Flash Marriage : My Nerd Husband

Flash Marriage : My Nerd Husband
Eps. 17. Perhatian Tak Sengaja


__ADS_3

Apakah dia sudah tidur? Dia diam seperti orang mati.


Dasar babi!


Aku merasa sedang menyunggingkan sedikit mulutku?


Wanita aneh.


***


Minggu, Jam 10 Pagi.


Mingxia's POV


Ini...Apakah hari ini weekend?


Aku merasa tubuhku lemas... Padahal aku belum melakukan apapun dari tadi pagi.


Aku ingin pergi jalan-jalan keluar dengan Yan Yan. Tapi, aku sangat malas...


Aku sudah pindah tempat ke kamarku sendiri, dan sedang berbaring sekarang. Jika aku di rumah, pasti ibuku yang seperti inspektur itu sudah siap menunggu mendobrak kamarku dengan segala alat yang dia bawa... Ha-ha-ha...


Ah~ Aku jadi kangen ibu. Orang galak yang perhatian, Hi-hi!


Jika bertanya bagaimana keadaan Li Mingyu sekarang, pria tak tahu terima kasih itu sudah berangkat ke kantornya pagi-pagi tadi. Aku tidak tau apa yang sebenarnya dia kerjakan di akhir pekan. Memang workaholic akut!


Apa mungkin dia tidak sarapan pagi tadi?


Bila dipikir-pikir, dia juga pria yang jarang memperhatikan kesehatan diri, walaupun dia selalu olahraga di pagi hari, jika pola makannya abai, itu sama juga bohong.


Apa aku perlu mengirimkannya makan siang? Tapi, bahkan kantor tempatnya bekerja saja aku tidak tahu!


Kalau begitu, apa sebaiknya aku tanya ibu mertua? Tapi, bukankah itu konyol jika aku sebagai istrinya tidak tau, dan beliau jadi mencurigai kami!


Ah, lupakan saja. Aku akan menyuruh Yan Yan kemari.


Aku mengambil ponsel yang ada di meja dekat kasur dengan posisi tubuh yang masih merebah di kasur. Jujur saja, kasur di rumah ini memang sangat nyaman, halus, dan empuk! Siapa yang tidak betah berada di atasnya?


Setelah menemukan kontak Yan Yan, aku menelponnya.


Tuut-Tuut.


Tuut-...


YY: "Xixi! Ada apa? ... Jangan khawatir! Aku akan langsung bergegas ke rumahmu!"


QM: "Okee, cepat kemari aku sendiri,"


YY: "Kau tidak apa-apa kan? Aku akan segera sampai."


QM: "En. Okee~ Oh! Tolong belikan kotak makan dan botol minum baru, ukuran sedang saja... Belikan yang bagus, aku akan ganti uangmu nanti.."


YY: "Kau mau memasak untuk siapa di hari libur? Astaga! Kau tidak selingkuh kan Xixi?!"


QM: "Ha? Apa? Apa yang kau katakan itu, Ha? Kau pikir aku ini wanita macam apa? Kalaupun iya...Apa kau pernah melihatku mendekati atau didekati seorang pria? Omong kosong! Sudah, cepat kemari,"


YY: "Oh, benar juga. Bwa-ha-ha! Oke... oke, aku berangkat!"


*Di sisi lain, Yu Yan,


YY: "Dasar Xixi, bukannya tidak pernah dirayu, setiap pria yang mendekatimu pasti secara tidak langsung tertolak dengan benteng dan cara bertahan hidupmu sampai saat ini! Kau benar-benar terlalu sempurna, Xixi! Hikss,"


YY: "Bagaimana caranya si b*jing*n Yi Zian bisa menembus benteng Xixi? Oh, dan juga Li Mingyu, hanya untuk pandangan pertama? Tidak bisa dipercaya!"


*Kembali ke Mingxia


Em... Aku akan masak apa ya? Sup? Gorengan?


Ah! Bagaimana dengan Capcay, sushi, dan perkedel tahu? Aku rasa nutrisinya sudah lengkap.


