
Cukup lama dharma memeluk nita untuk melepaskan rasa rindunya. lalu ia membalikan badan nita dan mencium lembut bibir nita hingga nita membalas ciuam dharma yang lembut padanya.
"Tinggallah bersamaku kita mulai semua dari awal hanyan kau dan aku tanda ada orang yang akan merusak kembali hubungan kita" dharma melepaskan ciumannya dan menatap nita.
"Tidak bisa, aku disini sudah memiliki tempat tinggal dari dosenku aku tak mau ia kecewa karna aku menolak pemberiannya itu." nita mengalihkan pandangannya dari dharma.
"Baiklah kalau begitu setiap sabtu kau harus menginap disini, aku akan selalu mengantarmu kuliah dan akan menjemputmu untuk bekerja dikantorku sebagai skretaris pribadiku"
"Apa ini artinya aku diterima kerja" wajvah nita mulai menunjukan raut manjanya.
"Iya sayangku, aku tak mau lagi kau pergi dariku untuk kesekian kalinya" dharma mencubit pipi nita" nita masih dalam pelukan dharma.
"Tidak tetaplah disini malam ini" dharma menggendong nita menuju ranjnag king sizenya.
"Tapi" sebelum nita selesai bicara dharma langsung memeluk nita dan tertidur dipelukan nita.
Malam terasa begitu cepat berlalu, mata hari mulai masuk melalui celah jendela.
"Jam berapa ini" nita beranjak dari tempat tidur,hingga dia melihat kesebelahnya ada dharma yang masih tertidur pulas.
"Kau begitu tampan, bagaimana bisa aku berpaling dari dirimu" nita tersenyum melihat dharma dan mencium keningnya.
Saat nita mulai beranjak dari tempat tidur langkahnya tiba-tiba terhenti oleh tarikan tangan.
__ADS_1
"Mau kemana ini hari minggu aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu" dharma masih dalam mata yang tertutup.
"Apa mau sudah bangun dari tidurmu" nita menatap dharma dengan mendekatkan wajahnya ke wajah dharma.
Cup
Dharma langsung mencium dan memeluk nita.
"Bisakah tuan melepaskan saya" nita menolak ciuman dharma.
"Biarkan aku memelukmu sayang" pelukan dharma semakin erat meneluk nita.
Nita sangat merasa nyaman berada dipelukan dharma. tapi dia tak bisa terus larut dalam perasaan ini, karna restu orang tua sangat berharga baginya.
"Tidak, aku mau kita sudahi semuanya" nita mengalihkan pandangannya dari dharma.
"Apa maksudmu" mulai menyenderkan bahunya pada kepala tempat tidurnya.
"Ia aku ingin menyudahi semuanya" dharma mulai meraih wajah nita dan mendekatkan pada wajahnya.
"..." nita tak mampu berkata lagi.
"Coba katakan sekali lagi dengan metapku" nita tak mampu membohongi dirinya bahwa dia sangat menyayangi dharma
__ADS_1
Cup
Dharma mencium bibir nita dengan penuh perasaan. nita mulai membalas ciuman dharma, mereka hanyut dalam ciuman yang saling berbalaskan. tangan dharma menarik pingang dharma agar lebih dekat dengannya.
Aku tak mampu lagi membenam rasa ini aku terlalu menikmati ciuman ini. aku merindukan rasa ini, rasa yang selalu bisa buatku nyaman. rasa yang mampu bisa buatku merasa terbang keawan. kini tanganya mulai menuju pungungku masuk kedalam baju kemejaku dan menarik lepas tali braku, aku meraih tangannya agar tak berbuat lebih padaku. tapi apa daya dia terus meneruskan aksiya sekarang tanganya mulai meraih braku dari tubuhku dan melemparnya kelantai. aku terus mencoba lepaskan ciumanya tapi dia terus menarik tubuhku untuk mendekat dan tangan satunya melanjutkan aksinya.
"Kumohon hentikan" nitameraih tangan dharma agar ia mememuluknya.
"Apa kau tak merindukanku sayang" nita semakin erat memeluk dharma.
"Biarkan aku memelukmu sekali ini saja" dharma melepaskan pelukannya dan kembali mencium nita.
Nita mengigit bibir bawah dharma dan mendorong tubuh dharma dan masuk ke kamar mandi.
"Akhirnya aku bisa lolos juga darinya" ucap nita dalam hati.
@@@
Duuuh kok sepi sekali kolom komentarnya yuk kasik aku masukan buat novel yg belum bagus ini.
komen dan like itu gratis kok.
maafkan daku lamalama sekali upnya karna aku pingin tau seberapa byk yg masih baca novel aku aku tunggu komen kalian biar ada smgt buat nulisku
__ADS_1