
Di sore hari Najla yang sudah selesai praktek dia sudah ada di Mall bersama Nunik karena ingin membeli keperluan untuk acara nanti malam.Mereka akan mengadakan acara barbeque di rumah Alex bersama keluarga Alex dan juga Najla.
Saat sedang sibuk memilih daging tiba-tiba tanpa sengaja ada seseorang yang menabrak tubuh Najla sampai sedikit terhuyung karena memang pijakannya tak seimbang.
"Auuusstttt.." ringis Najla saat pundaknya terbentur freezer yang ada di sampingnya.
"Sorry ,sorry..say..Najla !" ucap seorang perempuan berhijab yang tanpa sengaja menabrak Najla.
"Se_Sesa,kamu Sesa kan?" tanya Najla balik dan perempuan itu pun akhirnya mengangguk mengiyakan.
"Aaaaa.." keduanya heboh dengan pertemuan mereka yang tidak disengaja itu.
"Ya Allah Najla,aku nggak percaya kalau kita bisa ketemu kamu lagi.Kamu sudah selesai belanjanya,kalau sudah kita ngopi-ngopi mau yaa.."
Sesa mengajak Najla untuk melepas rindu mereka dengan saling berbagi cerita di sebuah Caffe.Najla pun akhirnya setuju dengan ajakan Sesa.
Mereka pun masuk sebuah Caffe yang ada di Mall tersebut sementara Nunik sudah pulang ke rumah Najla dengan membawa belanjaan Najla terlebih dulu.
Najla dan juga Sesa pun duduk di kursi sebuah Caffe.
"Aku nggak nyangka kalau kamu akan menjadi seorang dokter apalagi aku benar-benar nggak nyangka kalau kita bisa ketemu lagi.Aku cari kamu kemana-mana namun nggak ada yang tahu jejak kamu."ungkap Sesa.
"Iya,karena memang aku meminta pada Oma ku untuk menutup akses semua orang yang ada di Indonesia.Aku ingin hidup tenang.Aku ingin melupakan kekecewaan yang mendalam saat itu.Walaupun memang nyatanya tidak bisa sampai saat ini." terang Najla dengan senyum tipisnya.
Sesa menghembuskan nafasnya dengan kasar " Jadi, sampai saat ini kamu masih cinta sama laki-laki yang sudah jadi tunangan sepupu kamu dan pastinya sekarang mereka sudah menikah." ucap Sesa.
"Iya ,sekarang pun aku sudah menikah dengan laki-laki yang membuat aku tidak bisa move on bertahun-tahun." ucap Najla santai.
Sesa menutup mulutnya karena mendengar pengakuan sahabatnya itu.
"Na,jangan bilang kamu jadi pelakor yah..,kayak nggak ada laki-laki lain saja."ucap Sesa dengan raut wajah yang tak suka.
__ADS_1
"Dengerin dulu Sesa,aku menikah dengan laki-laki itu pun dia sudah berstatus duda ditinggal mati.Jadi,apa yang salah..kalau aku menikah dengan duda anak satu."terang Najla
"What,serius?!"pekik Sesa membuat Najla reflek membekap mulut Sesa.
"Ssstttt..kenapa mesti teriak sih,lihat deh..semua orang lihatin kita." ucap Najla dengan melirik kanan kirinya di ikuti dengan Sesa .
Sesa membenarkan ucapan sahabatnya .Memang benar,kalau orang-orang disana melihat kearah Najla dan Sesa dengan wajah aneh.
"Sorry,habisnya aku kaget banget..serius.Kok kamu bisa nikah sama laki-laki itu?" tanya Sesa penasaran.
Najla pun menceritakan garis besar mengapa mereka bisa menikah.Satu jam ngobrol rasanya tak cukup.Akhirnya Najla mengundang Sesa untuk acara barbeque malam ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam hari dengan rencana Najla dan Alex mengadakan acara barbeque di area belakang rumah Alex.
"Papi nggak nyangka kalau kamu punya rumah besar seperti ini." ujar Ryan pada putranya.
" Alhamdulillah,sejak kapan kamu beli rumah ini Lex, sepertinya rumah ini terlihat dari bangunannya itu bukan model sekarang-sekarang ini." ujar mami Puput.
"Emmm..itu,maaf aku beli saat Vania masih ada.Maaf kalau semuanya belum pernah aku memperlihatkan pada kalian.Sejak Alex dan Vania bermasalah,Alex memang nggak pernah tinggal disini kadang-kadang saja mampir kesini untuk istirahat.Selebihnya Alex tinggal di Apartemenm" ungkap Alex.
"Ternyata mas Alex belum pernah mengajak Vania ke rumah ini, ternyata rumah ini benar-benar dia peruntukkan untuk keluarga barunya.Ternyata aku sudah su'udzon dengan suamiku sendiri." batin Najla mendengar ucapan Alex.
Sementara disudut lain tiga remaja yang sedang sibuk dengan kipas dan tusukan di depan mereka ada sosis dan juga jagung .
"Kevin,bisa nggak sih jangan buat kerjaan aku berantakan !" ucap Jasmine kesal.
"Lah,siapa yang ngebetantakin sih..Lo aja tuh suka bikin masalah sama kita." ucap Kevin
"Siapa juga yang buat masalah,lagian kalian berdua kalau udah berdua buat aku pusing." ujar Jasmine.
__ADS_1
"Pusing,Lo pusing kenapa?" tapi tanya Brian dengan sembari mengolesi mentega ke jagung yang mereka akan bakar.
"Lo berdua selalu buat gue pusing, apalagi sama cewek-cewek yang ngefans sama kalian." ungkap Jasmine
"Jiah,tinggal Lo hadapi saja mereka.Susah amat." ucap Kevin masa bod*h.
"Lo bisa ngomong gitu,kalah gue nggak akan bisa lolos dari mereka sebelum gue bawa semua sesajen yang mereka kasih buat kalian.Tuh,hari ini sudah satu kardus besar gue bawa buat kalian." ucap Jasmine dengan menunjuk ke arah kardus yang tak jauh dari mereka berada.
" Aisssttt..kenapa Lo nggak buang saja sih," ucap Brian
"Yeee..itu kan amanah, makanya gue serahin dulu sama kalian.Kalau sudah gue serahin mah kalian buang atau kalian bakar ,itu sudah bukan masalah buat gue." ucap Jasmine mulai kesal.
"Heiii..kalian kenapa berantem sih," ucap Nunik yang menghampiri mereka bersama Najla dan juga Sesa.
"Itu tante,setiap hari Jasmine harus jadi tukang pos buat mereka.Itu buktinya.." tunjuk Jasmine kearah kardus.
"Kamu jadi tukang paket?" tanya Najla menatap Jasmine.
"Seperti itu tante, tepatnya Jas..jadi tukang paket buat mereka berdua.Karena semua barang yang ada di kardus itu,hadiah dari fans mereka berdua." ungkap Jasmine
"Fans??" tanya Najla dan juga Nunik.
"Iya,mereka jadi jadi incaran para siswi satu angkatan bahkan banyak juga kakak kelas yang mengirimkan hadiah buat mereka juga." terang Jasmine
Najla melangkah mendekati kardus yang tadi sempat di tunjukkan oleh Jasmine.Dia pun mulai membuka satu persatu bungkus kado itu. Tak lupa Nunik juga ikut nimbrung bersama Sesa.
Najla tak sangka kalau keponakannya memang pesonanya sangat kuat untuk memikat lawan jenis.
Bersambung
Buat para readers maaf yaa,masih banyak bolongnya buat up date karena memang masih di kampung dan terkendala jaringan..🙏
__ADS_1