
QM : "Hot pot ku!"
LM : "Pfft,"
QM : "Eh? kau tertawa?"
...----------------...
Rumah Bersama
21.00
Mereka baru saja sampai di rumah dengan keduanya yang langsung berpisah tujuan. Mingxia melangkahkan kaki ke dapur dan Mingyue masuk ke ruang kerja.
Huftt... capek.. Tapi kenyangg.. Oh iya!
Aku masih punya beberapa makaron dan cake tart, simpan di kulkas dulu sajaa~
Sekalian menuju ke dapur aku melihat tumpukan cucian kotor, yah sudah biasa sih, tapi jika bukan aku yang melakukannya siapa lagi?
Bersih-bersih, mandi, dan menuju ruang TV!
Jam sudah menunjukkan pukul 22.00, sudah cukup malam sih. Tapi aku belum mengantuk, gimana dong? ya lanjut nonton saja!
Dengan adanya baby cleaner ku pekerjaan rumah menjadi mudah! Ah, benar-benar kesayanganku!
...----------------...
Setelah pulang, aku baru sadar makan di luar sangat menyita waktu. Dan ini membuatku harus menangani tumpukan file ini.
Beberapa waktu lalu kondisinya sangat tenang, sebelum TV mulai menyala dan suara tawa menggelegar ke seluruh rumah.
Apa wanita itu pendengarannya bermasalah?!
Mingyue menuju ruang TV untuk mengecek kelakuan Mingxia. Setelah sampai, Mingyue hanya menatap istrinya yang sedang tertawa terpingkal-pingkal. Ya, disitu Mingxia masih belum menyadari keberadaan Mingyue.
QM : "Ahahahahh... astaga ahahaaah!!"
QM : "Apa-apaan itu?! Ahahahh🤣! Ya Tuhan perutku sakit!"
QM : "Hahh... aku jadi lapar lagi.."
QM : "Macaron and cake... I'm comingg~"
Begitu berbalik, sontak Mingxia kaget dan berteriak dengan nyaring.
QM : "Kyaaa! Siapa?!"
QM : "Akhh! Ternyata kau... jantungku hampir-...hampir sajaa... hahh..."
LM : "Mau kemana?"
QM : "Ambil kue, dan lagi kenapa kau berdiri disitu? Aku tidak menyangka akan ada orang yang berdiri disitu!"
LM : "Apa kau tidak bisa mengecilkan suara TV nya?"
QM : "Bisa, memang kenapa? Oh, apa menggangu?"
LM : "Apa perlu dijelaskan? Dan lagi ini sudah malam, suara tawamu itu hanya akan mengganggu tetangga"
QM : "Heii, kau bercanda kan? Jarak antar rumah di sini beda dengan perumahan biasa,"
LM : "Kalau kau tidak mau menurunkan volumenya untuk manusia, setidaknya pikirkanlah para hantu,"
QM : "A-apa kau bilang? Hantu? Bercanda ya, mana ada hantu, ada-ada saja!"
Apasih! kenapa dia membahas itu, tubuhku jadi merinding!
LM : "Yah terserah saja,"
QM : "Okay, akan kumatikan, aku jadi tidak mood, aku mau tidur,"
LM : "Ya,"
Setelah jawaban terakhirnya, Li Mingyue meninggalkan Mingxia, kembali ke ruang kerja.
QM : "Kyaa, tunggu aku!"
LM : (Pfft, dasar..)
...----------------...
Kamar Utama,
22.47
Mingxia dengan santai merebahkan tubuhnya di ranjang yang cukup luas itu. Salah satu hobi Mingxia selain memasak dan desain adalah, ya, pujaan banyak wanita, Idol Grup!
Uhmm .. Oh ya!! WIS7ERIA! Sudah lama sejak setelah menikah aku belum sempat melihatnya...
Astagaa...
Mingxia dengan gesit mengetikkan nama grup idol dalam mode searching CaoTube nya.
'WIS7ERIA'
-kluk-
Sip! Kyaa!!
Sudah banyak unggahan tentang mereka...
Ah, ini yang terbaruu...
COMEBACK?!!