Tunggu. Aku... harus tanya siapa, tempat kerja Li Mingyu? Pintu kamarnya sekarang dikunci, jadi aku tidak bisa masuk. Biar aku ingat-ingat... sepertinya kemarin aku sempat melihatnya... Apa ya...Hmm...


Dalam fail dokumen yang kemarin dia kerjakan aku melihat... kata...'Perumahan', kemudian... alamat email... tidak penting, itu email Li Mingyu, lalu... 'Leaf Fall Project'??


Aku segera mencari di internet tentang Proyek 'Leaf Fall' ini. Dan ketemu!


'Proyek Leaf Fall milik JUNJIE Corp. akan segera dirilis. Rencananya akan ada lima tema dalam proyek....'


Apa dia bekerja di perusahaan konstruksi 'JUNJIE Corp.'?


Wah, hebat! Padahal Kontruksi JUNJIE ini adalah perusahaan baru, tapi dalam beberapa tahun terakhir sangat terkenal dan harga sahamnya terus melonjak!

__ADS_1


Apa aku boleh datang ke perusahaan itu? Bagaimana kalau aku diusir?


Apa aku perlu menelpon Li Mingyu? Tapi... pria itu kan?...


Ah, terserah! Yang penting telepon dulu!


Tuut-Tuut...


Tuut-Tuut...


Tuut-Tuut...


Hah? Tidak dijawab?!


Apa dia sengaja?


Akan aku telepon sampai dia menjawabnya!


Kau itu sudah masuk dalam kawasanku*, jadi jangan harap bisa mengabaikanku!


*kawasan di sini merupakan bentuk dari rasa tanggung jawab, urusan.


Tuut-Tuut...


Tuut-Tuut...


Astaga! Masih tidak dijawab juga?!


...


Aku sudah memanggilnya empat kali! Tapi masih belum diangkat juga! Oke! Ini yang terakhir!


Ini membuatku khawatir! Dasar Li Mingyu aneh!!


***


Di sisi lain, di ruang kerja Li Mingyu.


Seorang sekretaris melihat bahwa ponsel milik Li Mingyu berdering dan bergetar. Namun, sang pemilik sedang berada di ruang rapat untuk berdiskusi dengan beberapa petinggi perusahaan juga.


Orang yang sedari tadi mendengar dering ponsel milik Li Mingyu, Bo Ran, mulai mendekat dan melihat siapa yang menelepon.


Apakah ada masalah? Sepertinya ini telepon darurat?


Aku mencoba melihat siapa yang menelepon. Oh! Astaga! Itu... 'Istri'?


Pfft! Seseorang dingin, kejam, dan sombong seperti Bos bisa memakai kata 'Istri' juga? Dan lagi, sepertinya, istrinya bos ini... tak kenal takut? Apa aku coba jawab saja?


Drrt... drrt.. (lagu dering)


Drrt...drrt...(lagu dering)


Oh, ini berbunyi lagi. Ini kelima kalinya, aku akan coba jawab.


***


Kembali ke Mingxia,


Lihat saja yang kali ini masih tidak dijawab!


Tuut-Tuut...


Tuut-Tuut...


'kluk'


BR: "Halo?"


QM: "Ah! Aku sudah menelepon lima kali, tau! Bikin khawatir saja!"


Aku berbicara dengan sedikit berteriak, itu reflek dari sifat 'cukup sabar' milikku.


BR: "Ah... Ha-ha. Maafkan saya, Nyonya. Tapi, bos sedang tidak berada di tempat. Ap-,"


Aku tidak mendengar apa yang dia katakan, tapi satu hal bahwa ini bukan suara Li Mingyu! Apa aku salah nomor?? Sepertinya tidak...


QM: "Hah! Ah, Maaf? Anda siapa? Eh... Sebelumnya, maafkan sedikit ketidaksopanan saya. Apakah saya salah nomor? Ini nomor ponsel Tuan Li Mingyu, bukan?"


BR: "Ah, tidak masalah, Nyonya. Saya Bo Ran, sekretaris Bos Li. Dan juga, ini benar nomor ponsel Bos Li. Beliau sedang tidak berada di tempat. Apabila ada yang ingin Anda katakan, saya akan menyampaikannya saat beliau kembali,"


Ha? Bos? Yang benar saja, si Li Mingyu itu bos. Mungkin kedudukannya seperti ku? Kepala divisi atau ketua tim mungkin?

