Goresan Hati Seorang Istri

Goresan Hati Seorang Istri
bab 7


__ADS_3

Seperti ibu muda pada umumnya , Dita juga merasakan mual, pusing dan juga ngidam. Terkadang bangun tidur terasa sangat berat rasanya pengen selalu tiduran males buat ngapa ngapain.


"huwek...huwek...." Dita berlari menuju kamar mandi.


"kenapa .. mual lagi...?"tanya Dito pada istrinya.


"iya mas...ini bau apa sih kok pengen muntah aku menghirup aromanya" tanya Dita pada suaminya.


"mana..gak ada bau apa apa..." Dito menjawab karena tak mencium aroma apa apa.


"mas cium lagi deh...ini beneran bau banget , pusing kepalaku rasanya" Dita menjelaskan pada suaminya.


Dito masih terheran pada istrinya, semenjak dia hamil memang aneh aneh saja yang dia lakukan. Padahal tidak ada apa apa di dalam kamarnya.


Ternyata di belakang sang mertua sedang masak untuk orang orang yang bekerja di rumah. Dito punya usaha kecil kecilan di rumah, ya cukup lah untuk menghidupi dia dan ibunya.


Setelah puas mencari di kamar Dita keluar dari kamar menuju dapur, tapi aroma itu semakin menyengat hidung Dita. Ternyata aroma bumbu dapur yang di persiapkan sang ibu mertua yang berhasil membuat Dita kalang kabut di buatnya.


"ibu masak apa,,,,? tanya Dita pada mertuanya.

__ADS_1


" sayur asem...sama goreng ikan asin." sang ibu mertua menjelaskan.


" tidak Bu...ibu saja yang makan,Dita belum lapar"jawab Dita sambil menggaruk rambutnya yang tidak gatal.


" bagaimana aku bisa makan kalau mencium aromanya saja sudah pusing kepalaku" dalam hati Dita berbicara.


Dito keluar dari kamar menuju kamar mandi hendak membersihkan diri.Setelah selesai mandi Dito sarapan , tak lupa dia mengajak sang istri untuk sarapan bareng.


" ayo kita sarapan..anak kamu butuh nutrisi biar kuat..." perintah Dito pada istrinya.


Karena tidak ingin membantah suaminya, Dita ikut saja sarapan dengan suaminya. Baru saja dia mau menyuapkan sendok berisi nasi ke mulutnya terdengar suara.


" kamu kenapa lagi..anak kamu itu butuh makan...kalau kamu gak makan nanti badanmu lemas..."Dito mulai sedikit kesal pada istrinya.


"sebenarnya aku juga pengen makan mas...tapi baru mau masuk dalam perut ku sudah keluar lagi.." Dita mencoba menjelaskan pada suaminya agar lebih mengerti dan tidak menyalahkannya.


"iya aku tau...tapi kamu harus paksa supaya perutmu tidak kosong" Dito mulai melembutkan suara nya.


"iya mas akan aku coba sedikit sedikit gak apa apa ya..."pinta Dita pada suaminya.

__ADS_1


'"iya..." jawab Dito,sambil meninggalkan kan istrinya karena dia sudah selesai sarapan.


Setelah selesai Dito menuju tempat usahanya, usaha yang dia rintis dari bawah. Semua memang butuh proses dan kesabaran itulah yang di lakukan Dito.


.


Dita masih berusaha menghabiskan makanannya, walaupun sangat sulit dia mencoba mengisi perutnya dengan makanan agar bayi yang ada dalam rahimnya mendapatkan nutrisi yang cukup.


"susah banget ya cuma mau makan doang...kok jadi peka banget nih penciuman aku" gerutu Dita sambil masukkan makanan ke dalam mulutnya.



"itu seadanya di makan saja..jangan milih milih..."tegur sang mertua.



" iya Bu..." jawab Dita sambil mengangguk. Dalam hati Dita berkata


" kok tiba tiba muncul di belakang kaget aku jadinya hufh.."""

__ADS_1


Karena di rasa sudah selesai Dita membersihkan sisa makanannya. Mencuci piring gelas sendok yang habis dia gunakan ,soalnya kalau tidak langsung di bersihkan ibu mertuanya suka ngomel ngomel.


__ADS_2