Gadisku

Gadisku
kepulangan yang tertunda


__ADS_3

dharma terbangun dari pinsannya. sopir pribadinya masih setia menemaninya dirumah sakit sampai tertidur disofa.


" dimana aku " ucap dharma sambil memengagi kepalanya yang pusing


mendengar adanya suara sopir pribadinya pun terbangun dan menghampiri dharma


"tuan sudah bangun bagaimana keadaan tuan?" tanya sopir itu pada dharma


"kenapa saya ada disini pak ?" tanya dharma


"kemarin bapak tak sadarkan diri saya langsung bawa bapak ke rumah sakit lalu kata dokter bapak terpengaruh dengan obat tidur" jawab sopir dharma


"beraninya siapa yang memberiku obat tidur" guman dharma dalam hati


"tunggu sebentar ya tuan saya panggilkan dokter dulu" ucap sopir itu


"baik pak terima kasih" jawab dharma


dharma masih mencoba menebak siapa yang berani menaruh obat diminumannya hingga dia tak sadarkan diri. hingga dokter datang masuk keruangan rawat dharma

__ADS_1


"selamat pagi pak saya priksa dulu" ucap dokter yang baru saja datang untuk memerikaa keadaan dharma


"apa saya sudah boleh pulang hari ini?" tanya dharma pada dokter itu


"kondisi bapak belum begitu membaik sebaiknya bapak istirahat dulu disini kemungkinan besok pagi baru bapak boleh pulang" jawab dokter itu


"tapi dok hari ini saya harus kembali ke indonesia" ucap dharma


"maaf pak saya tidak bisa membiarkan bapak pulang apa lagi melakukan perjalanan jauh dengan kondisi yang masih lemah seperti sekarang" ucap dokter


dharma hanya terdiam karna kepulangannya yang tertunda. padahal dharma merasa dirinya baik baik saja tapi apa daya dharma tak bisa membantah keputusan dokter dari pada beresiko.


waktu berjalan sangat lama yang dirasakan dharma saat ini hanya berbaring yang bisa dharma lakukan saat ini rasa bosan pun menyelimuti perasaan dharma saat ini. sendri didalam ruangan tanpa ada yang menemani sangat membuat dharma .erasa kesepian.


" andai kau ada disini mungkin saat ini aku tak akan merasakan kesepian ini karna hanya kamu yang aku inginkan selalu menemaniku saat aku sakit seperti ini hanya kamu yang selalu bisa merawatku dengan penuh kasih sayangmu dan hanya kamu obat yanh paling ampuh untuk menyembuhkanku aku benar benar merindukan pelukamu gadiaku saat aku lemah tak berdaya seperti ini" guman dharma dalam hati


"permisi pak waktunya makan siang" ucap suster yang membawa makanan untuk dharma membuyarkan lamunan dharma


"baik terima kasih" jawab dharma

__ADS_1


"pak apa bapak sudah makan"tanya dharma dengan sopir pribadinya yang masih setia mendampinginya


"belum tuan" jawan sopir itu


"ini bapak makan saja saya belum ada nafsu untuk makan" ucap dharma


"tapi tuan jika tuan tidak makan maka kondisi tuan tak akan membaik" ucap sopir itu


"bapak makan saja ini nanti tolong bapak keluar belikan saya roti saja" ucap dharma


"baiklah tuan" jawab sopir itu dan mengambil makan itu


"ohh ya pak nanti selesai ini tolong bapak ke apartemen saya ambil barang barang yang sudah saya kemas karna besok sepulang dari sini kita langsung saja kebandara dan bersihan diri bapak pulanglah kerumah anak istri bapak pasti menunggu bapak tidak pulang semalaman" ucap dharma


"baik tuan terima kasih" jawab sopir itu


tak beberapa lama setelah sopir itu selesai makan ia pun pergi meninggalkan dharma. dharma terus saja memikirkan nita tak henti hentinya ia terus memikirkan nita hingga iia terlelap.


kadang rasa rindu yang mendalam bisa membuat kita tak memperdulikan keadaan dan kesehatan kita. hanya rasa ingin bertemu yang ada dipikiran kita hingga kita melupakan diri kita.

__ADS_1


ia itulah yang dirasakan dharma saat ini saat ia tak bisa jauh dari gadisnya tapi karna tuntutan pekerjaan dharma harus bisa berpikir dewasa karna untuk gadisnya juga dia bekerja untuk membahagiakan gadisnya agar suatu saat mereka.bersama dharma tak mengajak gadisnya hidup susah gadisnya cukup dirumah merawat anak anaknya kelak.


__ADS_2