Goresan Hati Seorang Istri

Goresan Hati Seorang Istri
bab 10


__ADS_3

Dita masih senyum senyum sendiri karena bahagia,dia juga mengencang kan pelukannya.


"kamu kenapa senyum senyum sendiri yang....?tanya Dito pada sang istri.


" gak apa apa mas....cuma seneng aja"jawab Dita sambil terus tersenyum.


" seneng kenapa orang cuma naik motor kok sampai segitu girangnya...?Dito masih bertanya.


"aku seneng karena baru kali ini mas ngajakin aku naik motor merasakan pemandangan di sini..." Dita menjelaskan.


" emang baru kali ini ya kamu sampe sini...."sahut Dito


" iya...baru kali ini,selama ini aku kan di rumah terus"Dita menjelaskan.


" ya sudah kita sambil jalan jalan saja nyari makanya bisa nanti... kamu pegangan" titah Dito


"siap...!sahut Dita


Dito menarik gas nya agak kencang dan Dita semakin menguat kan pelukannya. Bahagia itu lah yang Dita rasakan,setelah lama berkeliling sampailah Dito di depan warung lontong(maklum lah di desa cuma ada makanan sederhana gak ada pizza, burger ).


Sitttt....Dito berhenti.


" makan di sini kita mas...?tanya Dita.


" iya...kamu suka gak..?jawab Dito.

__ADS_1


" suka..! sahut Dita sambil mengangguk kan kepalanya.


"kamu mau lontong sayur apa pecel..?tanya Dito


" sayur aja deh...!jawab Dita .


"buk...lontong sayur nya dua ya.


"iya den..?Sahut ibunya.


Setelah menunggu beberapa saat pesenan mereka sudah jadi dan segeralah mereka menikmati lontong sayur mbok Ijah. Dita mencoba mendekatkan sendok ke mulutnya, lolos suapan pertama,coba lagi lolos suapan ke dua terus di coba lagi pada suapan ketiga Dita merasa perutnya memberontak. Karena tak bisa menahan Dita keluar rumah mencari tempat yang sepi dan sorrr...keluar semua yang dia makan.


" kamu dari mana yang..? tanya Dito.


" cuma keluar bentar mas..."jawab Dita.


" kenapa di bungkus ...gak enak ya..?tanya sang suami.


"suuutt.."Dita menutup mulut suaminya dengan jarinya


"gak enak mas di denger ibuk nya...pelan pelan ngomongnya.. aku cuma gak habis aja bukan ada alasan lain" Dita menjelaskan.


Di jawab ber o ria oleh Dito tanda mengerti. setelah kenyang mereka pulang tak lupa Dito juga membelikan untuk ibu nya yang ada di rumah.


" Bu...ibu..." Dito memanggil ibunya.

__ADS_1


" apa..."" jawab ibu.


"ini ada lontong sayur di makan ya...? ucap Dito.


" iya taruh situ saja nanti ibu makan,,"


"kita tidur yuk mas...aku sudah ngantuk rasanya..? ajak Dita.


" kamu tidur duluan saja.. aku masih mau nonton bola "jawab Dito.


"ya udah aku bobok dulu ya,,!Dita menghampiri suaminya sambil mengecup sekilas bibir suaminya.


Tanpa Dito sadari ternyata dia malah tertidur di depan televisi, bukan nya nonton televisi malah dia yang di tonton.


Dita terbangun dari tidurnya dan mendapati sang suami tidak ada di sampingnya, kemudian dia turun dari ranjang menuju ruang di mana Dito nonton televisi dan di dapati ternyata sang suami malah tertidur di sana .


" mas...mas... bangun,pindah ke kamar yuk"Dita menepuk-nepuk punggung Dito.


"hemm...suara serak khas bangun tidur terdengar,,,apa..?sahut Dito


"ayo pindah ke kamar... masak aku tidur sendirian meluk guling,,"Dita cemberut.


"memangnya mau meluk siapa..? Dito malah bertanya.


"ya meluk mas lah...buat apa punya suami coba kalau tidurnya mesti meluk guling,,,!Dita memanyunkan bibirnya.

__ADS_1


"iya ayo...gak usah ngambek...!jawab Dito sambil terbangun dari posisinya tadi menuju kamar tidur, kemudian mereka berdua tertidur dengan posisi berpelukan.


__ADS_2