
Sesampainya di rumah Bu Marni masih ngomel ngomel gak jelas.
"dasar ibu ibu comel mulutnya..."
gerutu Bu Marni.
" kenapa Bu...ibu gak jadi belanja...? tanya Dito pada ibunya.
"males....suruh saja istri kamu yang masak,itu kan tanggungjawab dia" jawab Bu Marni ketus.
"ibu kan tau istri aku lagi hamil muda...mana mungkin bisa masak"jawab Dito halus.
"dasar istri kamu saja yang manja... dulu waktu ibu hamil gak kayak gitu, gak ada rasa aneh aneh langsung keluar...lha ini merepotkan....!Bu Marni tambah marah.
"sudah...sudah...biar kita hari ini makan di luar saja dari pada pusing kepalaku..!" sahut Dito.
Semua keributan tadi tidak terlepas dari pandangan Dita, dia hanya bisa diam tidak mengeluarkan sepatah kata pun.Dita merasa ini semua karena dia, Dita berusaha tidak manja. Walaupun badannya lemas dia berusaha untuk bangkit membantu pekerjaan suaminya.
"mas ...aku bantu ya..?Dita menawarkan bantuan pada suaminya.
"kamu jangan manja dong... waktunya makan harus makan, jangan merepotkan" jawab sang suami agak marah.
" iya mas aku akan berusaha sebisa ku...,aku tidak akan merepotkan siapa pun disini. Aku tau posisi aku di sini, ibumu memang tidak pernah menyukai aku,dia lebih senang kalau kamu menikah dengan pacarmu dulu dan itu bukan aku...!Dita memberanikan diri menjawab.
__ADS_1
" maksud kamu apa.... jangan menambah masalah ""suara keras Dito membuat Dita kaget.
" itu benar...aku tidak mengada ada ...bahkan ibumu tega mengatakan itu pada ibu ibu yang lain padahal aku ada di sebelahnya...!Dita menjelaskan.
" hahhh........pusing kepalaku mendengar kalian....!Dito mengusap wajah nya kasar.
Dito masuk ke kamar meninggalkan Dita sendiri di luar. Dalam hati Dito masih tidak percaya mana mungkin ibunya tega berkata seperti itu. Kalaupun dia bertanya pada ibunya belum tentu sang ibu mengaku.
Karena terlalu lelah bergikir Dito akhirnya tertidur di kamar. Sampai sore Dita tidak berani membangunkan suaminya,biar dia terbangun dengan sendirinya batin Dita.
"huah...jam berapa sekarang kenapa sudah gelap...? gerutu Dito sambil mengangkat kedua tangan nya,lalu keluar kamar.
"mas sudah bangun...? tanya Dita
" sudah waktunya sholat mas,.apa mau aku panaskan air untuk mandi"jawab Dita.
"tidak usah..kenapa tidak membangun' aku" jawab Dito singkat.
" aku takut mas marah...aku lihat mas capek makanya aku membiarkan saja mas tidur..!!Dita menjelaskan.
Dito menuju kamar mandi untuk mandi,setelah itu mereka melaksanakan sholat berjamaah di rumah.
"mas mau makan apa...akan aku buatkan sesuatu"Dita menawarkan diri.
__ADS_1
"g usah...paling rasanya juga gak jelas..!jawab Dito ketus.
Dita sudah terbiasa dengan kata kata kasar Dito, sudah hal biasa baginya mendapat perlakuan seperti itu.
"Bu..ibu..."panggil Dito kepada ibunya.
"apa...ibu lagi tiduran"jawab ibu singkat.
"ibu masak apa...?tanya Dito.
"ibu gak masak...tadi pagi ibu kan gak jadi belanja,,!jawab sang ibu.
Akhirnya Dito dan Dita pergi mencari makan di luar .
" kamu mau makan apa Yang.,,?tanya Dito pada istrinya.
"terserah mas saja ...aku ngikut saja..! jawab Dita pelan sambil menaiki motor yang sudah di hidupkan mesinnya.
"beneran terserah aku...nanti kamu gak suka..!sahut Dito sambil menjalankan motornya dan melingkarkan tangan Dita di perutnya.
"iya aku nurut mas saja...!sahut Dita pasrah.
" pegangan nanti kamu jatuh...! titah Dito dan di ikuti senyuman dari bibir Dita yang sangat bahagia memeluk suaminya.
__ADS_1