Hasrat Cinta Mr Duda

Hasrat Cinta Mr Duda
#Pertemuan dengan Keluarga Vania


__ADS_3

Setelah makan malam mereka pulang dan ternyata Daniel dan juga Jelita baru keluar dari mobil nya yang terparkir di depan.rumah Najla.


"Lho kak,bang..kalian sudah balik?" tanya Najla saat melihat sepupunya itu.


"Kalian dari mana?" tanya Daniel melihat Brian dan Kevin menurunkan belanjaan dari mobil.


"Kita dari Supermarket terus makan malam,kalian sudah lama ?" tanya Najla lagi


"Kita malah mau pergi lagi Na," ucap Jelita.


Brian mendengar ucapan sang mommy hanya bisa menghela nafas.


"Son,maafin mommy juga Daddy karena harus segera pergi lagi.Kamu baik-baik sama aunty yaa..," ucap Jelita pada sang putra.


" Hemmm.." jawab Brian singkat.


Hanya ada pelukan singkat antara ketiganya dan setelah itu pun Daniel dan Jelita pamit untuk pergi kembali.Kevin melihat sahabatnya yang terlihat murung rasanya merasa kasihan.walauoun nasibnya jauh lebih baik dari Kevin.Brian punya papa dan mama yang lengkap.


"Lo kenapa brother,sedih..? kalau gue rasa Lo lebih beruntung daripada gue.Lo punya orang tua lengkap sedangkan gue..?"


Brian menatap Kevin dan menghembuskan nafas nya.


"Kalau Lo bisa nerima aunty Nana,Lo bakal punya nyokap kok,tapi..entah Lo kenapa nggak mau aunty gue jadi nyokap tiri Lo , padahal Lo inget kan,aunty sayang banget sama Lo dan Lo juga pastinya sayang bahkan manggil aunty sama sebutan bunda.Kalau menurut Lo aunty sama bokap Lo nikah dan itu sama saja berakhianat sama nyokap Lo lalu apa kabarnya nyokap Lo yang selingkuh di belakang bokap Lo selama Lo kecil dulu ?"


Ucapan Brian tak ada yang salah,mengingat bahwa mamanya sudah berselingkuh dengan laki-laki lain di belakang sang papa dan itu membuat papanya trauma pada sebuah hubungan atau mau memulai hubungan.


...****************...


Hari ini hari weekend dan semua sudah berkumpul di rumah Najla.Mereka sedang sarapan dengan nasi goreng buatan Najla.


Kedua remaja yang semalam menginap di rumah Najla itu sedang menikmati sarapan mereka dengan lahap.


"Bun,kata Oma..apa bunda ada waktu buat ke rumah ?" tanya Kevin menghentikan suapan Najla.


"Kamu mau pulang sekarang?" tanya Najla balik.


"Aku sama Brian mau ke rumah Oma," ujar Kevin.

__ADS_1


"Ya udah kita kesana bareng ,Nik..kamu mau ikut?"


"Nggak usah,gue nunggu Sisi kesini," ungkap Nunik.


Sisi menerima tawaran Najla yang memberikan pekerjaan untuk merapihkan rumah Najla.


Setelah sarapan mereka bertiga langsung menuju mansion keluarga Abraham.


Empat puluh menit mereka sampai di gerbang yang menjulang tinggi dengan halaman luas bak istana atau kastil mobil Najla masuk ke dalam halaman luas rumah keluarga Abraham.


Setelah menyuruh salah satu karyawan di sana untuk memparkirkan mobil Najla ,mereka kembali melanjutkan langkah mereka ke rumah besar.


Terlihat seorang ART keluarga Abraham menyambut kedatangan mereka.


"Selamat siang tuan muda ,nona..silahkan ," ucap sang ART dengan sopan.


"Mereka dimana?" tanya Kevin dengan nada datar.


"Semuanya sedang ada di bagian belakang mansion tuan muda." ucap sang ART


"Assalamualaikum.."ucap Najla dengan melangkah mendekat dan di belakang Najla ada Kevin dan Brian.


"Wa'alaikumsalam.." jawab kelima orang yang sedang fokus melihat kehebohan para pekerja memetik berbagai macam buah.


