
disisi lain dharma mulai sibuk dengan berbagai urusan bisnisnya dari pagi hingga malam hari ia terus berkutik di depan laptopnya iia berharap agar urusan bisnisnya cepat terselesaikan agar iia bisa segera pulang dan menemui gadis yang dia cintai.
hari pertama dharma tak begitu disibukan oleh pekerjaannya iia selalu bisa memberi kabar pada nita agar nita tak menghawatirkan keadaannya disini selalu mengirimi nita foto dengan siapa dia metting dan bertemu dengan para pengusaha karna dharma tau sikap nita selalu sedikit sensitif jika tau dharma dengan perempuan walau nita tak memperlihatkan rasa cemburunya dan terus menutupi karna nita tak mau dharma risih dengan sifatnya.hingga beberapa hari terakhir dharma akan menyelesaikan pekerjaan dharma tak pernah bisa menghubungi nita.
" pak bapak sudah di tunggu oleh pak niko diruangan meeting" ucap intan sekretaris dharma
"baiklah sebentar lagi saya mesana " ucap dharma yang masih fokus dengan laptopnya
"baik pak semua berkas sudah saya siapkan diruangan metting" ucap intan
"baiklah kau bisa keluar" ucap dharma
intan pun meninggalkan ruangan dharma dan menuju ruangan metting. dharma pun menyiapkan dirinya untuk menemui niko sereorang pengusaha yang akan diajak kerja sama diperusahaan yang ia kelola saat ini. metting pun dimulai dharma pun sangat antusias agar dharma mau bekerja sama dengan perusahaannya dengan berbagai penjelasan dharma dan ke ahliannya dharma mempresentasikan bisnisnya selama satu jam lebih metting berjalan hingga akhirnya dharma mendapatkan kerja sama dengan perusahaan niko.
"terima kasih bapak sudah mau bergabung dengan perusahan kami" ucap dharma menjabat tangan niko
"senang bisa bekerja sama dengan bapak semoga kerja sama kita bisa berjalan lancar" ucap niko yang membalas jabatan tangan dharma
metting pun selesai didalam ruangan hanya tinggal dharma dan intan
"intan kamu urus semua berkas kerja sama kita dengan perusahan pak niko setelah selesai kamu kirim berkas itu keruangan saya selesaikan hari ini juga" ucap dharma tegas pada intan
"baik pak" jawab intan dan tak sengaja menyenggol gelas air hingga tumpah dan mengenai handphone dharma
__ADS_1
"kamu bisa tidak kamu lebih hati hati lagi kalau kerja kamu rapikan semua ini " ucap dharma kesel dengan perbuatan intan
"maaf pak maaf kan saya"ucap intan tapi dharma tak menghiraukannya dan meninggalkan intan diruangan itu
dharma pun kembali ke ruangannya dan mencoba memperbaiki handphonenya tapi apa daya sama sekali handphone tersebut tak bisa digunakan. semakin hari pekerjaan dharma semakin sibuk dan berusaha agar pekerjaan ia selesaikan tepat waktu, kadang ia pun sampai lembur untuk menyelesaikanya.
sampai disuatu malam ia teringat dengan gadis yang dia sayangi hampur dua minggu lebih dharma tak memberinya kabar bayak pikiran negatif yang membayangi pikiran dharma. hingga akhirnya dharma memutuskan untuk pergi keluar sebentar untuk mencari sesuatu untuk gadisnya. iya pun menyusuri kota dengan berjalan kaki sampai dia sampai di pernak pernik super mario atau sering dikenal dengan mario bross.
ia nita sangat menyukai pernak pernik mario yang berhubungan dengan mario bross entah karna apa ia sangat suka dengan pernak pernik itu. dharma pun melangkahkan kakinya masuk ketoko itu lalu mencari hadiah yang pas untuk nita. hingga akhirnya ia menemukan sebuah barang yang belum nita punya dari sekian koleksinya.
dharma pun langsung menjatuhkan pilihannya kepada patung itu dibungkusnya hadiah itu dengan sebuah kotak dan diberi pita. setelah beberapan mencari hadiah untuk gadisnya dharma pun kembali keapartemennya untuk beristraht dalam benaknya ingin sekali dia menghubungi nita tapi apa daya dharma tak mengigat nomor nita dharma pun hanya mampu memandangi foto nita untuk mengobati rasa rindunya pada nita.
keesokan paginya dharma dikagetkan dengan keberadaan intan yang sudah menyiapkan sarapan pagi diapartemen dharma.
