
Setelah beberapa menit menunggu pegawai HRD menghampiri Melisa yang tengah berdiri di depan meja mereka
"Gimana mbak apa masih ada lowongan ? tanya melisa
"Ada tapi apa kamu yakin mau jadi office girl kerjanya lumayan berat lo lagian saya liat kamu juga masih muda takutnya gak sanggup melakukan pekerjaan ini" terangnya
"Gak masalah kok mbak saya juga dah terbiasa kerja berat jadi sepertinya saya masih sanggup untuk melakukan pekerjaan ini" jelas Melisa
"Kalau gitu besok pagi kamu sudah boleh masuk kerja dan akan ada pembagian shif untuk semua office girl dan office boy jadi saya harap kamu jangan datang terlambat" tuturnya
"Baik mbak makasih banyak kalau gitu saya permisi dulu" pamit Melisa
Melisa lalu keluar dari perusahaan ia sangat bersyukur mendapatkan pekerjaan baru di perusahaan yang ternama di ibu kota
Saat di jalan Melisa tak sengaja menyenggol seorang wanita yang memakai kacamata dan berpakaian dengan merek ternama
"Eh maaf mbak saya gak sengaja" seru Melisa meminta maaf
Tak menghiraukan Melisa wanita itu langsung berjalan memasuki perusahaan yang sama dengan Melisa
"Apa dia direktur atau atasan tertinggi di perusahaan ini ya ? gumam Melisa
Melisa pun berlalu pergi meninggalkan perusahaan menuju jalan raya menunggu bus di halte yang berada tidak jauh dari perusahaan tersebut
Di kantor jaksa El sedang membicarakan hal penting dengan klien yang kasusnya sedang di tangani oleh El
"Saya sudah mencari beberapa bukti disini saya mendapatkan bukti beberapa kalung yang hilang sudah di temukan dan juga video dari kamera cctv yang berada di sekitar toko tersebut" terang Anton
"Dari yang kami selidiki sepertinya pelaku sekarang sedang bersembunyi di sekitaran ibu kota karena sudah kami lacak keberadaanya" jelas Jerry
"Kalau menurut analisa saya sepertinya pelaku merupakan orang terdekat korban sejauh ini pun saya lihat tidak ada tanda-tanda yang menunjuk kepada pelaku yang sebenarnya mereka hanya mengecoh kita" seru El
"Tapi saya liat pak ada bekas tato di lengan sebelah kirinya yang lumayan besar terlihat tersamar" tutur anton menunjukkan foto yang ia dapatkan di kamera cctv
"Kemarin saya udah ngikutin jejak pelaku terlihat dia menyimpan beberapa Kalung dan cincin di rumah kosong" timpal Jerry
"Terus kenapa kamu gak langsung amankan ? tanya Anton
"Nggak semudah itu bagaimana kalau ternyata itu hanya sebagiannya saja jadi menurut saya kita bisa ngikutin jejak mereka sampai berhasil menemukan semua perhiasan tersebut" tutur Jerry
"Kerja bagus jerry jangan sampai kita kecolongan lagi" seru El
__ADS_1
Selang beberapa waktu klien El datang menemuinya untuk membahas masalah yang baru saja mereka bicarakan
"Silahkan duduk pak" pinta Jerry
"Terima kasih, bagaimana perkembangan kasus ini ? tanya Aditya
"Kami udah menemukan beberapa bukti dan juga tempat mereka menyembunyikan sebagian perhiasan tersebut" terang El
"Ini kalung yang baru kami dapat temukan" tutur Anton menyodorkan kalung tersebut
Aditya melihat kalung itu dengan teliti menggunakan alat khusus untuk melihat perhiasan yang tengah mereka cari selama sebulan ini
"Benar ini adalah perhiasan milik keluarga kami yang ditandai pengukir di bawah desainnya yang gak bisa ditiru orang lain" jelas Aditya
"Sebenarnya kami tengah mengikuti jejak mereka di salah satu rumah kosong yang dekat dengan swalayan di sana terlihat mereka menyimpan beberapa kalung dan cincin ke dalam box kayu yang besar" terang Jerry
