Gadis Nakal Om

Gadis Nakal Om
17 awal dari semuanya


__ADS_3

Lendra orang yang di tunggu Selin sedari tadi seusai kelas kuliahnya namun belum datang hingga sekarang .


sudah beberapa bulan berlalu sekarang Selin sudah melanjutkan pendidikannya di salah satu universitas swasta di Indonesia.


begitupun dengan hubungannya dengan jastin yang sudah berakhir, laki-laki itu masih menganggunya selepas Vidio dirinya beredar . selama beberapa Minggu itulah jastin menganggu Selin meminta pertanggung jawabannya atas dirinya yang dikeluarkan dari sekolah.


pada saat itu masih teringat di ingatan Selin ketika jastin mencegat Selin ketika pulang sekolah, menarik gadis itu untuk masuk ke dalam mobilnya namun langsung di tepis oleh Selin.


" tks" Selin berdecak kesal menghempaskan tangan jastin yang mengengam tangannya


" ada apa lagi ? hubungan kita sudah berakhir , aku mau hidup tenang tanpa ada gangguan dari kamu.sudahlah tidak ada yang perlu di bahas lagi "


jastin terkekeh kecil seolah menertawakan ucapan Selin.


" tidak ada yang lucu " ujar Selin ingin beranjak pergi dari tempat itu namun kembali di cegat oleh jastin


" apa ? " teriak Selin


jastin menyeringai licik makin membuat Selin geram dan muak melihat wajah mantan kekasihnya itu


" gua mau minta pertanggung jawaban lu, gara -gara lu gua dikeluarkan di sekolah dan harus mengulang lagi "


apakah dia tidak sadar bahwa itu kesalahannya sendiri bukan salah Selin.


Selin berucap syukur untunglah hubungannya telah berakhir dengan laki-laki yang tidak mengetahui kesalahannya itu.


" itu kesalahan kamu sendiri , seharusnya kamu minta maaf ke aku bukannya malah melempar kesalahan ke orang lain "


selepas itu Selin benar -benar pergi masih terdengar umpatan laki-laki itu ketika Selin meninggalkannya.


"tunggu aja pembalasan gua Selin , gua pastiin lu bakal bertekuk lutut sama gua"gumam jastin dengan percaya diri


TIN ( suara klakson mobil ) membuat selin mendengus kesal berjalan menghampiri om lendra yang baru datang,tidak taukah dia Selin sedari tadi menunggu. belum lagi perutnya yang sudah lapar sehabis kelas berlangsung.


Selin membuka pintu mobil lalu menutupnya kasar dengan wajah cemberutnya.


" Om kemana aja sih ? Capek tau nungguin" ujar selin bersidekap di depan dadanya


Melihat Selin bertingkah seperti itu membuat om lendra tersenyum melihat tingkah gadis itu.

__ADS_1


" Maaf sebelumnya tadi itu macet makanya om telat sampai ke kampus "


Selin berdecak kesal bersidekap di depan dadanya , sudah beberapa kali lendra terlambat datang menjemputnya.


Itu juga di karenakan pekerjaan kantor yang sedikit banyak akhir-akhir ini,ditambah Charli sedang melakukan perjalanan luar kota.


terlihat lucu sekali bagi lendra melihat Selin dengan wajah ter tekuknya seolah penat yang dirasakan lendra menghilang melihat wajah Selin yang seperti itu.


lendra hanya tersenyum kecil seandainya Selin tidak meneliti wajahnya dia tidak akan tau lendra tersenyum.


" ngapain om senyum-senyum? kesambet di siang bolong "


" siapa yang tersenyum , om ngak ada tersenyum tuh " sanggah lendra menatap lurus jalanan


Selin mencondongkan tubuhnya menatap lendra ingin membuktikan bahwa pria tersebut tersenyum kecil sedari tadi.


cup.....


gadis itu mencium pipi lendra kemudian dengan cepat kembali ke tempat duduknya.


