
Dua jam perjalanan di tempuh kini Dito telah sampai di rumahnya, dia langsung membantu para karyawan yang sedang bekerja. Lama membantu perut Dito terasa keroncongan karena memang belum sarapan dari pagi.
"ibu masak apa hari ini..? tanya Dito pada ibunya.
"sayur bayam sama goreng ikan..memangnya tadi kamu gak sarapan di rumah mertua kamu...? jawab Bu Marni agak ketus.
"gak sempet Bu...tadi Dito buru buru takut kesiangan ,,!jawab Dito.
"oh...kirain ibu mertua kamu gak masak.. kalau ibu lihat kayaknya mertua kamu kan pemalas ..sama persis tu kayak anaknya..!bantah Bu Marni.
"bosan Dito mendengar ocehan ibu..memang buat ibu semua orang gak ada baik nya...buruk semua, kayak ibu sudah paling baik saja..!Dito mulai berani membantah ibunya.
"dasar anak kurang ajar kamu ya...ibu sudah bela belain kamu...malah ini balasan yang kamu berikan buat ibu..."Bu Marni mulai bertingkah seolah dia yang di zolimi .
Bu Marni masih terus berakting sambil menangis supaya Dito merasa kasihan dan iba ke padanya.
"bukan begitu maksud Dito Bu...ibu lihat kan mbk.ana, dia selalu menuruti ibu tapi apa hasilnya..rumah tangga mbk.anak malah hancur, apa ibu tidak kasihan, lalu sekarang ibu selalu menjelekkan istriku, apa ibu juga mau melihat rumah tanggaku hancur..."suara Dito semakin keras karena merasa jengkel pada ibunya.
ihik...ihik..ihik..Bu Marni tentunya tak mau mengalah dengan anaknya, beliau berkata kepada Dito kalau memang Dito sudah tidak suka kepadanya beliau akan memilih tinggal bersama anaknya yang lain.
Kalau sudah seperti ini terpaksa Dito yang harus mengalah kepada ibunya. Dito takut di salahkan oleh para saudaranya kalau sampai ibunya keluar dari rumah.
__ADS_1
Di tempat lain Dita baru terbangun dari tidurnya,dia merasa lelahnya sudah berkurang segeralah dia menuju rumah kakaknya yang tidak jauh dari rumah ibunya.
"Alvi..Alvi... ini Tante datang bawa jajan lho..."Dita memanggil sang ponak'an yang masih kecil. Ternyata yang di panggil gak muncul muncul Dita langsung masuk ke rumah kakaknya di dapat kakak iparnya di ruang tengah menghadap ke laptop.
"mas...di panggil panggil gak ada yang jawab ternyata di sini.."Dita mengagetkan kakak ipar nya.
"eh..kamu Dit kapan datangnya...?mas Eko menjawab sambil mengulurkan tangannya.
"sudah dari tadi pagi tau...?Dita memanyunkan bibirnya.
"masak sih...mana suami kamu...,?mas Eko bertanya.
"sudah pulang..nanti pas selamatan baru ke sini lagi...!Dita menjawab sambil mencari keberadaan keponakan kecilnya.
"itu lagi di mandiin sama mbak kamu...susulin saja sana pasti Alvi senang..! Jawab mas Eko masih dengan menatap layar laptopnya.
"iya deh aku susulin..!jawab Dita sambil berjalan menuju kamar mandi yang ada di belakang rumah kakaknya.
Dengan berjalan seperti membungkuk Dita berencana mengagetkan sang ponak'an.
"baaa..."Dita mengagetkan Alvi.
__ADS_1
seketika anak kecil itu berdiri dan berlari menghampiri sang Tante yang lama tidak dia jumpai.
"Tante kok balu ke sini sih, ini dedeknya kapan keluarnya,,?tanya Alvi manja dengan suara khas anak kecil.
"sebentar lagi adek keluar...oh ya Alvi mau punya adek cewek apa cowok..?tanya Dita sambil mencium pipi bakpao sang ponak'an.
"Alvi maunya adek cowok nanti bial bisa main bola sama aku..kalau adek cewk ih..males..nanti suka nangis..."celoteh Alvi.
Dita tersenyum sambil melihat kakaknya.
"sini ganti baju dulu sama ibu..nanti kalau sudah baru maen sama Tante.."perintah ibu Alvi.
"iya Bu.."jawab sambil turun dari gendongan Dita dan berjalan menuju ibunya.
"kamu di sini berapa hari dit..?tanya mbk.ema pada Dita.
"paling tiga hari mbk..habis selamatan baru pulang.
"suami kamu tadi habis nganter kamu langsung pulang ya..kok gak mampir ke sini dulu..!tanya Mbak Ema.
"iya mbk..takut kesiangan katanya..tadi aja gak sempet sarapan di sini..!Dita menjelaskan.
__ADS_1
Lama mereka bercerita Dita merasa perutnya lapar dan sang kakak sudah membuatkan makanan untuk adiknya.