Gadisku

Gadisku
pulang


__ADS_3

ia nita hanya bisa terdiam melihat kondisinya yang seperti saat ini dan selama seminggu terakhir ini dia harus mengikuti terapi yang diberikan oleh dokter agar bisa kembali berjalan.


nita sangat jenuh berada dirumah sakit apa lagi dia tak bisa menghubungi dharma karna handphone terlindas saat kecelakan dan hampir sebulan sudah dharma tak bertemu dengan nita karna nita kembali ke kampung halaman dan berobat disana karna keluarga nita tak mampu membayar perawatan dirumah sakit dikota yang sangat mahal harganya


***


flash back on


dharma tak bisa menjemput nita karna dia harus belerja lembur sampai jam 4pagi. setelah dia memberi kabar untuk nita kalau dia tak bisa menjemputnya dharma pun kembali bekerja sampai akhirnya pukul 3:40am dia bergegas untuk pulang sebelum pulang dharma mengganti pakaiannya dan melihat handphonenya.


" kenapa nita tak ada menghubungiku sampai jam segini apa mungkin dia kelelahan karna itu dia tak menghubungiku, sudah besok pagi aku akan menelponnya" guman dharma dalam hati


10.00am


dharma baru bangun dari tidurnya dan meraih handphonenya untuk menghubungi nita karna sampai pagi ini nita tak ada menghubunginya.


dharma menghubungi nita tapi handphone nita sama sekali tak bisa dihubungi perasaan dharma mulai tak enak kenapa nita seperti ini tak seperti biasanya.


"apa dia marah karna aku tak menjemputnya kemarin? tapi tak biasanya dia seperti ini" guman dharma dalam hati


dharma pun beranjak dari tempat tidur dan bergegas mandi dan menuju rumah nita untuk menemui nita.


dharma pun menaiki motornya dan menuju rumah nita. sesampainya dirumah nita dharma merasa aneh karna tak seperti biasanya rumahnya sepi seperti ini tokonya pun tutup perasan dharma tambah tak enak dharma pun mencari ketempat kerja nita.


sampai ditempat kerja nita dharma bertemu dengan febby.


"feb apa kau melihat nita aku datang kerumahnya tapi kosong"ucap dharma yang bertemu febby diparkiran tempat kerja nita


"ehh kamu tidak febby hari ini tak masuk tanpa alasan"ucap febby


"apa kau sudah ada menghubunginya? " ucap dharma


"sudah tapi handphonenya tak aktif" jawab febby


"baiklah kalau begitu terima kasih" dharma pun meninggalkan nita dan kembali ke kostan


disepanjang jalan pikiran dharma tak karuan memikirkan nita .


sampai dikost dharma kembali menghubungi nita tapi masih tetap sama telpon nita masih tak bisa dihubungi perasaan dharma makin tak enak dan terus memikirkan nita sampai pintu kostan dharma ada yang mengetok.


"nita akhirnya kau datang" gumab dharma dalam hati

__ADS_1


"tunggu sebentar nita" teriak dharma dan beranjak dari tempat tidur


"sintia apa yang kau lakukan disini" ucap dharma


"kenapa kau masih saja memikirkan gadis itu mungkin sekarng dia sudah mati" ucap sintia dengan senyum jahatnya


"apa maksudmu dengan nita sudah mati"ucap dharma yang mulai mengigat ancaman sintia untuk nita


"tidak aku tak ada bicara apa pun" ucap sinta dengan nada ketakutan karna keceplosan berbicara


"apa maksudmu apa kau melukai gadisku ?" ucap dharma yang memegang pergelangan tangan sintia sampai sintia merasa kesakitan


" awww sakit dharma lepaskan aku " ucap sintia yang mencoba melepaskan gemgaman tangan dharma


" aku tak akan melepaskanmu sebelum kau memberi tauku apa yang kau lakukan dengan gadisku" ucap dharma dan semakin mengeraskan ngemgamannya


dharma terus mendesak sintia untuk bicara tentang apa yang dia lakukan pada nita karna sintia pernah mengancam nita dan membuat nita terluka sampai akhirnya sintia mengaku apa yang telah dia lakukan pada nita.


dharma pun mendorong sintia dan mengusir sintia dari kosannya.


dharma merasa sangat terpukul dan merasa sangat bersalah membiarkan nita pulang sendiri malan itu.