" hanya boleh aku yang cium , wanita lain ngak boleh.om milik aku " ujar Selin menekankan kalimatnya


hal tersebut sudah biasa di dapatkan lendra tak membuatnya terkejut lagi akan sikap Selin, gadis yang selalu mengodanya itu.


malam hari nya karena gerah dan bosan sendirian di rumah Selin berenang sedangkan lendra belum pulang sedari tadi sedangkan ayahnya sedang melakukan perjalanan kantor ke luar kota.


tin tin tin


(bunyi bel rumah)


Selin yang tengah berenang cepat-cepat ke luar kolam memakai jubah handuknya sedikit berlarian menuju pintu utama.


" om ? " ujar Selin bingung ketika lendra berdiri dirangkul oleh teman kantornya yang sepertinya tengah mabuk.


baru kali ini , lendra pulang dalam keadaan mabuk tak sadarkan diri.selin mengarahkan teman lendra menuju kamar tamu karena tubuhnya yang mungil tidak akan sanggup membopong tubuh besar lendra


setelah Selin mengantarkan teman lendra keluar dan mengucapkan terimakasih,ia kembali ke tempat lendra.


" kenapa bisa ngak sadarkan diri begini sih om ? ini bukan seperti om lendra yang aku kenal_____"

__ADS_1


ucapan Selin terpotong saat ia sedang menyelimuti lendra tiba-tiba pergelangan tangganya di tarik oleh lendra hingga membuat tubuhnya bersandar di dada bidang lendra.


"uungghhhhh" racau lendra mendekap Selin dalam pelukannya.senyuman Selin mengembang karena di peluk lendra yang tengah memejamkan mata , namun dia tidak akan bisa lama-lama dalam posisi seperti ini yang tengah memakai pakaian renang yang masih basah.


Selin hendak berdiri seketika tetesan air rambut selin membasahi wajah lendra hingga pria tersebut membuka matanya.


" mau kemana Selin ? bukannya kamu senang selalu meluk om ? " ujarnya dengan nada sedikit aneh


bibir Selin yang terbuka hendak berbicara seketika dibungkam saat bibir lendra menciumnya, Selin membulatkan matanya baru kali ini ciuman mereka di dominasi oleh lendra.


ciuman itu dilakukan perlahan dan terkesan lembut membuat Selin yang baru mendapatkan balasan dari ciuman lendra membuka mulutnya membiarkan lendra mengakses setiap inci mulutnya.


Selin mengambil nafas dalam-dalam berasa pemasok oksigennya habis. dirinya tanpa sadar ketika lendra sudah membuka jubah handuknya tanpa melepaskannya memperlihatkan tubuhnya yang masih mengunakan pakaian renang.


" om___"ujar Selin mencoba menyadarkan lendra kali ini


Selin juga merasakan hawa panas mengungkung tubuhnya , lendra kembali menciumnya ******* bibir ranum selin yang seketika membuatnya candu.


tangan Selin yang semula berada di pundak lendra berpindah mengalungi leher lendra yang menggukung tubuhnya.


Selin menggelinjang kegelian ketika lendra menghirup leher jenjang gadis itu hingga meninggalkan bekas kepemilikannya di sana.


jubah yang membungkus tubuh gadis itu sudah terlepas entah sejak kapan lendra membuangnya asal tergeletak di lantai.


" om____" ujar Selin setelah mengatur nafasnya


selin yang masih memiliki kesadaran hendak bangun walaupun dia sangat menyukai sentuhan pria itu tapi tidak dalam keadaan tidak sadar seperti ini.


namun tiba-tiba pria itu kembali mengukungnya setelah melepaskan pakaian bagian atas pria itu.


" mau kemana Selin? bukannya kamu menyukai om , sekarang nikmati


saja "bisikan suara lendra terdengar berat , suara itu seolah menjalar ke tubuh selin seperti aliran listrik.


mendengar hal tersebut Selin menelan Salivanya entah kenapa dia menjadi bergidik takut , lendra hanya menyeringai licik memandang gadis itu.


tanggannya bergerak di balik punggung Selin membuka pengait penyangga itu,tanpa kesulitan lendra berhasil melepas seutuhnya.


sentuhan sentuhan lendra seakan membuat Selin lupa atas kesadarannya hingga membuat dirinya melenguh seketika.

__ADS_1


tak lama rintihan Selin terdengar memenuhi kamar.gadis tersebut membuka mulutnya lalu mengigit bibirnya sendiri untuk menahan ledakan hawa panas atas pengerakan jari lendra di inti tubuhnya.


__ADS_2