Goresan Hati Seorang Istri

Goresan Hati Seorang Istri
bab 11


__ADS_3

Rencananya dua Minggu lagi akan di adakan acara tujuh bulanan di rumah orang tua Dita. Seperti adat di kampung pada umumnya memang pihak perempuan lebih dahulu mengadakan acara, setelah itu dua Minggu berselang giliran dari pihak laki laki yang mengadakan acara.


"mas...nanti pas acara tujuh bulanan aku nginep di rumah ibu tiga hari ya.."pinta Dita pada suaminya.


"iya ..tapi aku Anter kamu terus pulang ya,,ke sana lagi pas acara hari H.."jawab Dito.


"iya mas... lagian mas kan juga harus mengurus pekerjaan di rumah, kalau bukan mas siapa lagi coba..ibu kan juga gak bisa,,"sahut Dita sambil memilih baju yang ada di lemari. Saat di rasa cocok Dita memasukkan ke dalam tas nya.


"itu banyak banget baju yang di bawa..kayak sebulan aja perginya..!protes Dito.


"ya gak papa lah mas..kan bisa buat ganti ganti..dari pada bajunya itu itu terus kayak gak punya baju aja...!jawab Dita sambil memanyunkan bibirnya.


"ya sudah terserah kamu saja ..yang penting kamu senang.."jawab Dito.


"oh ya..besuk acaranya emang apa saja sih Yank..?tanya Dito.


"paling cuma selamatan, pecahin kelapa, sama mandi kembang kali...!jawab Dita sambil tersenyum menutup mulutnya.


"apa...mandi kembang..!sahut Dito kaget.

__ADS_1


"hahaha..."Dita semakin mengencangkan tertawanya.


"aduh mas...gak usah percaya gitu deh, aku cuma bercanda kali ah, masak iya mas percaya..!sahut Dita sambil memegang perutnya tak bisa menahan tawanya.


"kurang ajar kamu...! sambil mencubit pipi istrinya.


"aduh..aduh..sakit tau mas,.!gerutu Dita sambil memegang pipinya.


"itu hukuman buat kamu karena sudah berani bohong sama suami..!jawab Dito.


"ya udah deh ma'af..."Dita menyatukan kedua tangannya tanda minta maaf.


"melayani apa dulu.."Dita malah menjulurkan lidahnya tanda mengerjai suaminya.


"perut mas lapar..buatin mie instan, trus habis itu kamu harus pijitin mas sampai tidur..!jawab Dito.


"kalau cuma itu mah enteng...!jawab Dita sambil mengangkat jarinya.


Dita mulai membuat mie instan permintaan suaminya, dia menambahkan bumbu bumbu supaya lebih nikmat. Tapi muncul ide jahil dari pikiran Dita, dia berniat mengerjai suaminya dengan menambah cabai yang banyak.

__ADS_1


"ini mas sudah jadi.."Dita menyerahkan piring berisi mie instan lengkap dengan telur di atasnya. Dita tersenyum jahat karena merasa mengerjai suaminya.


Dito mulai melahap mie instan buatan istrinya, dengan lahap dan belepotan karena merasa sedikit pedas.


"kok gak protes sih.."batin Dita.


"mas emang gak pedes ya..?tanya Dita pada suaminya.


"gak papa emang aku lagi pengen yang pedes biar hidungku yang mampet bisa meler...!jawab Dito santai.


Seketika Dita langsung melotot, niat hati ingin mengerjai suaminya malah dia yang merasa di kerjain.


"bentar ya mas..aku ambilkan minum..! timpal Dita.


"sekalian bikinin es teh manis ya..."sahut Dito sambil cekikikan karena merasa berhasil mengerjai istrinya.


"malah ngelunjak..."jawab Dita sambil memanyunkan bibirnya.


Dito merasa sangat puas malam ini, dia begitu senang berhasil membalas mengerjai istrinya ,ingin terus tertawa tapi takut kalau sang istri marah. Setelah selesai makan mereka berdua segera pergi tidur beristirahat mempersiapkan diri supaya tidak mengantuk saat perjalanan mengantarkan Dita ke rumah mertuanya di kampung.

__ADS_1


__ADS_2