
Perlengkapan untuk meneruskan studinya keluar negeri sudah lengkap,nita yang sudah hampir satu bulan berada diperdesaan untuk menemui orang tuanya yang sekarang meneruskan perkebunan cengkeh kakeknya.
Nita sangat menikmati masa liburannya diperdesaan yang sejuk sedikit polusi dan nyaman tanpa adanya ancaman dari sintia dan arika.
Liburan telah usai besok pagi nita akan kembali ke kota S dan berangkat ke new york untuk melanjutkan studynya.
Sebelum keberangkatan nita pergi keperkebuanan,nita duduk disebuah ayunan yang dari kecil tempat nita selalu bermain. tanpa disadari nita meneteskan air matanya teringat dengan dharma orang yang dia sangat cintai tapi tak akan pernah bisa dimiliki.
Iya cinta mereka sangat banyak mendapatkan cobaan sampai saat ini hingga nita harus menutup pintu hatinya untuk dharma.
cinta mereka seperti bumi dan langit yang akan sulit untuk menyatu. nita sadar dirinya memang tak pantas untuk dharma karna ia hanya datang dari keluarga biasa tak seperti sintia anak dari salah satu perusahan yang sedang berkembang dikota S tak kalah dengan perusahan dharma yang mulai memiliki berbagai cabang di luar negeri. Sedangkan nita hanya datang dari keluarga yang mempunyai bisnis perkebuan yang masih belum terlalu berkembang sampai kekota.
Nita bertekat suatu saat nanti dia akan mengembangkan perkebunan ini dan akan menjadi pembisnis yang sukses agar tak mudah diremehkan oleh orang lain.
***
08.30am
Nita bersiap siap untuk berangkat ke kota S untuk mengambil beberapa berkas dikampusnya yang akan dibawa meneruskan studinya ke New York.
__ADS_1
"Nita apa semua sudah siap nak?" ibu nita masuk kekamar nita.
"Sudah bu" nita menutup kopernya lalu menghampiri ibunya.
"Jaga diri baik baik disana selalu hubungi ibu" ibunya langsung memeluk nita dan air mata mulai membasahi pipinya.
Ibu mana yang tidak berat akan ditinggalkan anak semata wayangnya pergi jauh menuntut ilmu. Bangga itu pasti, tapi disuatu sisi rasa berat untuk melas anaknya pergi sangat dirasakan oleh ibu anak satu ini.
"Belajar yang tekun raihlah impianmu selama ini" melepaskan pelukannya lalu metap nita yang mulai meneteskan air mata.
Nita sangat dekat dengan ibunya tak pernah ada hal yang bisa ditutupi oleh nita kepada ibunya, ia hanya ibu yang bisa membatunya untuk menringankan beban yang ia lalui selama ini.
"Aku sayang ibu" isak tangis tak bisa ditahan lagi oleh nita, ia kembali kepelukan ibunya.
Dimeja makan ibunya telah memasak makan kesukan nita, membuat nita semakin berat untuk meninggalkan keluarganya.
"Ayo makan ini semua ibu masakan untukmu" ibunya meraih piring lalu mengambilkan nasi dan makanan lainnya dan nita hanya tersenyum menahan air mata yang akan jatuh ke pipinya melihat tingkah ibunya yang tak seperti biasa.
Ayah dan kakek nita yang ikut bergabunh dimeja makan hanya tersenyum melihat tinggah nita dan ibunya. kebahagian itu sederhana hanya cukup bagaimana kita memperlakukan seseorang tersebut.
__ADS_1
Waktu sudah menunjukan waktunya nita meninggalkan keluarganya untuk 3tahun ke depan untuk meraih cita citanya dan melanjutkan studinya yang akan menjadi bekalnya untuk kehidupan kedepannya.
"Yah, bun,kek nita pamit dulu doakan nita agar nita bisa menyelesaikan kuliah nita hingga selesai" nita memeluk ayah,ibu,kakekny bergantian.
"baik baik dinegeri orang ya nak" ucap kakek nita yang memeluk nita.
"kamu harus menjadi orang sukses jagan sia siakan kesempatan ini nak" ucap ibu nita yang memengang pundak nita lalu memeluknya.
"jangan rindukan ayah yah anak gadis ayah yang paling cantik" ucap ayah nita yang memencet hidung nita dan membuat suasana sedikit menjadi ricuh dan mereka tertawa bersama.
Disepanjang perjalanan nita masih juga sempet sempetnya memikirkan dharma.
"Dimana kau sebenernya kenapa tak kunjung kau memberiku kabar, apa kau sudah melupakanku atau mungkinkah kau sudah melupakan kisah kita?" guman nita dalam hati dengan melihat keluar jendela.
@@@@@
maaf aku akan merubah sedikit cerita ini dari awal karna banyak hal dan aku ingin cerita menjadi lebih menarik lagi dan aku berharap makin banyak yang suka dengan cerita ini.
aku melihat lumayanlah yang membaca tapi kok sepi komentar ya??? 😖😖
__ADS_1
aku sangat perlu komentar dan like dari kalian karna itu sangat berarti dan membuat aku sangat semangat untuk meneruskan cerita ini walau masih minder dengan novel novel yang supersuper
terima kasih sudah mau terus membaca novel yang dari aku yang masih amatir. hehehhe