"nita.." ucap dharma yang baru saja terbangun dari tidurnya
"ehhh bapak sudah bangun saya sudah siapkan sarapan pagi untuk bapak. maaf pak saya intan bukan nita" jawab intan yang menghampiri dharma
" bagaimana kamu bisa masuk kemari?" ucap dharma yang masih penasaran kenapa intan bisa masuk kesini
"ohhh tadi pagi waktu saya lewat membeli sarapan tidak sengaja saya mengetuk pintu bapak untuk mebawakan sarapan untuk bapak tapi tak ada jawaban dan pintu tak terkunci lalu saya masuk bapak masih tertidur jadi saya siapkan semua ini untuk bapak" jawab intan dengan senyum penuh arti agar intan mendapatkan perhatian dharma
__ADS_1
" tolong lain kali hargai privasi saya, saya tidak suka ada yang masuk begitu saja keaprtemen saya" ucap dharma kesal
"baik maafkan saya, niat saya" ucapan intan dipotong dharma
"sebaiknya kamu keluar sekarng" ucap dharma mengusir intan
" baik pak "jawab intan lalu keluar dari kamar dharma
sarapan yang dibawakan intan pun tak dihiraukan oleh dharma. dharma langsung bersiap siap untuk pergi bertemu dengan pembisnus lainnya sesuai jadwal yang telah disiapkan dharma. sebelum berangkat dharma menyempatkan untuk saran didagang kaki lima didepan apartemennya barulah setelah itu dia pergi untuk bekerja.
iya ini minggu terakhir ia berada disini dengan penuh semagat dharma menjalani hari ini walau ada penyesalan dalam diri dharma karna tak bisa menempati janjinya pada nita untuk datang ke acara wisudanya. rasa bersalah terus menghantu dharma tapi apa daya ia tak bisa menunda pekerjaanya yang sudah tinggal diujung sedikit lagi karna ia tak mau gagal dalam hal ini. dharma tau nita pasti sangat kecewa dengan hal itu tapi untuk menebus kekesalan dan kekecewaan nita pada dharma, dharma telah menyiapkan sedikit hadiah yang akan mengurangi sedikit rasa kesal nita pada dharma. hari semakin sore hari ini pekerjaan dharma selesai lebih awal dan dharma dan kelega lainnya ingin merayakan keberhasilan dharma dalam mengurus perusahaannya hingga semua tender dari beberapa perusahaan dharma bisa dapatkan kerja sama tersebut.
" bapak mendapatkan undangan dari pak niko dan beberapa kolega lainnya yang menaruh saham kerja sama pada kita disalah satu klub malam terkenal dikota ini" ucap intan
" baiklah " jawab dharma singkat
" maaf pak apa boleh saya menumpang untuk berangkat bersama bapak karna saya juga diminta untuk hadir oleh pak niko" tanya intan
" segera selesaikan pekerjaanmu hari ini juga baru kita akan berangkat kesana karna saya tak mau keberangkatan besok malam saya ke indonesia tertunda lagi karna ada pekerjaan yang belum terselesaikan" jawab dharma yang melihat intan dengan penuh kekesalan lalu terfokus lagi dengan laptopnya.
" baik pak kalau begitu saya permisi dulu " ucap intan yang tak ada jawaban dari dharma
intan pun dengan cepat membereskan semua pekerjaannya dan memeriksa satu persatu berkas yang akan ditanda tangani oleh dharma karna intan tak mau ada kesalahan dalam pekerjaannya karna jika ada sedikit saja kekeliruan pasti dharma akan memarahi dsn membentak intan kembali karna itu intan bekerja cepat tapi dengan sangat teliti.
__ADS_1