Perhatian kelima orang yang membelakangi Najla sekarang mereka mengalihkan pandangannya ke arah Najla dengan berbagai ekspresi.


Najla pun langsung menghentikan langkah nya saat tahu dua orang yang dia sangat sayangi setelah meninggalnya kedua orang tuanya.


"Najla ?!!" seru Bono dan Widya saat melihat sosok Najla yang begitu nyata di mata mereka.


"Papa,mama..!!" panggil Najla dan langsung mendekati kedua orang tua Vania.


Ketiganya pun saling berpelukan dan menangis haru.Melepas ke rinduan yang sudah lama mereka pendam.Bahkan Widya menciumi wajah keponakan nya yang sudah lama hilang kontak.Rasanya seperti mimpi untuk kedua orang tua Vania bisa bertemu lagi dengan keponakan nya yang sudah dia anggap sebagai putri bungsu mereka.


"Kamu dari mana saja nak,mama sama papa kangen banget sama kamu,Kakak mu Vania dia... dia...hiks hiks.."ucap Widya tak sanggup lagi untuk berkata-kata.


Najla menghapus air mata wanita yang dia sudah anggap seperti ibunya sendiri dan menciumi punggung tangan nya.

__ADS_1


"Nana sudah tahu ma,sabar ya mah ..kita nggak ingin kayak gini tapi,semua sudah takdirnya." ungkap Najla pun meneteskan air matanya.


"Maafin papa sayang, papa nggak pernah mau tahu masalah kamu dan apa yang kamu inginkan selama kamu sama kita." ungkap Bono memeluk tubuh ponakannya itu.


"Kek,nek...!!" sapa Kevin mengalihkan perhatian ketiga orang yang sedang menyalurkan kerinduan yang selama ini mereka pendam.


"Kevin sini sayang.." ucap Najla melambaikan tangannya ke arah Kevin.


Kevin melangkah menuju ketiga orang tua itu dan menghambur dalam pelukan kakek neneknya.


"Kevin kangen nenek,sama kakek .." ucap Kevin tak tahan lagi dengan suasana haru kali ini.


Setelah kangen -kangenan tiba-tiba salah satu ART mengatakan bahwa makan siang sudah siap.Akhirnya mereka menuju kedalam untuk makan bersama.Widya tidak melepaskan genggaman tangannya di tangan Najla.Rasanya seperti hidup kembali.Putri bungsunya sudah kembali sekarang.


Alex yang sedari tadi diam dan memberikan ruang pada orang tua mendiang Vania melepas rindu dengan Najla dan Kevin.


Semua nya duduk dengan tenang di kursi meja makan.Terlihat Najla menyendok kan nasi untuk Kevin dan Brian. Lalu Najla berinisiatif mengambil piring yang ada di depan Alex.


"Kak Ale mau makan pake apa?" tanya Najla pada Alex.


"Apapun yang kamu ambil ,kakak akan makan," ucap Alex dan dengan reflek mengelus kepala Najla dengan sayang.


Deg..


Perbuatan Alex pada Najla tanpa disadari buat jantung Najla tiba-tiba berdetak kencang dan tidak ada bedanya dengan Alex yang tiba-tiba merasakan desiran aneh dengan apa yang dia lakukan pada Najla dengan reflek.


Perbuatan Alex barusan membuat keduanya sama-sama canggung apalagi dengan adanya anggota keluarga.Mungkin kalau hanya berdua dengan Najla Alex bisa berlagak cool tapi,entah mengapa saat ini dia merasa seperti maling yang kena tangkap.


Karena memang perlakuan Alex barusan itu di lihat semua mata yang ada di meja makan termasuk orang tua Vania.


"Ini kak,segini cukup?" tanya Najla mencoba menguasai dirinya.


"Ah i-iya cukup.," jawab Alex dengan suara tergagap


"Kalian berdua kelihatan aneh gitu,kalian kan sudah lama kenal tapi,kenapa kayak baru kenal malah kesannya kalian ini lagi malu-malu kayak baru ketemu...hahahaha.." kelakar mama Puput membuat semua mata mengarah pada mama Puput yang terkekeh melihat interaksi antara Najla dan Alex.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2