Aditya hanya mengangguk menanggapi perkataan Jerry dan meletakkan kembali kalung ke dalam kotaknya
"Saya yakin di balik semua ini ada seluk beluk rencana yang tengah mereka siapkan untuk menentang saya" ujar Aditya
"Kami akan berusaha terus mengusut permasalahan ini hingga tuntas" seru Jerry
"Benar yang di katakan Jerry kami akan berusaha untuk menemukan semua barang tersebut sebelum mereka berhasil membuat rencana baru" timpal El
"Menurut saya lebih baik kita coba selidiki terlebih dahulu rumah kosong yang telah di curigai Jerry" tutur Anton
"Kita gak bisa ikut campur dalam penyelidikan kamu kan tau kita ada batasan dalam kasus ini apa lagi pak Aditya tidak terlalu memikirkan barang tersebut sebenarnya yang ia butuhkan bukan itu tapi ada hal lain" jelas El
"Maksudnya hal apa ? tanya Anton
"Aku juga belum tau apa yang sebenarnya yang ia ingin kan tapi yang jelas masalah ini ada beberapa pihak yang terkait dari kecelakaan maupun perampokan kita harus lebih teliti" seru El
Anton berpikir sejenak lalu mencoba membaca kembali data data yang telah mereka temukan
"Aneh menurutku kalau dia tidak terlalu peduli dengan perhiasan itu lalu hal apa yang lebih berharga dari pada perhiasaan" tutur Anton bingung
Melisa yang sangat senang dapat kerjaan di perusahaan ternama CSL yang akan mulai bekerja esok hari ia pun pergi ke kontrakan Henry
"Assalamualaikum" ucap Melisa berdiri di luar kontrakan
"Waalaikumsalam" Henry membuka pintu kontrakannya
__ADS_1
"Loh Mel lu ngapain kesini ? tanya Henry
"Aku cuma mau bilang aku baru dapat kerjaan terus besok udah mulai masuk kerja" tutur Melisa
"Bagus lah Mel gue kira lu belum dapat kerjaan, terus lu dapat kerja dimana ? tanyanya semangat
"Parah banget sih kamu hen gak nyuruh tamu duduk dulu" cemberut Melisa
"Oh ya ampun sorry deh yaudah ayok duduk disini" ajak Henry duduk di teras kontrakannya
"Gue kerja di perusahaan CSL gak jauh kok jaraknya dari kampus jadi lebih cepat sampe di tempat kerjanya" jelas Melisa
"Bagus deh Mel semoga lu betah kerja di sana" seru Henry
"Aminnnn terus kamu sekarang kerja dimana ? tanya Melisa
"Itu aku kerja di ponsel dekat dengan pasar Senin alhamdulillah udah sekitar seminggu aku kerja di sana" terang Henry
Melisa mengangguk sembari tersenyum mendengar penuturan Henry
"Gimana dengan gajinya Mel apa mencapai UMR ? tanya Henry
"Belum tau sih hen soalnya baru besok di kasih tau baik gaji dan penempatan kerjanya jadi aku gak tau sama sekali berapa gajinya" seru melisa
"Ya ampun Mel gak sekalian lu tanya apa gimana kalau gajinya sedikit ? tanya Henry
"Aku cari kerja di tempat yang lain lah kalau gak ya tetap kerja di cafe aja" jawab Melisa
Lalu ia pun berpamitan kepada Henry untuk pulang karena ia harus pergi bekerja ke cafe
"Aku duluan ya hen udah waktunya pergi ke cafe" melihat jam di ponselnya
"Loh lu udah beli ponsel baru ya Mel ? meraih ponsel Melisa dan melihatnya dari dekat
"Iya baru semalam aku beli hen" jawab Melisa singkat
"Wah ini sih ponsel keluaran terbaru Mel harganya mencapai 20 jutaan lu dapat uang dari mana sebanyak itu ? tanya Henry heran
"Aku liat di daftar harga sih iya hen harganya segitu cuma ya aku beli ponsel ini dengan harga 2 juta" jelas Melisa
"Gak percaya deh gue Mel ini cuma seharga 2 juta gimana kalau kita kembali ke tempat kamu beli ponsel ini setelah itu aku antar ke cafe" ajak Henry
__ADS_1
"Boleh deh hen aku juga penasaran sama harga aslinya" seru melisa
Bersambung ......