Gadis Nakal Om

Gadis Nakal Om
kesalahan terulang


__ADS_3

Sinar matahari yang memasuki di sela gorden membuat mata lendra mengerjap beberapa kali , hingga dirinya terpaksa untuk membuka mata.


pusing , itulah yang dirasakan lendra ketika baru bangun dan menyesuaikan pencahayaan di Indra penglihatannya. tatapan lendra terpaku pada pada gadis yang tertidur di sampingnya.


glek!


lendra menelan Salivanya susah paya melihat Selin yang tertidur disampingnya, dirinya mengerti apa yang terjadi pada dirinya. tubuh polos mereka berdua yang di balik selimut menjelaskan semuanya, seketika bayangan kejadian semalam berputar di benaknya.


masih teringat di benaknya ketika dirinya merobek selaput darah gadis tersebut menerobos masuk hingga gadis tersebut berteriak mencengkram punggungnya.


" bodoh ! kenapa gua ngak bisa ngontrol diri semalam dan malah berakhir seperti ini"batin lendra


" sial !" umpat lendra memperhatikan wajah Selin yang terpejam dengan helaan nafas yang teratur.rambut gadis itu berantakan dan beberapa anak rambutnya menutupi pipi gadis tersebut.ia menyelipkan itu ke telinga,kemudian bangkit dari tidurnya ingin membersihkan dirinya berharap pikirannya menjadi tenang.


bisakah dia dianggap telah melecehkan gadis yang tertidur itu,lendra menggerutuki kembali dirinya telah merusak anak orang yang selama ini dia jaga.


gara-gara perayaan projek kantor semalam dan teman kantornya memaksa dirinya minum hingga ia lupa mengontrol diri untuk berhenti minum hingga berakhir seperti ini.


Selin terbangun merasakan sakit di inti tubuhnya, seulas senyuman mengembang di wajahnya mengingat penyatuan dirinya dengan lendra.


dirinya merasa senang ketika lendra menjadi yang pertama baginya , Selin melihat ke sekeliling mencari keberadaan pria itu namun tidak menemukannya


mendengar gemericik air dari arah kamar mandi menyakinkan Selin bahwa lendra tengah membersihkan dirinya.selin mengubah posisi duduknya bersandar di tepi ranjang menarik selimut sebatas dadanya menutupi tubuh polosnya.


" gua ngak menyangkah akhirnya bisa ngerasain ini semua, berasa seperti mimpi semuanya berlalu begitu cepat terjadi "


ceklek


(bunyi pintu di buka)


pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan lendra dengan handuk yang melilit pinggangnya .tubuh lendra berasa kaku melihat gadis tersebut tengah melihatnya , perasaan bersalahnya bertambah besar dengan perlahan lendra melangkahkan kaki mendekati gadis itu, duduk di tepi ranjang.


dirinya mengengam tangan Selin ingin meminta maaf atas perbuatannya yang telah mengambil kesucian gadis yang tengah menatapnya itu.


" maafkan perbuatan om yang udah kelewat batas, mungkin kata maaf om ngak akan mengembalikan keadaan.sungguh semalam om ngak sadarkan diri telah melakukanya, kamu bisa marah sam om , pukul om atau bisa kamu hajar sekalian.om terima apa yang akan kamu perbuat"

__ADS_1


Selin menahan tawanya sedari tadi melihat lendra mengengam tangannya seraya menunduk.


" apaan sih om ? aku ngak marah malahan senang om jadi yang pertama buat aku walaupun om lakukan dalam keadaan tidak sadar " ujar Selin menangkup wajah lendra agar menatapnya


tatapan mereka bertemu keadaan kembali hening kemudian Selin langsung mendekap lendra menghamburkan tubuhnya tanpa memperdulikan selimutnya yang terjatuh.


" I want you to be mine selamanya aku ingin om berada di sampingku " ujar Selin tengah mendekap lendra


lendra bingung tak mengerti jalan pikiran gadis itu , dengan tubuh polosnya dia malah memeluk tubuh lendra dan meminta dirinya hanya milik gadis tersebut.


lendra melonggarkan pelukan tersebut menatap gadis yang tengah duduk di pangkuannya itu.


