
Ceklek
Pintu kamar mandi kamar tidur Alex terbuka.Terlihat sosok wanita cantik yang keluar dari kamar mandi itu.
Alex mengalihkan perhatian yang serius pada ponselnya ke arah dimana sang istri yang muncul dari kamar mandi dengan baju tidur yang membuat Alex menyunggingkan senyuman manis di bibirnya.
Alex beranjak dari tempat duduknya dan melangkah menuju ke arah Najla.
Alex menarik pinggang Najla dengan menempelkan tubuhnya tak berjarak.
"Kamu mau menggodaku sayang," bisik Alex dengan senyuman miring menghiasi bibirnya.
"Ng_nggak ,mas salah paham nih." ucap Najla dengan menahan dada Alex supaya sedikit merenggang dari tubuhnya.
"Lihat saja,pakaian kamu dengan rambut basah,wangi tubuh kamu,itu buat aku tak bisa melepaskan kamu malam ini sayang." ucap Alex dengan mengedipkan sebelah matanya dengan wajah menggoda.
"Mas, apa-apaan sih..malu tahu." ucap Najla dengan menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya itu.
Hahahaha..
Tawa Alex menggema di kamar itu.Melihat Najla yang bersikap malu-malu membuat Alex gemas bukan main.
"Aku menginginkan kamu malam ini,boleh?" tanya Alex dengan berbisik pada Najla.
Najla menatap wajah suaminya dengan intens dia menatap suaminya itu.Dia pun akhirnya mengangguk mengiyakan keinginan suaminya.
Najla sadar betul,dia sudah menjadi istri Alex dan cepat ataupun lambat dia akan menyerahkan mahkota yang sudah lama dia jaga untuk dia serahkan pada pemiliknya yang halal untuknya.
Melihat anggukan Najla,Alex tersenyum manis.
"Aku menginginkan kamu Najla." ucap Alex mengulang kembali ucapannya tadi.
__ADS_1
"Lakukanlah mas,aku milikmu!" jawab Najla yakin.
Hal itu tidak akan di sia-siakan Alex. Dengan tanpa basa-basi Alex pun langsung menautkan bibir mereka.Sesap*n demi sesap*n mereka ciptakan sampai tercipta nada yang begitu indah di dalam kamar itu.
Tangan Alex pun tak tinggal diam.Sati persatu helaian benang yang menempel di tubuh Najla pun tanggal.Alex pun sudah tak beda dengan Najla mereka benar-benar sudah sama-sama polos.
Tubuh Najla benar-benar sudah membuat Alex kecanduan.Tangannya begitu aktif.Tangannya sudah menjelajah di tempat-tempat favoritnya.Sampai tanda kepemilikan pun tak lupa Alex berikan pada tubuh Najla.
Tubuhnya yang putih susu dan kini seperti macan tutul yang banyak tanda merah di tubuhnya.
Sungguh,Alex malam ini begitu menggil*.
"Eeemm..Mas..!" des*h Najla.
Des*han Najla membuat Alex makin terbakar api gair*h. Alex benar-benar sudah mode turn_on.Alex benar-benar menikmati malam ini dengan Najla.
Apalagi bak menemukan Oase di Padang pasir yang gersang membuat Alex lupa diri.Sudah lama tak merasakan kenikmata* biologis nya kini Alex bersyukur karena memiliki istri yang baik dan perhatian padanya bahkan dengan anak sulungnya hasil pernikahan nya dengan Vania.
"Mas Ale..ex.." pekik Najla saat merasakan ada sesuatu yang membuat matanya melotot sempurna.Benda yang begitu menakjubkan matanya.
Najla tak menyangka bahwa Alex mempunyai senjata sakti yang membuat Najla merinding dan ngeri melihatnya.
"Ya Allah,apa bisa dia masuk dalam sana..Astaga naga,nggak nyangka kalau semua gedon itu,panjang lontong nya." batin Najla yang membayngkan lontong itu masuk kedalam kolam yang sempit miliknya.
