Flash Marriage : My Nerd Husband

Flash Marriage : My Nerd Husband
Eps. 27. Setitik Rasa


__ADS_3

'Drrt... drrt'


Siapa pagi - pagi menelpon Mingxia? Ibu?


Karena penasaran, spontan Mingyue meraih ponsel itu dan membaca nama pemanggil.


'Cute Ming Jun'


Cute Ming Jun? Siapa Ming Jun?


...****************...


Sebaiknya ku angkat atau tidak?


Dia sudah menelpon 3 kali.


Mingyue yang kesal dengan dering telepon dari seseorang yang tidak dikenalnya, akhirnya mengangkat telepon itu.


-Percakapan telepon Mingxia - Ming Jun-


LM : "Ya, silahkan bicara"


MJ : "Huh? Jie?* suaramu.., siapa ini?!"


* jie jie adalah panggilan kakak perempuan di china


LM :"Saya suami Nona Qi Mingxia, ada perlu apa dengan istriku?"


Suaranya seperti seorang bocah, dan lagi sepertinya akrab dengan Mingxia. Apa pemuda yang kemarin?!


*maksud Mingyue adalah pemuda yang keluar dari kantor bersama Mingxia (Eps. 25)


Tapi, apakah mungkin suaranya seperti ini?


MJ :"Ohh!! Ternyata paman! Maaf tidak sopan, saya Ming Jun, adik sepupu kak Xixi!"


LM :"Ternyata adik sepupu, apakah kamu sedang kesulitan, dik?"


Tunggu, kenapa dia memanggilku paman sedangkan Mingxia dipanggil kakak


MJ :"Aku tidak tau apakah aku boleh mengatakan ini pada paman, tapi sebenarnya aku ingin meminta saran. Maaf jika mengganggu waktu kalian tapi karena ini mendesak jadii..."


LM :"Ya, katakan saja, ada masalah apa?"


MJ :"Begini paman, sebenarnya aku sedang menyukai seseorang dan hari ini ulang tahunnya. Aku ingin memberikan hadiah tapi aku hanya pernah bicara dengannya beberapa kali saja dan terlalu malu untuk memberikan hadiahnya. Menurut paman sebagai sesama lelaki bagaimana? Apa yang sebaiknya harus kulakukan??"


Kenapa bocah ini membahasa hal seperti ini di pagi hari? Hahh...


LM :"Jika kamu memang menyukainya, berikan saja hadiahnya dengan percaya diri. Atau jika kamu tidak bisa mengusahakannya, cukup kirimkan paket itu kerumahnya tapi hubungi dia secara pribadi untuk menerima paket itu."


MJ :"Bisakah seperti itu?!"


LM :"Ya,"


MJ :"Huwaa, paman! Kamu jenius!! Aku akan mengirimkan nya saja lewat kurir! Terimakasih paman! Sampaikan salam pada Jie Jie jugaa! Dah!'


LM :"En,"


-Telepon berakhir -


Akhirnya selesai, kenapa bocah itu tidak bisa memikirkan hal sesimpel itu?


Mingxia yang telah selesai berdandan menuju ke meja makan. Melihat ponselnya, dia spontan mengambil dan melihat-lihat notifikasi.


Muncul notifikasi panggilan tidak terjawab oleh Ming Jun, namun telepon yang terakhir terjawab. Siapa yang jawab? Mingyue??


QM :"Yue-ge, kenapa Ming jun?"


Tunggu?! Yue-ge?


Kenapa dengan wanita ini?


LM :"Tidak penting, segera makan dan berangkat lah"


QM :"Jangan lupa mengantarku, kau ingat kan?"


LM :"Hah... Tunggu aku bersiap,"


QM :"Tidak perlu, aku akan berangkat sendiri!"


(Dia menghela nafas?!)


LM :"Kenapa tiba-tiba marah?"


Setelah hanya beberapa suapan dan segelas susu kedelai, Mingxia yang sebal dengan jawaban Mingyue, memutuskan untuk berangkat kerja sendiri.


Tanpa menunggu Mingyue, dirinya berjalan keluar rumah.