"tidak Selin , ini semua tidak benar dan tidak seharusnya terjadi.kejadian semalam hanya kesalahan om "


" ini bukan penawaran om, yang bisa di tawar. ini sebuah kesepakatan buat om untuk selalu ada di samping aku, aku akan menyembunyikan perjanjian kita dari ayah "


selanjutnya lendra yang ingin membantah ucapan Selin, namun ter urungkan ketika tiba-tiba mulutnya di bungkam oleh bibir gadis tersebut bergerak di atas bibirnya. tangan gadis itu berpindah mengalungi leher lendra.


ciuman tersebut semakin dalam hingga tak sadar lendra membalas ciuman gadis tersebut.tangan lendra berada di kepala Selin menekannya seolah tak ingin melepaskan pangutan bibir mereka.


tangan lendra tak kenal diam mengusap pelan punggung Selin ketika pangutan bibirnya terlepas, terlihat gadis tersebut menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.


" ini semua terasa gila tak seharusnya terjadi " ujar lendra di tengah kesadarannya namun berbeda dengan reaksi tubuhnya yang tiba-tiba menyembul di balik handuknya


Selin tersenyum merasakan sesuatu tersebut di pangkal pahanya kemudian kembali menautkan bibirnya mengigit bibir bawah lendra untuk membuka mulutnya.


" oh **** " umpat lendra yang merasakan ereksi kembali akibat perbuatan gadis yang di atas tubuhnya itu.


dengan tuntunan Selin dia meraih tangan lendra menangkup dadanya mengintruksikan lendra meraih gumpalan daging tersebut .


erangan tak tertahankan keluar dari mulut Selin ketika lendra menyentuh tubuhnya memainkan intinya berulang kali.


" aaakhhhhh"


lenguhan indah itu keluar dari mulut Selin yang membuat lendra seakan lupa dengan pikirannya yang barusan menyadarkannya dirinya.

__ADS_1


sekarang dirinya malah menerobos masuk mencapai kenikmatan memenuhi inti gadis yang berada di atas tubuhnya itu.


Selin melengkungkan tubuhnya mendekap lendra ketika merasa sesuatu di bawah sana akan keluar.


"uungghhhhh"


cairan tersebut keluar seraya lenguhan panjang yang bersamaan memenuhi inti gadis tersebut mengalir di pangkal pahanya.


lendra menatap selin yang mengatur nafasnya yang masih memburu setelah pelepasan mereka , lalu ia kembali mengecup puncak gadis tersebut .


" maafkan om Selin " ujar lendra menatap wajah gadis tersebut yang masih berkeringat itu.


" om " ujar Selin menjedah ucapannya


" ngak perlu minta maaf om , udah berapa kali aku bilang.aku menyukai sentuhan yang om berikan .om lihat kan , tubuh om ngak bisa berbohong untuk tidak menolak Selin.jadi ini bukan kesalahan dan Selin menyukai kalau om yang melakukannya "


lendra mengelengkan kepalanya ini akan menjadi yang terakhir untuknya dan tidak akan mengulangi kembali kesalahannya.


" bersihkan dirimu Selin dan jangan berbicara aneh untuk hal yang barusan kita lakukan.anggap saja semuanya tidak pernah terjadi "


" what's? " ujar Selin berteriak marah


tidakkah dia sadar selama mereka melakukannya dia sangat menikmati hal tersebut, sekarang malah mengganggap hal tersebut tidak terjadi.


Selin hendak mencegat lendra namun dirinya kalah cepat ketika lendra sudah memakai celana lagi dan keluar dari kamar .


Selin ingin menghadang namun tidak mungkin dia akan keluar kamar dengan tubuh polosnya, masih ada bi Ima di rumah ini.


" baiklah om kalau itu maunya, aku tidak akan tinggal diam.nikmati saja permainannya om , lihat siapa yang akan kalah nantinya " ujar Selin dengan seringai licik di wajahnya.


pikiran lendra benar-benar kacau saat ini , bayangan bagaimana percintaan mereka barusan memenuhi benaknya.


"oh **** ! " umpat lendra sambil mengadahkan kepalanya ke atas berharap air shower tersebut bisa menenangkan pikirannya


apakah masih bisa di dinamakan ia khilaf, atas kesalahannya kali ini.ia sudah mengulangi kesalahan tersebut sebanyak dua kali

__ADS_1


__ADS_2