Gadisku

Gadisku
kebodohan dharma


__ADS_3

"maafkan aku nita aku tidak bermaksud untuk" kata dharma sambil memeluk nita belum selesai dharma bicara nita pun langsung mencium dharma dan berbisik aku mencintaimu. dharma pun mulai mencubu nita menciumi tubuh nita dan memainkan kedua dada nita yg besar dan menarik nita agar tepat dipangkuan dharma nita tak menolak dengan apa yag dilakukan dharma dan membiarkan dharma menikmati tubuhnya tangan dharma pun menarik tangan nita untuk memengang keperkasaanya yang sudah mengeras.


"kau boleh menikmati tubuhku tapi tidak untuk memilikiku seutuhnya karna kamu belum melarku" kata nita yang mulai beranjak dari pangkuan dharma.


dharma pun menarij tangan nita hingga nita terjatuh lagi dipangkuan dharma.


"secepatnya aku akan melamarmu" kata dharma sambil kembali mencubu nita dan kembali menciumi tubuh nita.


tibatiba handphone dharma pun berbunyi dharma tak menghiraukannya tapi nita langsung beranjak dari pelukan dharma dan meraih handphone memberinya pada dharma


"hey sayang apa kabarmu kata ayahmu kamu sedang berlibur ke desa kenapa kau tak mengajakku" guman sintia


"apa perdulimu terhadapku" jawab dharma kesal


"baiklah terseahmu besok aku akan menyusulmu kesana sampai jumpa besok"jawab sintia dan mematikan telphonenya


"siapa yang menelpon malammalam begini" kata nita yang melihat dharma baru masuk setelah menerima telpon


"bukan siapasiapa" dharma pun kembali memeluk nita dan kembli beristrhat.


sampai saat ini dharma memang belum menceritakan sosok sinta wanita yang dijodohkan oleh ayahnya karna bagi dharma itu hal yang tak penting karna dharma tak ada rasa sedikit pun dengan sinta.


***


matahari mulai bersinar memasuki selah kelambu tempat tidur nita dan dharma nita yang merasa silau akhirnya beranjak dari tempat tidur tapi tangan dharma tak membiarkan nita beranjak dari tempat tidurnya nita pun jatuh kepelukan dharma.


"sudah pagi aku akan menyiapkan sarapan untukmu" kata nita sambil mencium bibir dharma


"sebentar lagi aku masih ingin memelukmu" jawab dharma semkin memeluk erat nita

__ADS_1


nita pun menyiapkan sarapan untuk dharma ketika makanan siap nita pun memanggil dharma.


"uppz maaf aku lupa membuatkanmu teh kau sarapan duluan aku akan membuatkanmu teh" guman nita dan berjalan menuju dapur


"terima kasih sayang"jawab dharma meraih roti yang sudah disiapkan nita


"hay sayang selamat pagi"guman sintia sambil memeluk dharma dari belakang


"apa yang kau lakukan disini? lepaskan aku"jawab dharma


"teh kesukanmu siap" guman nita dan menjatuhkan cangkir teh panadnya karna terkejut melihat dharma dengan wanita lain.


tanpa terasa air mata nita jatuh nita pun berlari keluar dari penginapan itu.


"lepaskan aku"kata dharma kasar melepaskan pelukan sintia dan mengejar nita


"lepaskan aku ternyata benar selama ini kau hanya mempermainkanku saja dasar lakilaki bajingan" kata nita sambil menangis dan memukul dharma


"kau boleh membenciku tapi aku mohon biarkan aku menjelaskan semua ini kepadamu, apa yang kau lihat tak sepertinyang kau pikirkan"guman dharma


"lepaskan aku aku tak mau mendegar apa pun lagi darimu kau hanya mempermainkanku harusnya aku sadar dari awal" jawab nita memberontak


"aku mencintaimu aku tak pernah sedikitpun mempermainkanmu"teriak dharma


"cukup aku tak mau lagi mendengar apa pun darimu" teriak nita


"oohhh ini ternyata jalang sialan yang merebut dan berani mendekati tunanganku" jawab sintia


"apa maksudmu merebut ? dari awal aku sudah bilang padamu aku tak ada rasa sedikit pun padamu"teriak dharma pada sintia

__ADS_1


"plaakkk" nita menapar dharma karna sudah membohonginya selama ini


"hey beraninya kau menampar kekasihku" kata sintia dan menampar balik nita


nita pun pergi meninggalkan dharma dan sintia


"beraninya kau menpar gadisku" bentak dharma pada sintia


"kenapa tidak dia yang merebutmu dariku pantasa dia mendapatkan tamparanku" kata sinta sambil meraih tangan dharma agar tak mengejar nita


"cukup kau sudah membuatku gerang jangan pernah dekatiku lagi aku akan membicarakan ini pada ayah agar tak ada lagi perjodohan ini karna aku sudah menemukan gadisku sendiri"jawab dharma dan pergi menyusul nita


"tidak akan ada orang yang bisa memilikimu selain aku hanya aku yang boleh memilikimu"teriak sintia


dharma pun menuyul nita tanpa menghiraukan perkataan sintia.


dikamar penginapan nita sudah membereskan semua pakaiannya dan memasukan kekoparnya lalu bergegas meninggalkan penginapan itu


"mau kemana kau kenapa harus membawa koper liburan kita baru saja akan dimulai" guman dharma mencegah nita untuk pergi


"selesaikan saja urusanmu dengan tunanganmu itu, lupakan aku dan jangan pernah muncul lagi dihadapanku lagi"jawab nita menahan tangisnya


"maafkan aku ini semua salahku yang tak menjelaskan semuanya padamu" dharma berlutut dihadapan nita


"tak ada lagi yang perlu kau jelaskan kau telah bertunangan dan aku sudah salah mencintaimu selama ini" kata nita


"aku tak pernah menerima pertunangan ini aku tak pernah menerima perjodohan ini yang aku cinta hanya kau kaulah gadisku yang akan aku nikahi" kata dharma untuk menyakinkan nita


nita hanya terdiam sudah tak bisa berkata apaapa lagi dia sudah terlalu mencintai dharma air mata nita pun sudah tak bjsa ditahan dharma pun mengajak nita masuk kedalam penginapan dan menjelaskan semuanya kepada nita apa yang sebenarnya terjadi siapa sintia dan apa yang selama ini dharma sembunyikan dari nita.

__ADS_1


__ADS_2