__ADS_1


Jadi, aku mengabaikan panggilan 'bos' nya itu.


QM: "Em, Anda sekretarisnya kan? Jadi, pasti Anda tau. Tolong jawab pertanyaan saya, apakah suamiku itu bekerja di perusahaan konstruksi JUNJIE? Aku akan pergi ke sana untuk mengantar makan siang, apakah kira-kira tidak masalah?"


BR: "Ah, baik, Nyonya. Benar, Bos Li bekerja di perusahaan konstruksi JUNJIE. Dan perihal mengantar makan siang, tentu saja boleh, Nyonya. Anda bisa datang kapan pun Anda mau. Jika nanti, nyonya sudah sampai, Anda dapat menghubungi saya lagi. Saya akan memberikan nomor saya, apabila Anda kesulitan, silakan hubungi saya,"


QM: "Wah, benarkah? Terima kasih Tuan Bo, saya merasa sangat terbantu!"


Tuut-


Panggilan berakhir.


Wah! Bukankah ini bantuan besar! Kalau pria itu tidak mau memberi tau identitasnya maka akan aku cari tau sendiri!


***


Yan Yan sudah sampai.


Dia datang dengan sedikit terburu-buru, bahkan nafasnya tersengal.


Dia pasti mengkhawatirkanku, ini karena tragedi 'perampokan' milikku.


Sebenarnya dia juga tidak perlu terburu-buru, ini masih pagi. Aku juga bukan orang yang benar-benar manja. Sampai sekarang aku juga sedang berusaha untuk melupakan dan menerima kejadian buruk itu.


Dia, Yan Yan datang dengan banyak tas belanja di tangannya.


YY: "Hei, Xixi. Kau benar-benar ahli dalam membuat repot orang lain! Sekarang, beri tau aku apa yang akan kau berikan padaku sebagai imbalan!"


QM: "Ah~ Tidak separah itu. Kau terlalu berlebihan, tau. Aku akan memasak, kau ingin aku buatkan apa?"


YY: "Aku sedang ingin makan kue. Em... Bagaimana kalau cupcake? Buatanmu cukup enak!"


QM: "Apa maksudmu? Buatanku itu sangat e~nak! Okee, aku akan membuatkanmu itu."


YY: "Baik, Master. Aku salah bicara, cepat buatkan itu!"


Kami berjalan menuju dapur dan mulai memasak kue terlebih dahulu.


2 jam berlalu,


Semua masakanku sudah selesai.


Aku juga tidak percaya, padahal awalnya aku sangat malas bergerak. Tapi, sekarang bahkan aku telah memasak cukup banyak!


Darimana sumber energi itu? Ha-ha!


Aku menoleh ke Yan Yan,


QM: "Yan Yan, kau mau ikut aku?"


YY: "Hmm? Ke mana?"


QM: "Ke kantor Li- Suamiku, ayo antar aku,"


YY: "Ha?, Aku tidak mau mengganggu, pergi sendiri sana!"


QM: "Setidaknya antarkan aku sampai depan kantornya, tunggu aku di sana tidak masalah. Ayolah Yan Yan, kau sangat cantik!"


YY: "Oke, hanya sampai depan. Ayo berangkat!"


Aku berangkat menuju kantor kontruksi JUNJIE, untung saja Yan Yan sangat baik!


-Bersambung-


-


-


Halo, Semua! Ketemu lagi!


Terima kasih banyak untuk kalian semua yang setia menunggu dan membaca "Flash Marriage: My Nerd Husband"!


Tetap dukung author ya! Agar author semakin semangat dalam membuat karya!


Kritik dan saran sangat diperbolehkan, Lho! Jadi, jangan sungkan untuk mengingatkan dan memberitahu kesalahan author!


Jangan lupa like dan comment nya ya, My luph readerss!


Terima kasih banyak!!


谢谢!

__ADS_1


__ADS_2