Oh..oh,..Wenjun! Yohan! Xiaojii!!
QM : "Kyaahahaha!!"
QM : "Konser!"
Mereka akan comeback konser! Dimana-dimana?...umm...
QM : "Kyaa!! Itu di kota X! Dekat sini!! Aku harus mengabari Yan Yan!!"
Mingxia bergegas menghubungi Yan Yan,
'Tu-utt-'
__ADS_1
'Tu-utt-'
-kluk-
YY : "Hei! Xixi! Tolong atur waktumu denganku! Kau tahu kan ini jam tidurku?!"
QM : "Ahh! Benar.. ahahha, maaff..."
QM : "Aku terlalu senang itu bisa berpikir! Kyaahaha!"
YY : "Ada apa....? Hoaah... katakan cepat..."
QM : "WIS7ERIA!! COMEBACKK!! KYAAA!"
YY : "APA?!! APA KAU BILANG?!! COMEBACK!!! KYAAAA!!!"
QM : "IYAAA, AKU PESAN TIKET SEPERTI BIASA YAA!
YY : "YAA YAA, SUDAH DIATUR, DIA LAGGANAN KITA! HAHAHAHAHA!"
QM : "YASUDAH! TIDUR LAGI SANA! AKU MAU MARATHON! DAHH!"
YY : "YAA, DAAH"
-kluk-
Suara Mingxia memang tidak bisa di rem. Otu masih saja terdengar sampai ruang kerja Li Mingyue walaupun tidak terlalu keras.
Hahh... Kenapa lagi dengan wanita itu,
...----------------...
Ruang Kerja Li Mingyue
01.30
Hening,
Bahkan suara detik jam pun terdengar.
'tik -tok'
'tik - tok'
Lapar..
Apa tidak ada makanan? Kami makan di luar tadi, jadi Mingxia tidak memasak apa pun.
Dan lagi, sepertinya dia sudah tidur...
Mingyue berjalan menuju dapur sambil melihat-lihat,
Tentu saja tidak ada apa pun, hanya buah-buahan dan minuman penyegar di kulkas.
Eh, tunggu- ada kue dan makaron yang masih tersisa, bahkan kue nya masih utuh. Akan aku makan satu kue nya.
Tanpa sepengetahuan pemilik, dengan santainya Li Mingyue mengambil satu potong kue dan beberapa makaron, kemudian membawanya kembali ke ruang kerja.
Ternyata makan di jam segini cukup nikmat, suasananya sepi dan damai. Sangat menenangkan.
Setelah menghabiskan kue dan makaronnya, Li Mingyue kembali bekerja..
...----------------...
Li Mingyue selesai dengan semua pekerjaannya dan menuju ke kamar untuk tidur.
Membuka kamar, dan seperti biasa Mingxia telah tertidur pulas.
Merangkak ke kasur, Mingyue kemudian merebahkan tubuhnya. Namun, setelah dipikir-pikir, memang dirinya tidur jauh lebih nyenyak dari biasanya. Selain bersih, Mingxia juga bukan tipe yang bergerak-gerak saat tidur. Jika dia sudah berada diposisi itu pada awalnya maka sampai esoknya tetap akan seperti itu.
Sepertinya keberadaan manusia lain di ranjang ini telah memberikan suasana baru yang lebih nyaman.
...----------------...
05.00
-Tiiit-
-Tiiit-
QM : "Huaah, ergh...Mingyue.."
Mingxia terbangun oleh suara alarm, namun sepertinya dirinya terlalu malas untuk sekedar bangun dan mematikannya.
-Tiiit-
-Tiiit-
QM : "Mingyue-ge.. matiin..,"
'Buk-buk'
Mingxia menepuk-nepuk paha Li Mingyue seperti sudah tau dimana posisinya.
Ya benar, seperti kemarin dia masih menempel di belakang punggung Mingxia.
'Puk-puk-
QM : "Yue-ge...banguun..."
'deg'
Sontak Mingyue benar-benar terkejut dan terbangun.
Ckk, ada apa... ugh kepalaku sakit.
...
system load. . .
Tidak mungkin!