__ADS_1


Astaga! Kenapa lagi wanita ini?! Aku benar-benar tak habis pikir.


Peka dengan sikap Mingxia, Mingyue dengan terburu-buru memanggil dan menghentikan Mingxia.


LM :"Mingxia, sudah kubilang akan mengantarmu, jadi berhenti."


QM :"Tidak perlu, urus saja urusanmu sendiri"


LM :"Hei, bisakah kau tidak seperti ini?"


QM :"..."


LM :"Mingxia!"


Mingxia dengan tegas tetap melangkahkan kakinya keluar rumah. Alhasil hal tersebut memancing Mingyue untuk berlari turun kembali menghentikan Mingxia.


Setelah berhasil menyusul, Mingyue dengan otomatis meraih tangan Mingxia dan menggenggamnya erat, agar dia berhenti.


LM :"Aku minta maaf, tolong jangan marah lagi, apakah kamu ga capek marah-marah terus?"


QM :"Kalau kau tidak mau mengantar ya sudah, aku tidak memaksa. Kapan aku marah? Aku tidak marah kok,"


LM :"Mingxia.. Aku bercanda okey?"


QM :"Ahh! Sudahlah, aku mau berangkat sendiri! Minggir, kau menghalangiku, aku terlambat,"


LM :"Xixi! Lihat, aku sudah bawa kunci, akan ku antar, tunggu disini, aku akan mengeluarkan mobil dulu."


Li Mingyue mengatakan itu dengan menangkup wajah Mingxia menggunakan kedua tangan dan menunjukkan kunci mobilnya. Mingxia yang kaget dengan sikap Li Mingyue membuat wajahnya jadi memanas dan jantungnya berdegup.


Ini hal yang aneh! Kenapa aku tiba-tiba deg-degan! Ini semua gara-gara Mingyue g*la!!


QM :"Terserah kau saja,"


...****************...


Kantor HOMME, Ruang Kerja Mingxia.


Sudah hampir jam makan siang, tapi anehnya perasaan Mingxia tentang kejadian tadi pagi masih terasa.


Jantungnya masih tersisa degupan aneh jika memikirkan kembali perasaan tadi.


Dasar Mingyue! Bagaimana bisa dia membuatku seperti ini?!


Dia mengatakan tidak akan ada cinta dalam hubungan kami. Tapi jelas bahwa sikap dan perkataannya sangat tumpang tindih!


Tunggu- dia tidak menganggap ku ibu pengasuh kan? a-atau pelayan?! Makanya dia bisa bersikap normal denganku, jelas ini berbeda dengan saat awal-awal kami bertemu.


Aku yakin dia sudah banyak mengencani wanita dengan wajahnya, sampai dia muak?


Arghhh! Dasar Xixi gila! Apa yang kau pikirkan!


Mingxia mencoba menyadarkan kembali pikirannya dengan menepuk-nepuk ringan pipinya.


...****************...


Kantor Jun Jie Corp.


Ruang Presiden Direktur


Lagi-lagi Sekretaris Bo diminta untuk memanaskan hidangan bekal makan siang milik bos nya.


Ingin rasanya dia mencicipi sedikit masakan itu, tapi... Lagi-lagi itu mustahil!



Sumber : pinterest.com


Berjalan kembali menuju ruang bos nya, dirinya, sekretaris Bo memecah suasana sunyi ruangan itu.


BR :"Bos, bagaiana Anda menemukan istri seperti, Nyoya Li? Aku juga mau ..."


LM :"Kencan buta. Jika kau beruntung kau akan mendapatkan yang seperti Mingxia,"


BR :"Hah! Sungguh?! A-anda bertemu nyonya di waktu kencan buta?"


BR :"Kukira, Anda berdua sudah berpacaran dari lama. Sungguh tak terduga!"


Li Mingyue hanya mendengar tanpa menjawab semua celotehan Bo Ran.


Ya .. Jika dipikir-pikir sejak kapan aku mulai memperhatikan Mingxia?


