Flash Marriage : My Nerd Husband

Flash Marriage : My Nerd Husband
Eps. 5. Persiapan


__ADS_3

Setelah makan malam bersama itu berakhir, Aku dan ibu saling berpamitan dengan ayah dan ibu Mingyu. Dan kemudian pulang ke rumah dengan tumpangan dari Li Mingyu yang masih saja dengan sandiwaranya. Oh ya, dan benar saja dia membelikan cangkir teh bagus untuk ibu!


Keesokan harinya,


Sebenarnya aku merasa lebih lelah hari ini, tapi entah apa penyebabnya masih saja kupikirkan. Oh, tentu saja, aku baru ingat, hari ini aku mengajukan cuti ke kantor tempat kerjaku untuk mempersiapkan perayaan pernikahan. Dan tentu saja karena itu, masih pagi ketika aku mulai membuka ponselku dan banyak sekali pesan chat yang masuk dan hampir semuanya menanyakan apakah aku benar-benar akan menikah. Aku hanya melihatnya dan mendengus.. huft. Kumatikan lagi ponsel itu, tak kugubris dan bergegas untuk bangkit dari tempat tidur menuju kamar mandi.


Hari ini, si sibuk Li Mingyu membagi tugas persiapan pernikahan kepadaku, dan segunung persiapan dalam kertas tipis harus dilakukan hari ini agar persiapannya bisa pas. Untuk ukuran orang sibuk, bagaimana mengatur pernikahan dalam waktu satu bulan?! Air mataku hampir jatuh!


Bagaimana bisa? Dalam lembaran itu tertulis 'Persiapan Tanggal 15 Oktober" ! Apakah berarti ada yang dilakukannya di tanggal 17 dan seterusnya? Konyol sekali! Memangnya ini pengajuan proposal?! Atau apakah dia sebenarnya sudah mempersiapkan ini dari dulu?


Karena aku sadar otakku tidak bisa mencerna semua ini, aku terpaksa mengambil ponsel dan menelepon Li Mingyu.


Setelah beberapa saat, masih saja dengan dering khasnya, ponselku belum menandakan tanda-tanda akan ada jawaban dari pria itu.


Aku sengaja menelponnya berkali-kali, dan ini sudah yang ke 7 kalinya, entah kenapa aku jadi senang, hahaha. Pasti dia merasa sangat frustasi! Ah, tapi apa jangan-jangan di memblokir nomorku?! Awas saja!


Lagi, aku mengulanginya untuk yang ke-8. Dan..


Ya, kali ini pria sial*n itu akhirnya menjawab.


LM: "Apa?"


QM: "Kau tidak menyuruhku melakukan semua ini kan?"


LM: "Oh, kau mau?"


QM: " Ya, kalau kau ikut! Dasar breng-.."


LM: "Apa?!"


Tidak-tidak, Xi Xi, berpikirlah rasional, tenang.., kau adalah air.. , jangan emosi.. huh... haahh..


QM : "Ehemm, jadi bagaimana tuan Li Mingyu, Bagaimana aku harus mengerjakan ini?"


LM : "Kerjakan saja yang kau mampu, catering, fitting gaun, dan dekorasi."


QM : "Uangnya?"


LM : "Rekeningmu."


QM : "345**********"


LM : "Gunakan dengan baik."


QM : "Ya. Lalu bagaimana jika tak sesuai denganmu?"


LM : "Terserahmu saja, aku tak berharap pada wanita."


QM : "A-Apa?!..( Tut, tut, tut)"


Ha! Beraninya dia! Pria sial*an! Dia pikir wanita sangat tak profesional ya?! Enak saja membandingkan aku dengan wanita-wanita modal tampang itu!


Memangnya aku berharap dia akan ikut?! Yang benar saja! Kalau begitu aku akan mengaturnya sesuai keinginanku!

__ADS_1


Toko catering, I am coming!


