera aku mendatangi dan bertanya padanya.


QM : “Permisi Tuan. Anda Tuan Li Mingyu?”


LM : “Benar. Anda Nona Qi? Silahkan duduk.”


QM : “ Iya. Terimakasih, Tuan.”


Wah, gila! Ternyata wajahnya lebih cantik daripada yang ada di foto, tapi tingkahnya sedikit angkuh! Setelah duduk, sejenak aku kembali membuka ponselku dan melihat biodatanya kembali. Memang di akunnya tertulis pekerjaannya adalah seorang kontraktor, tidak buruk. Tapi, aku masih penasaran dengannya, karena minimnya informasi di akunnya.


QM : “Ehm, Tuan. Aku ingin tahu tentang pekerjaanmu,”


LM : “Sesuai yang tertulis, aku seorang kontraktor. Tenang saja nona, gajiku cukup untuk menghidupimu,”


QM : “Oh baiklah kalau begitu. Satu pertanyaan lagi, apa Anda punya rumah dan mobil sendiri?"


LM : “Ya, tentu. Aku punya.”


QM : “Oke, deal! Ayo menikah!”


LM : “Tapi, Nona. Aku punya syarat, kalau bisa lebih baik jangan mengharapkan cinta dariku. Sejujurnya, aku punya trauma dengan wanita karena itu aku tidak menyukai mereka.”


QM : “Oh, tidak masalah, Tuan. Bagaimana?”


Apa aku salah dengar, dia tidak menyukai wanita. Jadi, mungkin sebenarnya dia tidak menyukaiku dan memaksakan untuk menikah?! Pantas saja, walaupun pekerjaannya bagus, sampai sekarang masih belum punya pasangan! Kalau dia menceritakan hal itu di setiap kencan buta miliknya, tidak akan ada yang mau, apalagi langsung menikah. Huft... Tuan, sebenarnya kau beruntung bertemu denganku!


LM : “Baiklah. Hari Sabtu besok, ajaklah keluargamu untuk bertemu dengan keluargaku. Aku akan kirimkan lokasinya segera.”


QM : “ Ya, Tuan,”

__ADS_1


Hah..Aku benar – benar tidak menyangka akan selesai begitu cepat. Aku benar – benar lelah, tapi aku harus merayakan kebebasan dari status perawan tuaku!


Kami keluar restoran bersama, dan dia langsung mengajakku untuk mendaftarkan pernikahan di biro catatan sipil, yah aku tahu, dia pasti ingin kepastian!


Setelah sampai di luar dan akan naik mobil. Aku terkejut itu adalah mobil mewah yang menjadi mobilnya! Ya, itu mobil Porsche. Gila!


Kami masuk ke mobil dan melaju menuju biro catatan sipil. Setelah sampai kami mendaftar.


Ya, aku baru merasakan pernikahan secepat ini! Haha!


Dan setelah selesai mendaftar dia mengantarku kembali ke restoran tempat kami bertemu sebelumnya. Benar – benar!


Mungkin, saking jijiknya denganku dia tidak mau berlama – lama di mobil yang sama denganku. Apa susahnya mengantarku sampai rumah, sebegitu sibuknya ya! Untung aku sangat pengertian.


Karena situasinya begini, jadi aku memutuskan untuk berjalan – jalan merayakan hari ini! Aku segera mengambil ponselku dan menelepon teman senasib sepenanggungan ku, yah walaupun sekarang dia sudah punya pacar. Aku meng-klik nomornya, dan bicara bahwa aku akan mengajaknya keluar sambil menceritakan kemerdekaan ini.


Setelah dia sampai, dia berlari dengan kencang menghampiriku. Memegang kedua bahuku sambil menggoyangkannya dengan keras. Tentu aku menanggapinya dengan wajah sombong! Haha!


QM : “Dasar Yu Yan b***h! Untuk apa aku bohong, He?” Aku memukul kepalanya, karena betapa mengesalkan nya dia. Haha!


YY : “A – Apa? Jadi itu serius? Oh Ya Tuhan, kau baru berkencan satu kali dan langsung menikah! Xixi, jangan percaya begitu saja! Walaupun itu cinta pandangan pertama!”