"*aaahhhh bodoh sekali aku ini harusnya tak ku biarkan nita pulang sendiri malam itu maka tak akan terjadi seperti sekarang aku kehilangan orang yang aku cintai"guman dharma dalam hati


sampai 1bulan berlalu dharma pun tak mendapatkan kabar tentang nita...


flash back off


***


keaadan nita mulai membaik karna rutin mengikuti terapi nita pun hanya ingin cepat-cepat pulang. waktu terapi terakhir pun selesai.


"dok kapan nita boleh pulang" ucap nita pada dokter


"ini terapi terakhirmu jika besok jika keadanmu membaik mungkin besok sore kamu boleh pulang" ucap dokter


"benar dok terima kasih dok" ucap nita dengan senyumanya


dalam hati nita hanya ingin cepat-cepat pagi dan segara untuk pulang kembali ke kota dan bisa bertemu dengan dharma karna sudah satu bulan lebih mereka tak bertemu.


pagi tiba perasan nita sangat senang karna hari ini iya akan pulang. pagi ini dokter lebih pagi datang untuk melihat keadan nita .

__ADS_1


"selamat pagi nita kayaknya sudah tidak sabar ya untuk pulang" ucap dokter mengoda nita


nita pun hanya tersenyum mendengar ucapan dokter


"keadan semuanya sudah membaik hari ini kamu sudah boleh pulang"ucap dokter


"syukurlah apa semua benar sudah normal dok" ucap ibu nita


" iya bu cuma saya minta tolong untuk beberapa bulan ke depan dia tidak boleh terlalu banyak berpikir dan banyak tekanan agar keadanya tak drop lagi setelah oprasi" ucap dokter


"baiklah dok terimakasih"ucap ibu nita


"jangan capek-capek agar semua cepat pulih normal lagi ya anak manis" ucap dokter sambil mengelus kepala nita.


ayah nita pun segera datang untuk menjemput nita dan istrinya dirumah sakit dan mengajak nita pulang kerumah nenek dan tinggal disana untuk 2hari kedepan karna ayah nita sekarang bekerja di perkebunan kakeknya karna kakek nita sudah tak sanggup mengurus perkebuannya sendiri.


nita dan keluarga sampai dirumah kakeknya


"pak nita harus melanjutkan kulih nita" ucap nita dengan penuh harapan


"apa kamu sudah siap untuk melanjutkan perkulihanmu?"


" iya pak nita harus nyusun kuliah nita yang tinggal selangkah lagi"ucap nita dengan penuh keyakinan


"baiklah kalau memang itu maumu tapi kamu harus fokus untuk kuliah saja tidak untuk bekerja" ucap bapak


"tapi yah" ucap nita


" sudahlah nita ikuti kata bapak itu demi kesehatanmu" kata ibu nita


"baik bu " kata nita dengan penuh penyesalan.


malam tiba nita menghawatirkan keadannya dharma apa dia masih ingat dengan nita apa dia sudah bertunangan dengan sintia apa dharma sudah melupakan nita dan nita pun tidur dalam penuh anganangan tentang dharma.


pagi tiba nita menikmati udara yang sangat tenang tanpa polusi. nita pun berjalan-jalan pagi diperkebuan teh kakeknya menikmati pemandangan gunung yang menjulang tinggi yang membuat nita merasa nyaman untuk berlama-lama disana.


"nita ayo pulang makan dulu" teriak bapak nita


"baik pak tunggu sebentar" ucap nita yang beranjak dari lamunannya.


"nita sehabis makan kamu kemas barang-barang yang mau kamu bawa balik kekota" ucap bapak nita

__ADS_1


" baik pa" ucap nita dengan penuh semangat.


__ADS_2