Bahkan, sekarang kami tidur sekamar. Kemajuan yang hebat Li Mingyue... Apa kata-kata yang kau ucapkan sendiri, bahwa kau tidak menyukai wanita itu benar?


Haishh...


...****************...

__ADS_1


Hari demi hari terlewat begitu saja, rutinitas yang sama terus berulang. Bedanya adalah aku mengalami hal itu bersama seseorang.


Ya, dan tentu saja ini hari Sabtu! Kita akan kencan hari ini! Aaaa.... Aku masih deg-degan setelah hampir tiga hari terlewat! Walaupun aku dan Mingyue bertemu setiap hari, itu masih tetap saja!


Ba-bagaimana ini?! Bagaimana jika aku ketahuan!


Semenjak hari itu aku telah berkonsultasi bersama banyak teman-temanku yang ahli dalam percintaan dengan meng-anonimkan ceritaku menjadi "cerita teman" tapi entah ketahuan atau tidak, aku tidak peduli!


Mereka semua bilang itu "cinta", cinta apanya!!


Tapi, mau bagaimana pun, memang benar bahwa perasaan ini hampir sama dengan pada saat aku sangat menyukai Yi Zian! Apakah benar ini cinta?


Kumohon, jangan konyol! Ini semua gara-gara Mingyue!!


Mingxia yang telah selesai berdandan akhirnya turun ke ruang tamu.


Terlihat dari atas oleh Mingxia, sosok Li Mingyue yang telah siap dan tengah menunggu di sofa ruang tamu dengan keren?


Astaga, Mingxia! Ini terjadi lagi, jantungku lagi-lagi! Beberapa hari ini aku berusaha untuk menghindarinya.


Jujur aku senang bisa keluar dengannya, tapi aku juga takut! Bagaimana kalau dia menyadarinya?😭


Baiklah, terserah saja, aku akan berusaha!


Berusaha menyembunyikan perasaan ini tentunya!


LM :"Sudah siap? Cukup lama juga,"


QM :"Huh? A-apa?"


(Oh astaga, aku tidak dengar dia bilang apa)


LM :"Maksudku, style-nya cocok untukmu."


(Ya Tuhan, jaga mulutmu Mingyue! atau kejadian tiga hari yang lalu akan terulang. Berkat itu, Mingxia menghindarimu siang dan malam!)


QM :"Oh, iya. Terimakasih 😊!"


(Apa benar itu yang dikatakannya? Kyaaa! Aku dipuji Mingyue!!)


Mereka berdua bergegas untuk pergi dan menaiki mobil bersama.


LM :"Ada tempat yang ingin kau kunjungi Mingxia?"


QM :"Uh- Hmm ... A-aku akan mengikuti rencana mu."


LM :"Baiklah jika begitu."


LM :"Ah iya, aku minta maaf karena menghabiskan kue dan makaron mu. Karena kau terlihat tidak memakannya akhir-akhir ini, jadi daripada hanya menjadi isian kulkas aku memakannya. Jangan khawatir, aku akan membelikannya lagi."


QM :"Oh! Aku lupa jika punya itu. Ya, tidak masalah. Bagus jika kamu memakannya, itu jadi tidak terbuang."


(Aku terlalu sibuk menghindar, sampai lupa dengan ituu ..!)


QM :"Ya, tolong belikan lagi lain kali."


LM :"Tentu"


...


Setelah hening sejenak, Mingxia membuka mulutnya lagi,


QM :"Em.., bolehkah aku memanggilmu Yue-Ge? Kurasa panggilan langsung terkesan kurang sopan dan sebenarnya aku tidak nyaman,"


LM :"Ya, lakukanlah."


Sejujurnya aku cukup senang hari ini, walaupun Mingyue orangnya terlihat dingin dan arogan pada awalnya.


Dia masih mau menepati janji dan kesepakatan yang telah dibuat dan mencoba memahami ku. Apakah aku sepertinya benar-benar jatuh cinta padanya?


.....


...****************...


...****************...


...****************...


... - BERSAMBUNG -...


...****************...


...****************...


...****************...


...❤️✔️🙏🏻...

__ADS_1


__ADS_2