Gadisku

Gadisku
Cinta


__ADS_3

Jantung dharma mulai bertetak kencang lagi, sama seperti pertama kali bertemu dengan nita.


"Mau pulang bareng?" tanya dharma sambil mengendarai sepeda motornya.


"Tidak aku bawa kendaran sendri" nita memberikan senyuman khasnya yang membuat orang pasti akan terpesona jika melihatnya.


"Baiklah aku duluan " dharma mulai menghilang dengan motornya.


21.25pm


Nita sampai dirumah


"Ibu nita pulang" nita menaruh tasnya disofa ruang TV.


"Bersihkan dirimu lalu pergi makan" masih fokus dengan TVnya.


"Nita sudah makan bu nita mau mandi dan langsung istirahat saja ya bu karna besok nita ada kuliah pagi" mencium pipi ibunya.


Nita masuk ke kamarnya untuk merebahkan badannya yang lelah dengan aktifitas hari ini.Baru saja nita memejamkan matanya tiba-tiba handphonenya berbunyi.


"Apa kau sudah tidur?" ucap dharma dari sebrang telpon.


"Kalau aku sudah tidur aku tak mungkin angkat telpon darimu" jawab nita singkat.

__ADS_1


"Duuhh jangan jutek gitu kenapa, apa aku mengganggu?"


"Ada apa kau menelponku ?" nada kesal mulai keluar dari bibir nita karna ada yang menggangu dirinya yang baru akan tidur.


"Bisakah kita bertemu besok ditaman kota"


"Tidak bisa aku sibuk" nita ingin sekali mematikan telpon itu.


"Ayolah, sebentar saja ada yang ingin aku katakan"dengan nada merintih meminta nita untuk datang.


"Tidak bisa aku larut malam baru selesai bekerja"nita menolak dengan nada tinggi


"Baiklah aku akan menjemputmu ditempat kau bekerja aku akan menunggumu sampai kau selesai bekerja,sampai jumpa besok selamat tidur" dharma langsung mematikan telponnya secara sepihak.


"Ahh sudahlah dia tidak tau tempat kerjaku jadi untuk apa aku ambil pusing dengan ini, orang baru bertemu sekali saja tapi sudah berani meminta untuk bertemu dasar lelaki hidung belang" ucap nita didalam kamarnya karna kesal dengan dharma yang seenaknya saja meminta untuk bertemu.


***


Didalam kamar kos dharma hanya tersenyum sendiri dan tidak sabar menunggu hari esok akan bertemu dengan gadis yang selalu bisa membuat hatinya berdebar tidak menentu,senyumannya tidak bisa luput dari pikiran dharma.


Toktoktokkk


"Sayang buka pintu aku membawakan makanan kesukaanmu"teriak sinta mengetok pintu yang tak kunjung dibuka oleh dharma.

__ADS_1


"Ada apa kamu kemari tengah malam?" dharma membuka pintunya.


"Sayang kenapa kau selalu dingin kepadaku? aku hanya membawakanmu makan malam kesukaanmu" sintia langsung masuk ke kamar kos dharma.


Dharma kembali berbaring ditempat tidur sedangkan sintia menyiapkan makanan yang dibawanya lalu menyuapi dharma.


"Nih makan dulu aku suapin ya" sintia mulai menyuapi dharma.


"Aku sudah makan kamu makan saja sendri" dharma menolak suapan sntia dan lebih memilih memainkan handphonenya dari pada menghiraukan sintia yang sudah membawakan makanan untuknya.


"Sebaiknya kamu pulang ini sudah larut malam aku ingin istrahat" dharma beranjak dari tempat tidur dan membukakan pintu untuk sintia.


"Apa kau mengusirku, aku kesini dengan niat baik dan perduli kepadamu karna kamu adalah kekasihku" sintia mulai meninggikan nada bicaranya.


"Apa kekasihmu, sejak kapan" dharma menaikan alisnya sebelah.


"Apa kau tak sedikit pernah ada rasa padaku, lalu untuk apa perjodohan ini" sintia kesal dengan sifat dharma yang terus tak menghiraukan kehadirannya.


"Aku kan memang tidak pernah setunju dengan perjodohan ini kau saja yang terlalu berharap dengan perjodohan ini" nada bicara dharmabtetap santai menjawab pertanya sintia yang akan memicu keributan jika dia ikut emosi.


"Aku akan menelpon ayah bahwa kamu tidak setuju denga perjodohan ini" sintia mengambil tas kecilnya dan pergi meninggalkan dharma.


@@@@

__ADS_1


komen like kalian sangat berarti untuku. 🥰🥰🥰


__ADS_2