Goresan Hati Seorang Istri

Goresan Hati Seorang Istri
bab 6


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam,Dito seolah tak bisa memejamkan matanya. sekeras dia mencoba menutup mata masih belum bisa tertidur. Setelah hampir 2 jam akhirnya Dito tertidur dan masuk ke dalam dunia mimpinya. Saat tidur dia bermimpi di datangi seorang anak kecil yang seolah memohon pertolongan padanya, mimpi itu terlihat sangat nyata.


"Astaghfirullah....." Dito terbangun dari tidurnya sambil mengelus dadanya.


"apa arti mimpiku ini......"Dito bergumam dalam batin


Sementara di samping nya sang istri masih terlelap dengan tidurnya.


"apa aku harus menerima kehamilan istriku saja....mungkin ini artinya istriku tidak ikhlas melepas anak kami"Dito bermonolog sendiri sambil memeluk istrinya.


Karena merasa tidak nyaman akhirnya Dita terbangun dan menyadari kalau suaminya sedang memeluknya sambil menangis.


"ma'af kan aku hiks...hiks..." Dito menangis di pelukan istrinya.


"ma'af kan aku sudah menyakitimu dan anak kita...."sekali lagi Dito meminta ma'af pada istrinya.


Dita tak kuasa menahan air matanya,dia membalas pelukan suaminya. Lalu mereka sama sama menangis.


"Alhamdulillah ya Allah...engkau mendengar doa hambamu ini...." dalam hati Dita tak henti hentinya mengucap syukur .


"sudah lah mas...mas tidak perlu meminta ma'af kepadaku ..."jawab Dita sambil menjauhkan tubuh suaminya. Minta maaf lah pada anak kita mas,dia yang mas sakiti.

__ADS_1


Seketika itu Dito langsung mencium perut rata sang istri sambil menangis dan meminta maaf , suasana berubah menjadi haru. Dita tidak bisa menahan air matanya dan ikut menangis sambil berpelukan dengan suaminya.


Matahari sudah memantulkan sinarnya pertanda pagi sudah menjelang. Sepasang suami istri masih asyik tidur sambil berpelukan di dalam selimut.


tok...tok..tok


Pintu di ketuk dari luar oleh ibu mertua Dita. Sambil membangunkan mereka berdua mengingatkan bahwa hari sudah siang waktunya kerja.


"mau sampai kapan kalian tidur....jangan malas ,lihat di luar orang orang sudah ramai di pasar kenapa kalian masih tidur...!" titah sang mertua kepada mereka.



" iya Bu sebentar lagi kami bangun...." jawab Dita dari dalam kamar.



huwek...huwek...huwek...


Terdengar Dita Sadang muntah muntah di kamar mandi.


"istrimu kenapa Dit..."tanya ibu pada Dito.

__ADS_1


"dia lagi hamil Bu...."Dito menjawab pertanyaan ibunya.


"oooo. ..syukurlah, semoga tidak merepotkan"jawab ibu ketus.


Tak berselang lama Dita keluar dari kamar mandi sambil mengelap bibirnya yang masih basah.


"mas ...kayaknya badan ku berat banget aku tiduran di kamar ya...?Dita meminta izin pada suaminya.


"iya istirahat saja dulu...nanti kalau sudah enakkan baru kamu bantu di luar.


"iya mas..." Dita pamit menuju kamar nya.


Semua situasi itu tidak terlepas dari pandangan sang ibu mertua Dita. Dengan pandangan sangat tidak senang dia melihat ke arah Dita.


" kamu jangan terlalu memanjakan istrimu Dit...nanti dia ngelunjak" kata ibu Dito yang mengisyaratkan tidak suka.


"tidak lah Bu....Dita juga tau batasan,dia tidak akan seperti itu jika tidak bener benar tidak enak badannya" Dito berusaha menjelaskan pada ibunya.


" ya sudah kalau kamu tidak mau mendengarkan ibu....!!sahut sang ibu.


__ADS_1


Seolah tak ingin meladeni omongan ibunya Dito hanya diam saja lalu meninggalkan ibunya sendiri di dapur.


__ADS_2