
Pagi hari masih di apartement mewah milik Alex.Hari kian merangkak siang. Namun kedua anak manusia yang hampir semalaman sibuk menanam benih di ladang yang baru pun belum ada pergerakan sama sekali.
Rasanya tubuh Najla remuk redam karena pergulatan semalam.Suaminya nyatanya sangatlah membuat dia kewalahan.Padahal di umurnya yang hampir 50 tahun tenaganya serasa masih full.Apalagi selama bertahun-tahun Alex sudah tidak melakukan cocok tanam.Walaupun nyatanya tak jarang jika dia suka menyewa seorang wanita yang hanya bertugas membelai si lontong belalai gajah nya.
Najla tersentak saat sebuah tangan besar sudah mendarat mulus di pabrik susu nya.Rasanya tak sanggup dia membuka matanya walaupun memang tidurnya sangat terusik dengan kelakuan suaminya itu.
"Mas Alex." panggil Najla dengan suara paraunya.
"Hemmm..sayang," ucap Alex mengecup kepala Najla dan membalikkan tubuh Najla sehingga mereka berhadapan saat tidur
Alex menarik lengan Najla sampai tubuh mereka saling menempel dan wajah Najla mendarat di dada bidang Alex.
"Lelah aku mas,rasanya badanku remuk.Kamu kenapa nggak ada lelahnya sih," ucap Najla dengan mendongakkan kepalanya dan mengusap lembut rahang yang sudah ditumbuhi bulu-bulu kasar.
"Mau tahu aku nggak bisa berhenti dan nggak ada lelahnya?" tanya Alex dengan senyum miringnya.
"Hemmm.." jawab Najla singkat.
"Karena tub*hmu buat aku candu.Itu lah yang menjadi alasan si lontong belalai gajah selalu ingin masuk ke lembah surgawi kamu sayang.." bisik Alex membuat pipi Najla merona.
"Mas mesum !" cicit Najla dengan memukul manja dada bidang suaminya itu.
Hahahaha..
Tawa Alex menggema di seluruh ruangan.Rasa bahagia karena memiliki seorang istri seperti Najla membuat dirinya merasa beruntung dan juga bersyukur tak menyangka jika begitu mudah untuk jatuh cinta pada sosok wanita dimasa lalunya yang dulu hanya bocah kecil yang layak menjadi adiknya.
"Maassss!!" pekik Najla saat tubuh Alex sudah ada di atasnya mengungkungnya kembali.
"Dia menginginkan kamu lagi sayang.." bisik Alex dengan mengarahkan tangan Najla ke lontong cap belalai gajah yang sudah siap tempur.
"Lagi,ya Allah..punya suami duda kesepian begini amat sih.." ucap Najla dengan nada meledek.
"Biar duda gini,nggak muda lagi tapi kamu suka kan,bisa buat kamu nggak mampu lagi berjalan."ucap Alex langsung menyerang bib*r Najla dengan rakus.
Najla hanya pasrah dengan tindakan suaminya.Mau bagaimana pun Alex sudah jadi suaminya dan perlu dia layani.
Terjadinya proses cocok tanam yang sudah pasti panas apalagi Alex sudah mengeksplor ruangan apartement nya itu.
...****************...
Satu bulan berlalu di bulan ketiga Najla dan Alex membina rumah tangga.Mereka begitu bahagia menjalani rumah tangga mereka.Di tambah lagi kehadiran Kevin menjadi pelengkap dalam penyempurna rumah tangga mereka.
__ADS_1
Najla tak pernah menganggap bahwa Kevin bukan anaknya.Bahkan dia terlalu sayang dengan Kevin.
"Are you okey Bun? tanya Kevin saat dia melihat wajah Najla yang pucat.
"Bunda nggak papa,hanya pusing sedikit.Hari ini bunda nggak bisa antar kamu,nggak papa kan?"
"Nggak masalah Bun,yang penting bunda harus istirahat.Bunda sudah terlalu sibuk dengan pasien-pasien bunda tambah lagi harus operasi dadakan."ucap Kevin yang memang tak tega melihat Najla yang terlihat lemah.
"Oke,kamu ambil bekal kamu juga Brian sama bi Atun yaa.." ucap Najla
"Tenang saja bun,papa pulang kapan sih?" tanya Kevin.