Sampai di toko catering, aku segera masuk dan menghampiri pelayan untuk melakukan pemesanan. Tentu saja, sebelumnya aku sudah mengecek, apakah pria si*l*n itu sudah mentransfer uangnya, dan ternyata dia benar - benar kilat, sejumlah angka yang lumayan banyak menambah saldo rekeningku, bagus!


Karena pasti yang datang adalah para kerabat dan teman - teman, jadi sedikit - sedikit aku tahu makanan kesukaan mereka.


Aku memesan banyak makanan seafood, dan beberapa makanan tradisional, berbagai jenis minuman, dan banyak kudapan.


Karena aku memesan catering di tempat langgananku, jadi pemilik melayaniku dengan cepat, tak banyak cek-cok dari mereka karena sudah mengenal gayaku dan aku bisa selesai untuk tugas ini.


Untuk bagian lokasi pernikahannya, Li Mingyu bilang terserah saja, jadi aku segera memilih hotel yang bagus untuk ini, haha! Ini kan bukan uangku, jadi akan kubuat semaksimal mungkin, hehe lagipula ini pernikahanku, tentu aku harus terlihat bahagia!


Hotel Estelle, sangat megah, rating pelayanan tinggi, kebersihan sangat baik, dan mewah. Aku memimpikan akan mengadakan pesta pernikahan di sana, dan benar saja itu terjadi!


Aku segera masuk, dan berunding singkat dengan manajer hotel, aku memilih lokasi yang paling mudah dicari oleh tamu undangan, dan manajer menyarankan ballroom lantai satu yang paling strategis dan luas. Dan aku pun setuju, aku mengatakan tidak ingin memesan vendor dari hotel, dan akan memilih sendiri. Menentukan tanggal dan menjelaskan segala perinciannya. Dan kesepakatan kami diraih dengan sangat mulus. Menutup mulut seseorang adalah kemampuanku, ha!


QM :"Uangnya sudah saya transfer."


Manajer : "Baik, Nona. Terimakasih. Silahkan lewat sini."


QM :"Baik."


Aku berjalan keluar, huft.. sangat melelahkan hari ini. Tapi masih belum selesai! Orang gila itu menyuruhku untuk melakukan ini semua dalam satu hari sendirian, kalau aku bukan orang toleran yang handal, tidak ada yang bisa bertahan dengannya barang satu detik pun!


Untungnya aku adalah orang yang punya banyak koneksi. Oh, apakah aku belum bilang bahwa aku adalah seorang desainer interior, walau aku berfokus pada desain interior rumah, karena kemampuanku aku tetap saja banyak ditugaskan di mana-mana, seperti membantu banyak Wedding Organizer yang bekerja sama dengan Perusahaan tempat kerjaku. Hmm.. kalau dipikir-pikir ternyata aku wanita yang langka.


Ah, sudahlah. Aku putuskan untuk melanjutkan ke tujuan berikutnya, WO! Karena aku sudah memesan catering, dan venue sendiri, jadi aku hanya akan berbincang tentang desain interiornya.


hahhh... kepada siapa aku harus mengeluh! Masih kurang satu lagi! Fitting dress! Ayoo, ayo Xixi, kau bisaa!!


Ini juga sudah hampir sore, apakah masih ada yang buka?!


Aku berputar-putar hampir mengelilingi seluruh kota dan tetangganya. Dan Astaga! ini benar-benar hari keberuntunganku, masih ada toko gaun yang buka, dan itu pun aku tahu ratingnya tinggi!


Aku menuju ke sana, dan memilih beberapa gaun untuk dicoba, dan pertanyaan menyebalkan pun terdengar dari pelayan toko.


Pelayan :"Nona, apakah Anda hanya sendirian?"


QM :" A - Ah iya, aku sendiri. Kami akan menikah diwaktu dekat ini, jadi kami membagi tugasnya, dia orang yang sangat sibuk."


