Flash Marriage : My Nerd Husband

Flash Marriage : My Nerd Husband
Eps. 4. Pertemuan Keluarga


__ADS_3

Tak sabar, akhirnya aku membuka ponselku, dan mulai menelponnya. Aku hanya menemui suara ‘tut..tut..tut..’ sampai akhir tanpa jawaban. Benar - benar mengesalkan! Tau begini, sebaiknya kami naik taksi saja.


Tinggal 20 menit lagi, dan tidak beberapa lama akhirnya dia datang, ya, maksudku Li Mingyu!


Dengan mobil mengkilap miliknya, dia menghampiriku dan ibuku, pelan - pelan. Kemudian dia membuka kaca jendela mobilnya dan menganggukkan kepala ketika mengetahui ibuku berda di sana. Kemudian, dia turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk kami.


LM : “Selamat malam, Ibu mertua. Maaf atas keterlambatan saya. Silahkan Ibu mertua masuk.”


*Ibu Mingxia bernama Qi Yun, jadi untuk sekarang author akan menyingkatnya menjadi ( QY)


QY : “Wah, kau sangat sopan, Nak. Beruntungnya anak manja itu.”


LM : “Terima kasih, Ibu mertua. Oh iya, Xixi, ayo masuk. Kenapa kamu masih di sana?”


What?! Mulus sekali akting-nya, dia aktor ya? Dan dia benar - benar memanggilku ‘Xixi’ dengan sangat lancar dan fasih! Apa dia berlatih untuk ini? Tentu saja aku menatapnya nanar dan dia hanya membalas tatapanku dengan senyuman licik! Dasar orang ini!


QM : “Ah, I - Iya. Aku masuk,”


Ah lihat saja! Aku akan membalas perbuatanmu dengan yang lebih menjijikkan!


Ibu : “Nak Mingyu, sepertinya kalian sudah sangat dekat, Hahaha. Dan kau sampai repot - repot menjemput kami, bagaimana dengan besanku?”


LM : “Ibu mertua tidak perlu khawatir, ibu pergi bersama ayah. Mereka menyuruhku untuk menjemput kalian.”


Aku masih memperhatikan mereka berdua, bagaimana mereka bisa akrab dengan hanya bertemu sekali! Siapa yang akan membelaku jika ibu juga berpihak pada Li Mingyu s***an itu! Jelas sekali dia ingin mempermainkanku!


LM : “Xixi, ada apa? Kenapa kamu diam saja?”


Ibu : “Haha, Nak. Kau ini perhatian sekali, biarkan saja anak manja itu.”


Waktunya pembalasan! Dari tadi tidak ada topik yang cocok untuk dibicarakan, terima kasih sudah memancingku!


QM : “Tidak apa – apa, Yu-ge*. Aku hanya gugup , bagaimana kalau ibu dan ayah mertua tidak suka denganku?”


LM : “Tidak usah khawatir Xixi, karena kau sangat manis pasti mereka akan menyukaimu, aku janji.”


Ibu : “ Wah, nak Mingyu kau sangat menentramkan.”


*panggilang - ge’ : panggilan kakak laki - laki di China


Benar – benar aktor profesional! Mungkin aku tak bisa mengalahkannya sekarang! Tapi lihat saja nanti!

__ADS_1


Tidak lama kemudian, kami sampai di Restoran MayQueen seperti yang dijanjikan tepat waktu. Kami turun dari mobil dan bergegas masuk ke restoran. Yah, restorannya lumayan juga, cocok untuk pertemuan seperti ini.


Kami masuk bersama - sama. Tapi, yang paling membuatku kaget adalah setelah turun dari mobil, dan membukakan pintu mobil, spontan dia mengulurkan tangan mempersilahkan pada ibuku untuk berjalan lebih dulu dan memandu ibuku masuk ke dalam restoran terlebih dulu. Lalu, aku sangat kaget setelah itu karena Li Mingyu menghampiriku yang berjalan di belakang. Tiba - tiba kepalanya mendekat ke arahku, lebih tepatnya ke telingaku dan membisikkan sesuatu.


LM : “Bekerja samalah,”


Dia bicara dengan tampang dingin dan terkesan sangat arogan!


QM : “Aku tahu.”


Yah, tentu aku tak punya niatan juga untuk membalasnya.


Kemudian dia menyodorkan tangannya padaku, seperti akan menggandeng, dan benar saja dia melakukan itu, aku melirik padanya sekilas saat kami berjalan menuju meja yang sudah dipesan, dan memang kuakui kemampuan aktingnya berada di kelas yang berbeda denganku!


Saat sampai di meja yang ditentukan, tentu aku melihat kedua orang tua dengan wajah asing yang duduk berdampingan. Mereka berdua kelihatan ramah dan juga menyapaku dengan nada yang ramah dan lembut.


Kemudian Li Mingyu memperkenalkan aku dan ibuku setelah itu kami pun di persilahkan duduk. Sepertinya mereka sudah mengatur tempat duduknya terlebih dahulu. Dan, alhasil aku duduk di samping Li Mingyu dan di depanku adalah Ayah mertua yang kuperhatikan dari tadi melihat ke arah Li Mingyu dengan tatapan tajam seperti interogasi, sedangkan saat ke arahku Ayah mertua tersenyum. Sebenarnya ada apa di antara ayah dan anak ini!?