"Katanya sih lusa,sudah sana..kamu berangkat.Sudah siang nih.." ucap Najla.
Lalu Kevin pun berpamitan pada Najla untuk berangkat ke sekolah.
Tok tok tok
Ceklek 💢
Bik Atun membuka pintu kamar Najla.Karena tak ada jawaban membuat Bik Atun memutuskan untuk masuk ke kamar Najla.
"Mba Najla.." panggil bik Atun saat masuk ke kamar itu.
"Mba,mba Najla..mba sakit?" tanya bik Atun pada Najla yang terbaring lemah di atas tempat tidur.
"Kepalaku pusing bi,tolong ambilkan obat saya di laci sana bi." ucap Najla dengan menunjuk ke arah nakas yang ada di seberang.
"Iya mba,tapi..makan dulu yaa.." ucap Bik Atun.
"Iya bik,tolong ya bik."ucap Najla.
Bi Atun pun memberikan semangkuk bubur dan juga obat pada Najla.
Setelah dirasa cukup untuk mengisi perutnya,Najla kembali memejamkan matanya.Rasa pusing yang melanda begitu menyiksa.Tak seperti biasanya ,dia yang selalu kuat,kini tiba-tiba merasa lemah tak berdaya.
Malam harinya Najla masih belum juga bangun.Kevin yang merasa khawatir dengan Najla pun langsung menghubungi papanya yang sedang ada di Bandung untuk perjalanan bisnisnya.
Mendengar kabar jika Najla sakit akhirnya Alex memutuskan untuk segera pulang.Bagas mengambil alih pekerjaan yang ada di Bandung.
Jam sembilan malam Alex sampai di rumah nya.Terlihat Kevin yang masih terjaga di ruang keluarga.
__ADS_1
"Assalamualaikum." ucap Alex saat masuk ke dalam rumah.
"Kamu belum tidur nak?" sambung Alex.
"Wa'alaikumsalam,belum pah.Aku nunggu papa,rasanya nggak bisa tenang lihat bunda kayaknya lemah banget." ujar Kevin.
"Ya sudah, terimakasih ya nak buat jagain bunda.Papa ke atas,kamu istirahat.Besok sekolah kan?"
"Iya pah,tapi.. kayaknya bunda lagi istirahat juga." ucap Kevin langsung beranjak dari tempat duduknya dan berlalu dari hadapan papanya.
Sementara Alex,dia terlebih dahulu ke dapur untuk mengambil minum.
"Lho tuan ,baru sampai?" tanya bi Atun.
"Iya bik,Najla sudah makan?" tanya Alex.
"Sudah tuan,apa tuan butuh sesuatu?"tanya bi Atun pada tuannya.
"Nggak usah bik,saya langsung ke kamar saja.Bibi bisa istirahat,biar nanti urusan Najla saya yang handle.Terimaksih bi.." ucap Alex membuat Bik Atun melongo karena mendengar tuannya seumur-umur baru mengucapkan terimakasih.
Alex masuk ke dalam kamar dan saat mendengar suara yang ada di kamar mandi.Ternyata Najla sedang muntah-muntah.
Tok tok tok
"Sayang,yang..buka yang,ini mas..!" ucap Alex dengan menggedor pintu kamar mandi.
Najla yang menderita suara yang tak asing baginya mendadak rasa senang melanda dalam hatinya.
Ceklek 💢
Najla membuka pintu kamar mandi dan terlihat Alex yang berdiri dengan raut wajah cemas di depan pintu kamar mandi.
"Mas !" panggil Najla dan tanpa aba-aba Alex memeluk tubuh istrinya.
"Kita ke dokter yaa.." ajak Alex
"Mas ,kenapa mas sudah pulang bukannya..
"Mas khawatir sama kamu,setelah Kevin telpon mas dan bilang kamu sakit, tanpa pikir panjang mas langsung pulang." ucap Alex.
Najla merasa terharu mendengar rasa peduli dan perhatian anak sambungnya dan juga suaminya.Rasanya ingin sekali menangis karena rasa bahagia dan bersyukur selalu dengan segala kebahagiaan yang dia rasakan saat ini.
__ADS_1
Bersama