Goresan Hati Seorang Istri

Goresan Hati Seorang Istri
bab 8


__ADS_3

Lelah bekerja seharian Dito meminta istrinya untuk memijit seluruh badannya agar pegal pegal yang dia rasakan hilang.


"dik kamu lagi gak ngapa ngapain kan...? tanya Dito.


" gak mas...mas mau apa,ada yang bisa adek bantu" Dita menawarkan bantuannya.


" ini dik...badan mas agak pegal...tolong pijitin ya" perintah Dito pada istrinya.


" iya mas...adek cari minyak urut dulu ya..!jawab Dita sambil berjalan menuju lemari mencari minyak urut. Lama Dita memijit suaminya sambil bercerita hal hal lucu yang pernah mereka alami, saat tangan ya sudah terasa agak capek Dita menggoyang goyangkan tubuh suaminya.


"mas...mas..." panggil Dita pada suaminya tapi tidak mendapat jawaban karena yang di pijit ternyata sudah tertidur. Karena merasa sudah malam akhirnya Dita juga tidur di samping suaminya , tak lupa dia mengecup sekilas bibir Dito.


kukuruyukk........?


"hahhh....sudah pagi ternyata" Dita terbangun sambil mengusap matanya yang terasa masih berat.


"hari ini aku pengen buat tumis kangkung ah...kayaknya enak, " Dita bermonolog sendiri di dalam kamar.


Dita keluar rumah mencari tukang sayur yang mangkal di depan rumah.


" eh ..mbak Dita mau belanja apa...?

__ADS_1


tanya mbok Imah tukang sayur.


" itu lho mbok kangkung ada gak..? Dita menjawab.


" ini neng mau berapa iket. .."?tanya mbok Imah.


" satu aja mbok sama ikan asin nya dua keranjang aja..."Jawab Dita


"ini mbk semua sepuluh ribu...emang sudah berapa bulan mbk hamilnya...?tanya mbok Imah.


" baru jalan delapan Minggu mbok....lagi pusing Sama mual terus tiap pagi..." sahut Dita .


" ya emang gitu mbk kalau hamil muda...nanti kalau sudah empat bulanan sudah lebih enak..." jawab mbok Imah.


" iya mbok...makasih ya...Dita permisi dulu...!sahut Dita sambil sedikit membungkukkan badannya dan berpamitan.


Dita sudah terlebih dahulu sampai rumah mendapati sang mertua tidak ada di dapur dia menanyakan pada suaminya .


" ibu kemana mas...? tanya Dita


" mau belanja katanya...! jawab Dito.

__ADS_1


Dita mengangguk sambil ber o ria pertanda mengerti.


" eh Bu Marni mau belanja apa lagi...tadi mbk Dita sudah beli kangkung"mbok Imah bertanya.


" biarin lah....hamil kok ngerepotin , perasaan dulu waktu aku hamil gak gitu gitu amat...ini dikit dikit mual...muntah"gerutu Bu Marni yang di sahut gelengan oleh ibu ibu yang ada di situ.


"eh Bu Marni ..orang hamil itu gak sama ...itu kan bawa an bayi" jawab Bu Darmi yang ada di sebelahnya.


" heleh emang dasar manja....pengen cari perhatian suaminya..." bantah Bu Marni.


"ya wajar lah Bu...namannya juga hamil muda..." Bu Darmi masih membela.


"dulu waktu aku hamil pertama juga gak gitu huh..dasar"tegas Bu Marni sambil membolak-balik sayuran.


" eits...beda Bu, kalau dulu pas hamil Bu Marni manja bisa di gantung sama almarhum suami Bu Marni...secara kan galak banget" sahut Bu Darmi sambil menutup mulutnya sambil tertawa.


Tanda di sadari mbok Imah juga ikut tertawa . Karena merasa di permalukan Bu Marni tidak jadi belanja dan meninggalkan tempat itu.


" eh... Bu Marni gak jadi belanja" tanya mbok Imah


" males..." sahut mbok Marni tanpa melihat ke belakang.

__ADS_1


" Bu Darmi sudah keterlaluan mungkin...?tanya mbok Imah.


" Biarin aja mbok...biar tau rasa Bu Marni...maunya Menag sendiri..dari dulu kok gak berubah"jawab Bu Darmi ketus.


__ADS_2