Gadisku

Gadisku
Cinta Tak Mengenal Waktu


__ADS_3

"Hari ini kamu libur kerjakan, bagaimana kalau kita pergi sebentar " kata dharma sambil mengendari motornya dan meraih tangan nita untuk memeluknya.


"Aku lelah akau hanya ingin cepat sampai dirumah"jawab nita.


"Sebentar saja aku hanya ingin mengenalmu lebih jauh lagi"jawab dharma. Nita hanya terdiam tak mengeluarkan satu patah kata pun.


Satu jam perjalanan mereka sampai ditempat yang dituju, nita takjub dengan pemandangan dan panorama yang indah yang saat ini ada dihadapannya. Tempatnya tenang sepi dan masih hijau.


"Ternyata masih ada ya tempat hijau dan asri seperti ini ditengah kota yang padat dan macet ini" kata nita sambil melihat pemandangan yang indah.


"Kamu belum pernah kesini" jawab dharma sembari memeluk nita dari belakang.


"Belum aku terlalu sibuk dengan rutinitasku" jawab nita sambil melepaskan pelukan dharma dan berjalan melihat keindahan bukit.


Saat sedang asik menikmati pemandangan nita hampir terjatuh karna tak melihat batu yang menyandung kakinya.

__ADS_1


"Dasar ceroboh" ucap dharma sambil memeluk nita dengan wajah yang saling berhadapan sampai nita bisa merasakan hembusan nafas dharma. Akhirnya mereka mencari tempat untuk menikmati panorama indah itu.


"Nih buat kamu, pasti kamu haus setelah perjalanan macet tadi" sambari memberikan minuman kepada nita.


"Terima kasih" nita mengambil minuman yang diberikan dharma


Keadan menjadi sepi sunyi tanpa ada yang bicara satu pun sampai akhirnya nita yang memulai pembicaran itu.


"Kenapa kau bisa bilang kau mencintaiku" sambil meminum minuman yang diberikan dharma.


"Entahlah" dharma yang sibuk dengan handphonenya.


"Tunggu mau kemana kau" dharma yang baru tersadar nita tak disampingnya lagi, mengejar nita dan meraih tangan nita.


"Aku tak mengerti kenapa aku bisa menyatakan cinta padamu, tapi setiap kali bertemu denganmu jantung ini selalu berdetak kencang dan dipikiranku hanya ada kamu setiap saat dan setiap waktu aku selalu merasa nyaman saat berada disampingmu" dharma memeluk nita dari belakang.

__ADS_1


Nita tak bisa berkata apa,dia hanya tak mampu berkata apa-apa karna mendengar bisikan dharma yang mampu membuatnya mematung.Dharma membalikan badan nita.


"Apa kau mau menemani hari-hariku" dharma menatap tajam mata nita.


Nita hanya diam masih tak bisa berkata,sampai akhirnya dharma mencium bibir munyil nita yang merah.Nita tak menolak ciuman dharma yang sangat lembut yang membuat nita menikmati ciuman dari dharma selama beberapa menit.


"Maafkan aku tak bermaksud untuk melalukan itu" dharma memandang nita yang akhirnya nita memeluk erat dharma dan membisikan kata ditelinga dharma.


"Aku akan menemani hari-harimu walau ku tak tau sebenarnya siapa dirimu" nita memeluk dharma dan merasakan nyaman tenggelam didada bidang itu.


Mereka nikmati hari dengan bercanda dan tertawa saling mengenal satu sama lain.Karna nita masih sama sekali belum mengetahui siapa dharma tapi dharma mampu membuat nita nyaman hari ini dan mampu melupakan rutinitasnya yang padat.Senja tiba dharma mengajak nita untuk pulang sebelum malam tiba.Tapi nita tak menghiraukan perkataan dharma dan masih nyamaan berada di pelukan tubuh dharma yang kekar itu.


"Ayolah minggu depan kita akan pergi kesini lagi untuk menghabiskan waktu bersama lagi" dharma mengakat wajah nita dan menciumnya dengan penuh perasaan.


"Baiklah tapi janji minggu depan kau akan mengajakku kemari lagi" sambil melepas ciuman dari dharma dengan wajah manja yang meminta kepada dharma.

__ADS_1


"Janji" dharma memeluk nita tanpa disadari mereka bisa secepat itu akrab seperti sudah kenal lama padahal mereka baru bertemu beberapa kali saja.


ITULAH CINTA tak mengenal waktu.


__ADS_2