Tak berapa lama, akhirnya makanan kami pun datang. Wah! I - ini bukankah berlebihan? Makanan kesukaanku dan kesukaan ibuku juga ada di antara tumpukan makanan itu! Mungkin sisanya adalah makanan favorit dari Ayah dan ibu mertua serta Li Mingyu.


Dan setelah makanan tersaji, kami berbincang - bincang sebentar.


*Ibu Li Mingyu bernama Li An dan Ayahnya bernama Li Jun. Mulai dari sini author akan menggunakan singkatan nama menjadi (LA) dan (LJ).


QY : “Oh, itu tidak benar, Nyonya Li. Justru aku yang harusnya berterimakasih pada kalian berdua dan Nak Mingyu...Hahaha”


LA : “Hahaha.. .Oh, apa hanya Nyonya Qi dan Nak Mingxia saja yang datang?”


QM : “...”


Tentu setelah mendengar kata - kata dari Nyonya Li, hatiku rasanya sesak dan aku pun tak bisa berkata - kata.


QY : “Oh, Ayah Mingxia mungkin melihat kita dari atas... ”


Nada suara ibu semakin membuatku tertunduk. Namun, tiba - tiba aku merasa seseorang mendekatkan wajahnya ke arahku dan kemudian mengelus kepalaku, ya itu pasti Li Mingyu. Aku tak bisa menolak karena ini bagian dari rencana, walau begitu ini terasa sangat hangat dan lembut untuk ukuran orang sepertiku yang sudah bertahun - tahun tidak mendapatkan elusan di kepala.


LM : “Kau kenapa, Xixi? Apa kau baik - baik saja?”


Ya! Aku tidak boleh seperti ini terus!


Setelah itu aku mengangkat kepalaku dan memberitahu semua bahwa aku baik - baik saja. Yah, sebenarnya aku lebih terkejut dengan sikap orang sombong di sampingku ini, aktingnya benar- benar seperti top star!

__ADS_1


QM : “Sebaiknya, kita makan saja, Haha..”


LA : “Oh.. maafkan aku Xi’er dan Nyonya Qi , aku tidak tahu kalau..”


QY : “Tidak masalah Nyoya Li, memang seperti itu adanya... tidak perlu merasa sedih,”


LJ : “Eh.. Benar kata Xi’er, mari kita makan saja..”


QY : “Nyonya Li, anakmu sangat tampan dan sopan, pantas saja Mingxia bisa jatuh hati padanya... Hahaha,”


LA : “Ah, itu tidak benar, justru setelah aku melihat Xi’er secara langsung aku sangat lega.. Anak nakal itu harus kupaksa berapa kali baru mau menikah...Benar - benar merepotkan..”


LJ : “Itu benar. Nyonya Qi, percuma saja wajah tampan kalau tidak berguna... ”


Aku yang mendengar semua percakapan mereka merasa aneh sekali, dan lagi laki - laki di sampingku ini hanya diam saja.


Namun, setelah beberapa saat dia tiba - tiba mengambilkanku daging yang berada di mangkuk kecil di dekatnya.


LM : “Ini daging, makanlah. Xixi, kau diam saja dari tadi, apa makanannya tidak enak?”


QM : “Eh, tidak kok, makanan ini adalah yang paling enak yang pernah kumakan.. Hehe”


QM : “Kalau begitu, bukankah Yu - ge suka pasta.. ini aku ambilkan... makan yang banyak! Kau terlihat sangat kurus Yu - ge.”


LM : “Oh, baiklah Xixi.”


Sepertinya, tanpa kusadari para orang tua melihat ke arah kami. Seketika aku merasa malu, namun segera kusingkirkan. Kemudian mereka pun mulai memperhatikan kami terus dan itu menandakan akting kami berjalan mulus dan akan terus berlanjut!


LA : “Wah, mereka sudah sedekat ini ternyata. Xi’er, kalau begitu ibu titip anak yang keras kepala ini ya..”


QM : “Eh, I- iya Ibu! Te - tentu saja.. Haha,”


LJ : “Kalau dia membuatmu sedih, katakan saja padaku dan akan kuberi pelajaran anak itu! ”


QY: “Bukankah mereka sangat serasi..”


LA: “Kau benar, Nyonya Qi. Jadi kapan tanggal pernikahan akan dilangsungkan? Aku pikir secepatnya saja..Hahaha,”


LJ : "Itu benar, aku sudah mencari tanggal - tanggal yang baik,"


QY : "Iya, aku juga setuju.. Hahaha,"

__ADS_1


Kemudian para orang tua itu mendiskusikan tanggal pernikahan yang tepat untuk kami, yah meskipun secara hukum kami sudah dinyatakan sebagai suami-istri. Namun, para orang tua menginginkan pernikahan ini dirayakan secara besar. Jadi, hasil akhir dari tanggal pernikahan adalah pada tanggal 14 November! Itu tepat satu bulan dari hari ini!


__ADS_2