Tu-tunggu, apakah tadi aku tidur dengan menempel Mingxia?!
Ckk, bagaimana aku bisa tidur seperti itu?!
-Tiiit-
-Tiiit-
__ADS_1
-Tii- -
Li Mingyue berhasil mematikan alarm,
Sambil masih merasa aneh dan bingung, Li Mingyue melanjutkan bangun tidurnya yaitu pergi berolahraga.
LM : "Xixi.. olahraga tidak?"
QM : "Ehm,"
LM : "Apa maksudmu? Bicara yang jelas,"
QM : "Ngga... belikan susu kedelai nanti ..."
LM : "Ok,"
Li Mingyue bergegas untuk olahraga rutinnya.
...----------------...
Pukul 06.30
Li Mingyue baru saja sampai di rumah dengan kantong plastik berisi susu kedelai.
Dengan aroma yang menyerbak, secara otomatis Mingyue pergi ke dapur.
Sosok Mingxia terlihat tengah berkutik dengan peralatan dapur.
Mingyue mendatanginya,
LM : "Ini,"
QM : "Uhm! Okee Terimakasihh!"
Meletakkan susu kedelai Mingxia di meja.
Setelah itu Mingyue membersihkan dirinya, mandi. Bersiap untuk bekerja.
Di lain sisi, Mingxia telah siap dengan masakannya. Memang, masakan tidak pernah gagal!
Hmm!
Tinggal menyiapkan bekal Yue-ge ..
Eh,
Apa tadi? Aku memanggilnya apa? Ge?
Yang benar saja!
Sejak kapan aku jadi terbiasa begitu?!
-kluk-
Pintu kamar mandi terbuka, dan...
ini kedua kalinya Mingxia melihat Mingyue dengan hanya handuk kimononya.
QM : "Ahh! Kenapa sih tidak mandi di kamar saja?! Pikirkanlah penampilanmu saat di depan wanita!"
LM : "Hm? Memangnya kenapa? Lagipula kita sudah menikah,"
QM : "Ap-apa? Sejak kapan kita menikah betulan?! Dari awal kau bilang ini- ..."
LM : "Aku tidak pernah mengajak untuk menikah bohongan, dan tidak ada syarat apapun,"
Ah... aku kehabisan ide, itu benar, tidak ada kesepakatan apapun, dan juga .. syarat apapun!
LM : "Bukankah kau juga yang mencuci semua pakaianku dan menjemur nya, lalu apa lagi yang perlu disembunyikan?"
QM : "Kyaa!! Kenapa kau membahas itu! Kau tidak tau bagaimana perjuanganku untuk menutup mata setiap kali melakukan itu! Dan lagi! Kenapa kau tidak berinisiatif untuk mencucinya sendiri?!"
LM : "Bisakah kita hentikan ini? Kau akan terlambat."
QM : "Aku? Kenapa kau sok peduli padaku? Lagian, bukannya kau juga akan terlambat?!"
LM : "Setiap kali aku ingin mencucinya, itu sudah tidak ada di keranjang, itu bukan salahku."
QM : "A-apa? Jadi itu salahku?!"
LM : "Aku seorang bos, jadi jangan khawatir akan terlambat,"
Ckk, menyebalkan!
QM : "Hrrggh! Huh! Minggir, aku mau mandi!"
LM : "Pfft..."
Li Mingyue pergi menuju kamar atas untuk mengganti pakaiannya.
......................
Selesai dengan pakaiannya, dirinya, Li Mingyue kembali turun untuk sarapan.
'Drrt... drrt'
Ponsel Mingxia yang ada di atas meja makan bergetar, tanda seseorang menelpon.
'Drrt... drrt'
Siapa pagi - pagi menelpon Mingxia? Ibu?
Karena penasaran, spontan Mingyue meraih ponsel itu dan membaca nama pemanggil.
'Cute Ming Jun'
Cute Ming Jun? Siapa Ming Jun?
...****************...
...****************...
...-BERSAMBUNG-...
...****************...
...****************...
Hola, ma readers, terus dukung author ya..
__ADS_1
Berikan ❤️ kalian...🤓