Pelayan :"Wah, Anda benar-benar baik."


QM :" Hahaha, tentu saja, dia adalah calon suamiku.."


Suami? Helloo? Sampai kapan aku harus seperti ini? Apakah tidak ada kesepakatan untuk bercerai sebelumnya, biasanya kan di novel- novel seperti itu!


Yah, sudahlah. Aku memang hanya bisa begini.


Kemudian, setelah hampir 1 jam aku mencoba gaun, aku menentukan pilihanku kepada 4 gaun pengantin, 2 gaun khas tiongkok, dan 2 khas gaun pengantin biasa dengan masing-masing warna, merah, putih, dan emas. Oh, dan tunggu, aku tidak tahu ukuran baju Li Mingyu!


Jadi, aku mengatakan pada manajer toko agar menyiapkan baju pasangan dari gaun yang kupilih tadi.


QM :" Kakak, suamiku bilang dia akan datang sendiri untuk mengepaskan ukuran, jadi tolong siapkan baju yang match dengan gaunku tadi."

__ADS_1


Manajer :" Baik, Nona. Desainer kami akan segera menyiapkannya, Anda tidak perlu khawatir."


QM :" Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu, terimakasih,"


Manajer :" Hati - hati Nona."


Aku berjalan keluar dan segera masuk ke mobil untuk pulang.


Dan aku sampai di rumah pada jam 7 malam, tentu saja sambil aku makan malam di luar.


Aku membuka pintu, dan saat melewati ibuku, dia berkata,


QY : "Xi'er, darimana saja, kenapa baru pulang?"


QM :"Aku baru saja menyiapkan persiapan pernikahan dengan Min.. Yu'ge, Bu,"


QY :"Wah, benarkah? Kenapa kau tak mengajak ibu! Aku juga ingin lihat gaunmu! Dasar anak ini!"


Yah, pasti tahulah. Ibuku mengatakan itu sambil menjitak kepalaku!


QM :"Ah, sakit, Bu. Tenang saja, aku sudah memotretnya, lihat ini."


Aku mengambil beberapa buah foto dari tasku dan menyerahkannya pada wanita tua di depanku itu.


QY :" Wah, lumayan juga anak ini, pilihanmu bagus juga Xi'er!"


QY :" Bagaimana dengan Mingyu, dia tidak foto?"


QM :"Tentu saja pilihanku bagus. Dan emm, tidak. Yu 'ge sedang sibuk, jadi setelah fitting baju kami ke rumah Yu'ge sebentar untuk mengambil mobil, dan aku pulang."


QY :" Wah, kau sampai ke rumahnya! Ingat kalau kalian belum menikah! Mengerti?"


QM :" Iya, iya. Yasudah Bu. Aku mandi dulu."


QY : "Iya sana, mandi dan tidurlah."


Selesai mandi yang sangat menyegarkan itu, aku melemparkan tubuhku ke kasur, meraih ponselku, dan meng-klik nomor Li Mingyu untuk mengirimkan pesan padanya.


*percakapan di ponsel Mingxia.


QM :"Li Mingyu, aku sudah memesan catering, memilih lokasi pernikahan, desain interiornya, dan fitting gaun. Oh ya, kau harus mengepaskan kemejanya dengan gaunku, hubungi saja toko ini, 8656*****, atau langsung ke website saja."


LM :"Ya."


Ha?! Apa? Itu saja jawabannya? Dasar pelit!


LM :" Itu cukup. Aku akan lakukan yang lain. Kirimkan daftar orang yang akan kau undang."


QM :"Oke, Baiklah sayang..."


Astaga, benar - benar arogan sekali dia. Dasar pria si*l*n! Hah.., aku akan meminta bantuan ibu untuk ini.


Bahkan dia tidak membalas pesan terakhir ku, jahat sekali. Padahal aku hanya menambahkan kata sayang haha.

__ADS_1


__ADS_2