"Tenanglah sayang,dia akan memanjakan mu nanti.Percayalah." ucap Alex dengan mencium kening sang istri yang terlihat sangat tegang.
"Tapi,kamu yakin mas.Bahkan membayangkan bagaimana cara nya dia masuk aku ngeri." ucapan absurd Najla membuat Alex bergelak mendengar ucapan polos istrinya itu.
"Dasar bocil.Beginilah nasibmu cinta sama om-om.Tapi, tenang saja..om mu ini akan membuat kamu bahagia." ucap Alex.
Alex pun mulai bergerak perlahan dengan membawa lontong miliknya ke pintu masuk kolam milik Najla.
__ADS_1
"Rilaks sayang, percayalah..lakukan apapun yang buat kamu tak akan merasakan tersiksa karena adek manisku ini.Bersiaplah sayang.." bisik Alex dengan menekan lontong cap belalai gajah itu masuk dalam kolam yang sempit,sempit sekali.
Alex pun sedikit kewalahan menerobos masuk dalam kolam itu.Sempit sangat sempit.Dirasa lontong cap belalai gajah miliknya sudah sedikit masuk kedalam akhirnya dengan mantap Alex memasukkannya dengan penuh perjuangan.
Sementara Najla yang merasakan sakit tak terkira.Tubuhnya menegang karena merasakan sakit dari ubun-ubun kepala nya sampai ujung kakinya.Tangannya pun tak tinggal diam.Tangannya sudah beberapa kali mencakar punggung Alex ,bahu Alex pun tak luput dari gigitan Najla.
"Mas Alex,sa_sakit mas..!" rintihan Najla dengan air mata yang sudah menetes di sudut matanya.
"Maafin mas sayang,kalau menyakiti kamu.Mas janji,nanti akan terbiasa."ucap Alex saat dia menenggelamkan lontong cap belalai gajah nya di kolam milik Najla sampai tak muat lagi.
"Aa..mas.." des*h Najla saat Alex mulai menggerakkan lontongnya keluar masuk dari kolam.
" Hemm..delicious, Najla !" racau Alex dengan suara parau dan memejamkan matanya menikmati sensasi yang kolam milik Najla berikan.
"Maaf aku sudah menyakiti kamu malam ini,aku sudah tak tahan dengan memiliki kamu seutuhnya Najla ." racau Alex dengan terus memompa begitu bersemangat.
"Aa'..hhhh.." des*h Najla.
Malam ini sungguh malam yang begitu luar biasa bagi Alex dan Najla.Rasanya Alex tak pernah menyangka jika wanita yang dulu selalu dia anggap bocil,kini sudah menajadi istrinya.
Mereka benar-benar seperti saling mengisi satu sama lain sampai keduanya sama-sama saling terpua*kan.
Alex rasanya tak ingin menghentikan kegiatan malamnya dengan Najla.Rasa dahaga yang sudah lama dia rasakan,kini sudah terbayarkan.
Pergul*tan panas diatas peraduan pun berlanjut sampai dini hari.Rasa lelah terbayarkan.Alex dengan semangat menabur benih di rahim Najla.Dia berharap Najla dengan cepat mengandung benihnya.
Tubuh keduanya sama-sama lelah.Mereka pun tertidur dengan saling berpelukan.Alex begitu bersyukur dengan apa yang Najla berikan padanya.Pergaulan bebas yang bisanya dilakukan sebagian besar kehidupan di luar negeri,rupanya Najla sudah berhasil menjaganya sampai Najla menyerahkannya pada Alex suaminya.
Alex benar-benar sangat bersyukur dan berjanji dalam hatinya akan menjadi suami yang baik untuk Najla dan ayah yang baik untuk anak-anak nanti.
Najla terlelap dalam pelukan Alex begitu nyaman.Dia lega telah memberikan mahkota miliknya untuk cinta pertamanya, laki-laki dewasa yang dia cintai selama ini.Laki-laki yang halal baginya.
__ADS_1
Bersambung.