QM : “Sudahlah, sekarang ayo rayakan saja kebebasan dari status perawan tua! Ayo, akan aku traktir kau!”


YY : “Ya ampun, pokoknya kau harus ceritakan semua! Aku akan mengawasinya! Coba saja membuatmu menangis barang sekali saja.”


Ya Tuhan... Yanyan mengucapkannya dengan tulus dan sungguh – sungguh, aku sangat terharu. Yah, bagaimanapun tidak mungkin pria itu bersikap layaknya suami, walau begitu aku harus merahasiakan hal ini dan jika tidak aku pasti kena ledek olehnya (Yu Yan).


Kami pun melanjutkan perjalanan ke tempat makan.


***


Sampai di warung makan hot pot*, kami menuju meja makan yang tersisa, kemudian mengambil kursi untuk diduduki, memesan hot pot dan beberapa bai jiu*, sangat cocok dengan udara sekitar yang lumayan dingin, apalagi hari ini sudah malam.

__ADS_1


*Bai Jiu : Sejenis arak china, berwarna putih.


*Hot Pot : Makanan dengan potongan sayuran dan daging mentah yang dicampur dan dimasukkan ke dalam kuah sup panas yang diberi bumbu rempah khas Tiongkok.


Belum sempat lima detik setelah memesan, Yanyan menyerbuku dengan segudang pertanyaan, sampai aku geram ingin menyumbat mulutnya. Huft.. salah satu kekurangan anak ini adalah dia terlalu banyak bicara. Benar – benar anak ini!


YY : “Xixi! Cepat buat laporan padaku! Bagaimana tampang pria yang sudah membuatmu tergoda, Hah?! Siapa namanya? Umur? Apa pekerjaannya? Apa dia punya rumah? Punya mobil? Kaya? Miskin? Sifat – sifat? Bagaimana? Hah?!”


QM : “Eh? Kaya? Miskin? I – Iya, iya... Namanya Li Mingyu. Umur 30 tahun. Dia lumayan tampan dan tinggi juga, penampilannya oke, dia seorang kontraktor.”


QM : “ Oh, dia juga punya rumah dan mobil. Tapi, yang paling penting dia mencintaiku,”


Ah, maafkan aku Yanyan, untuk yang terakhir itu bohong. Bukan saja tidak mencintaiku, mungkin dia malah jijik denganku.


YY : “Hmm, Oke. Lumayan juga. Kalau dia suka padamu berarti pasti sifatnya baik, oke. Kau lulus tahap ini. Sekarang tunjukkan buku nikah mu!”


Akhirnya kuambil buku nikahku dan dengan sombong ku sodorkan padanya, hmm..pasti sekarang wajahku sangat angkuh, haha!


Kulihat gadis cantik dengan potongan rambut pendek itu membalik – balikkan halaman buku nikahku, lucu sekali.


YY : “Hah... Aku sangat iri.... Aku juga ingin pacarku datang dan segera melamar ku! Oh iya, apa bibi sudah tahu?”


Dia mengatakan itu sambil melempar kembali buku nikahku!


QM : “Aku berencana membuat kejutan untuknya, bagaimana?”


YY : “Wah, bagus!. Tapi, ku sarankan kau segera memberitahunya, kau tahu kan bibi juga seperti ibuku sendiri. Dan bibi sangat ingin kau segera menikah kan?”


QM : “Hmm, iya kau benar. Kalau begitu kita segera habiskan ini dan pulang,”


Ya, sampai hampir tengah malam kami menghabiskan waktu di restoran hot pot itu, dan juga sampai mabuk. Yanyan sepertinya sudah mabuk berat, huft.. dia dari tadi mengigau terus, untung saja aku kuat minum, kalau tidak siapa lagi yang akan mengantar kami berdua pulang? Bisa – bisa sampai di rumah aku kena ceramah dari orang tua itu!


Setelah berhasil keluar restoran hot pot itu, dan dengan susah payah aku menyangga Yanyan, saat aku akan memanggil taksi, tiba – tiba sebuah mobil Porsche macan mendekat ke arahku, kemudian jendela mobil mewah itu terbuka. Hah! Aku terkejut saat mengetahui siapa yang ada di dalam mobil. Dia.. Dia Li Mingyu!

__ADS_1


__ADS_2